Pentas seni merupakan agenda tahunan di lembaga kami. Kita tahu, agenda ini sempat tertunda adanya pandemi hampir dua tahun, but it's Ok. Pentas seni atau pagelaran seni ini, merupakan pagelaran yang akan menampilkan dan menunjukkan berbagai bakat dari peserta didik kami. Mulai dari peserta didik di Paud, RA dan Mi. Mulai dari bakat menari, menyanyi, bermain alat musik tradisional dalam hal ini bermain angklung, menari, seni silat dan pidato empat bahasa (Arab, Inggris, Jawa dan Indonesia), pidato, dan lain sebagainya.
Kami sebagai warga negara Indonesia, dan sebagai pendidik juga tidak akan berhenti mengenalkan budaya kepada peserta didik kami. Apalagi dengan berkembangnya zaman seperti kali ini. Globalisasi yang terus berkembang, budaya barat mulai datang bahkan menggeser budaya adat ketimuran, memacu kita tidak hanya untuk membangun pengetahuan saja berkaitan dengan budaya. Artinya tidak hanya teori lalu menghafalkan asal lagu, nama tari tradisional, nama lagu daerah, bahasa daerah, rumah adat dan lain sebagainya. Kita mencoba praktek secara langsung, agar lebih bermakna.
Inilah momen yang pas untuk menunjukkan kepada khalayak umum. Baik kepada wali murid, guru, masyarakat sekitar. Lembaga kami tidak hanya unggul di bidang Al-Qur'an lalu melahirkan hafidz-hafidzoh saja tetapi bagaimana mencetak hafidz-hafidzoh yang sangat cinta Indonesia melalui budaya-budaya, adat, istiadat ketimurannya. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikannya.
Oleh sebab itu, pentas seni akan kami selenggarakan di hari Senin, 13 Juni 2022 pukul 07.00 WIB di lapangan Pondok Pesantren Yayasan Jabalkat, Dusun Sadeng, Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Pentas seni ini juga sebagai opening acara wisuda purnawiyata mulai dari PAUD, RA, Mi lalu acara puncaknya di hari Rabu, tanggal 15 Juni 2022, pukul 19.00 WIB.
Mohon doa restunya semua acara kami berjalan dengan lancar. Kami sangat senang, jika diantara saudara-saudara bisa menyempatkan untuk hadir, dan untuk mengikutinya. Mari terus menjaga dan melestarikan budaya yang dimiliki negeri ini, tentu dengan cara yang lebih bervariatif. Jangan lupa terus bangun prestasi di bidang masing-masing tekuni, dan terus ulangi-ulangi sampai kita menjadi ahli yang profesional.
Salam semangat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar