Selasa, 07 Juni 2022

Sahabat Pena Kita Tulungagung


Sehari semalam tidak memegang gawai karena kondisi kurang sehat. Siang ini membuka gawai ternyata banyak pesan, baik secara chat pribadi atau grup. Awalnya tidak begitu memperhatikan, kalau ada grup baru. Yang biasa banyak obrolan dan laporan di grup tilawah Khotmil Qur'an.

Ternyata ada grup baru, yang selama ini saya ikuti di instagramnya. Dan saya baru dimasukkan di grup tersebut oleh beliau yang terhormat Bapak Profesor. Dr. Ngainun Naim, M.HI grup tersebut tentunya bergerak di bidang tulis menulis. Di grup tersebut, beliau memasukkan nomer saya dan Bapak Priyanto, yang sebelumnya juga bergabung di grup "Maarif Menulis". 

Apa nama grup baru tersebut? Namanya grup itu adalah Sahabat Pena Kita Tulungagung. Ada beberapa teman di grup tersebut tidak asing, ada Bu Eti, Pak Fahrudin dan ada Pak Fahmi. Mungkin kalau bertemu langsung, hanya di beberapa kali kesempatan, tapi kalau di dunia media sosial dengan beliau-beliau agaknya saya tahu dan minimal tidak asing lagi.

Jujur, saya sangat senang bisa bergabung dengan grup ini. Banyak harapan semoga dengan bergabungnya saya, di grup ini bisa menambah wawasan, pengalaman, dan tentunya lebih semangat lagi dalam menulis. Lalu menambah teman dan saudara-saudara baru, tentunya juga akan menambah tali silaturrohim yang lebih luas. Sebenarnya, saya pun juga sudah sangat lama ingin bergabung dengan grup ini, namun masih belum tahu informasinya secara detail. Ternyata Allah mengizinkan dan memberikan kesempatan itu lewat beliau guru sekaligus dosen kami. Terima kasih banyak Prof. Naim, atas kesempatan ini, sebab saya tahu, tidak semua orang berkesempatan indah bergabung dengan grup ini.

Berdasarkan diskripsi, grup  Sahabat Pena Kita Tulungagung merupakan cabang komunitas literasi nasional. Dan sudah memiliki sertifikat kemenkum HAM, yang menaungi siapa saja yang berkenan belajar menulis. Dengan syarat mengirim tulisan berbasis blog, minimal sepekan sekali. Penjelasan tambahan dari Pak Fahrudin, kadang juga ada agenda kopdarnya. 

Bahagiaku ternyata sederhana, bergabung dengan semua teman-teman di grup baru ini. Saya semakin optimis, insyallah menulis akan selalu membawa berkah. Semoga menambah keistiqomahan menulis dan tentunya semangat menulis. Sehingga bisa melahirkan karya-karya baru. Sekali lagi terima kasih kepada Prof. Naim dan semuanya. Salam kenal

Salam Literasi

6 komentar:

  1. MasyaAllah. Salam kenal ya Mbak Filza. Saya Zahra, juga salah satu anggota grup SPK Tulungagung. Semoga kehadiran Mbak Filza memberikan berkah untuk kita semua. Amin ya Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga mbak Zahra, amin mohon doanya dan semangatnya mbak senior hihih

      Hapus
  2. Ayoo mbak Filza.., semangat menulis, kita tunggu goresan pena selanjutnya...

    BalasHapus
  3. Salam kenal mbak. Semoga berkah bergabung dengan grup SPK Tulungagung. Ditunggu karyanya.

    BalasHapus

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...