Kita tahu manfaat bersholawat, kalau boleh memaknai bahwa bersholawat melambangkan kita merindu Sang Rasul dan selalu mengharap syafaatnya. Salah satu manfaatnya juga memberikan ketentraman, ketenangan kedamaian hati yang tidak terkira nikmatnya. Bahkan ada sebagian dari kita bersholawat akan memberikan kesembuhan jika kita tertimpa sakit.
Itulah gambaran secuil tentang sholawat. Budaya bersholawat sekarang sudah banyak berkembang, salah satunya dengan banyaknya majlis sholawat. Menurut saya majlis sholawat yang besar adalah bersama Habib Syeh Asegaf, jamaahnya biasanya disebut Syekermania. Suara beliau yang khas tiada duanya menambah hikmatnya pembacaan sholawat.
Selain itu, banyak santri-santri pondok pesantren sebagai generasi muda, generasi milenial yang sangat cinta sholawat bersuara emas, ada Guz Azmi dari grup sholwat Syubbanul Mislimin, Cak Fandi Irawan dari grup Sukarol Munsyid. Generasi muda seperti merekalah yang harusnya kita contoh. Bagaimana mengindahkah menyerukan memperindah sholawat dan kita sebagai pendengar menikmati dengan ikut bersenandung bersama. Bahkan jika hanya mendengar pun juga mendapatkan pahala.
Jadi, kegiatan apapun yang kita lakukan jangan lupa selipkan niat untuk ibadah dan sholawat sebanyak-banyaknya. Kita juga perlu ingat, pada setiap ibadah yang kita lakukan, seperti dalam sholat, dalam doa pasti ada lafadz sholawat. Jika mendengar Nabi Muhammad SAW disebutkan hendaknya kita menjawab "sholli'alaih", dalam salah satu riwayat hadits juga disebutkan "jika diantara kamu, tidak menjawab ketika nama Muhammad diserukan, kamu termasuk orang yang pelit". Oleh sebab itu, mari kita buktikan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, dengan memperbanyak sholawat dan meneladani Akhlaqul Karimahnya.
Semangat Mari Terus Bersholawat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar