Pare, Kediri terkenal dengan kampung inggrisnya. Saya diberikan kesempatan ke kota ini, meskipun menurut anda sudah tidak terlalu istimewa, bagi saya hal ini cukup mengesankan. Mengapa? Kampung Inggris yang saya kunjungi kemarin, suasananya ramai dan peserta didiknya menurut saya yang unik.
Keunikan ini disebabkan salah satunya lintas daerah. Banyak students yang berasal dari luar Jawa Timur, Jawa Barat suku Sundanya pun juga banyak. Cara berpakaian pun juga berbeda. Bahkan ada yang mengimitasi idolanya dari Korea, istimewa.
Dijuluki Kampung Inggris sebab hampir setiap rumah didirikan sebuah tempat kursus Bahasa Inggris. Setiap rumah kursus tersebut memiliki program unggulannya sendiri-sendiri. Misalnya speaking, reading, grammar, listening. Selanjutnya hampir setiap rumah ada kos-kosan dan sewa sepeda pancal. Sepeda pancal di desain tidak ada boncengannya. Sehingga peserta didik di sana seperti akan sehat, sebab mayoritas memakai sepeda.
Selain unggul dalam Bahasa Inggrisnya, ada juga program Bahasa Arab dan tempat kursusnya juga lumayan banyak. Di sana tinggal memilih, tergantung dengan program yang diambil dan diinginkan. Ada juga tempat nongki, pedagang makanan ringan, maupun berat. Lalu ada lapangan tenis, yang luas serta tempatnya yang rimbun akan pohon mangga.
Kampung Inggris di Pare ini memberikan kesan tersendiri. Terutama bagi suami yang dua tahun lebih diperjalanan kariernya di sana untuk kursus. Alhamdulillah setelah menikah, bisa mengajak istrinya berkunjung di kampung Inggris ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar