Editing kali ini, terasa lama entah apa yang membuat jubel. Dari tanggal yang sudah menjadi target, nyatanya masih mleset. Filza, ayo lebih semangat lagi untuk menyelesaikannya.
Isi atau konten sudah siap, tapi mengapa di bagian sinopsis dan beberapa halaman awal macet. Sepertinya, Filza perlu jalan-jalan menyegarkan pikiran. Agar ide lahir dengan lebih cepat. Semangat lebih membara untuk menyelesaikannya.
Kegiatan yang penuh, kadang membuat lelah dan lupa editing yang harus dilakukan. Kegiatan satu ini mudah, tapi butuh niat yang lebih sungguhan. Kalau mau selesai tulisannya dan menghasilkan karya, ayo Filza lakukanlah, toh tinggal sedikit. Apalagi yang ditunggu.
Inti dari tulisan ini, saya ingin membangkitkan semangat editing tulisan saya. Agar tetap terus melahirkan karya-karya yang baik. Teman-teman harus tahu, fase seperti macet, jubel, kurang semangat tetap bisa menghampiri siapapun termasuk saya, sebab kita semua hanya manusia biasa. Namun tinggal bagaimana kita bisa mengendalikannya.
Ada beberapa solusi menghadapi kejubelan atau semangat yang menurun ketika editing seperti ini. Misalnya dua jam melakukan editing dengan waktu yang dirasa cukup lama, sudah saat untuk istirahat. Kita harus menyadari editing tidak bisa selesai dalam sekali duduk. Cicil atau menanamkan seperti "nyemil" sedikit-sedikit tapi sering dilakukan. Ketika waktu istirahat, bisa diisi dengan memperkaya wawasan misalnya membaca buku atau menonton video atau bahkan mendengarkan musik. Jika mendengarkan musik pun, jangan sungkan untuk menggerakkan badan untuk melenturkan otot yang tegang ketika editing.
Editing berbeda dengan menulis, jika menulis kadang-kadang kata dan kalimatnya mengalir begitu saja. Namun, jika editing harus dibaca berulang-ulang, butuh merasakan dan menghayati isinya agar tetap selaras dan nyambung atau sesuai dengan topik yang dibahas.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar