Dijelaskan dalam sebuah buku Fadlilatus Syuhur. Di bulan Syawal setelah 1 Syawal melaksanakan sholat sunnah yang dianjurkan atau berhukum sunnah muakad yakni sholat Idul Fitri. Kita disunnahkan sholat sunnah empat rakaat.
Sholat sunnah empat rakaat ini juga dijelaskan surah yang dibaca di rakaat pertama setelah surat Fatihah yakni surah Al A'la. Kemudian di rakaat kedua As Syamsi, lalu surah Ad Dhuha dan terkahir Al Insyiroh dan Al Ikhlas 21 kali.
Tangal enam Syawal, disunnahkan sholat sunnah enam rakaat pada setiap rakaat membaca Al Fatihah dan surah At Thoriq dan setelah salam membaca shalawat seratus kali. Kemudian tanggal sepuluh Syawal, setiap harinya disunnahkan membaca Surah Fatihah lima puluh kali. Fadlilahnya mendapatkan pahala seperti menghatamkan Al Quran.
Kemudian amalan di bulan Syawal yakni ziaroh kubur, silaturrohim, membaca dzikir dan wirid. Kemudian paling masyhur atau puasa sunnah enam hari, atau Syawalan. Puasa Syawal selama enam hari bisa kita lakukan di awal, tengah maupun akhir. Artinya mulai tanggal dua Syawak sudah disunnahkan berpuasa. Dalam suatu riwayat hadist disebutkan bahwa: " Barangsiapa puasa Ramadhan kemudian diteruskan puasa rnam hari di bulan Syawal, maka baginya seperti puasa setahun penuh". Oleh karena itu, mari kita sempatkan puasa Syawal. Terus semangat dalam beribadah.
Salam literasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar