Ini adalah foto yang dipajang mas sepupuku dari zaman kita masih di sekolah dasar, kita berdua seumuran, seplantaran. Ketika saya silaturrohim ke rumahnya, foto itu masih ada. Terlihat lucu dan di umur kita segini, foto itu masih ada dan lucu. Kita tertawa dan semua sanak saudara ikut membahasnya. Itu sewaktu karnaval di agustusan dengan konsep raja dan ratu.
Sudah berapa tahun kita tidak melihat karnaval? Khususnya karnaval yang memperingati hari Kemerdekaan Negara Indonesia kita ini. Sudah rindu bukan? dengan meriah, ramainya serta riweh macet akan banyaknya parade di karnaval. Mulai dari drumband, pakaian-pakaian adat, barisan lucu-lucuan, berbagai profesi dan masih banyak lagi.
Dimasa lalu semasa masih anak-anak pasti mengalami keikutsertaan di karnaval. Ada yang dirias dengan menggunakan konsep ratu, raja, panglima, bahkan putra putri india. Kemudian ada becak hias, mobil hias, kuda asli dan lainnya. Anak-anak sangat suka dengan riasan apalagi dirias di salon. Sebab, semasa itu anak-anak akan meras cantik, anggun dengan balutan kostum dan riasan lengkap lipstik, blus on, bedak tebal, bulu mata dan lainnya.
Karnaval akan memberikan kesan meriah dan selalu senang bagi yang mengikutinya. Meskipun lelah, panas, terik yang dihadapi seakan tidak dihiraukan, dan tetap senang mengikuti rute karnaval dari garis strat menuju finis. Kalau dipikir-pikir saat ini ternyata enak menjadi penonton. Lebih lengkap melihatnya dari nomer urutan satu sampai akhir.
Karnaval kadang juga membawa suatu yang negatif, kadang ada beberapa oknum yang menyalahgunakannya, misalnya ugal-ugalan, mabuk-mabukan dan sulit dikendalikan. Oleh karena itu, karnaval tidak akan lepas dari keamanan dan kepanitiaan. Sehingga perlu persiapan yang matang. Semoga bumi lekas kembali normal, seperti sebelumnya. Sehingga, kita bisa melihat karnaval itu kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar