Jumat, 28 Oktober 2022

Part 2 Sehat Jasmani Rohani

(Foto bersama Bu Fahma)


Pada pemeriksaan tahap terkahir yakni wawancara. Langkah pertama langsung masuk poli psikiatri. Setelah masuk, kita diarahkan untuk mengisi beberapa data. Setelah lengkap, kita akan dipanggil untuk yang kedua kalinya. 

Ketika menunggu, cukup lama setelah itu ada panggilan yang kedua. Di panggilan kedua inilah kita akan bertemu dengan dokter spesialis psikolog, untuk wawancara. Sebelum masuk di ruangan khusus, kita disuruh membawa dokumen yang diberikan petugas.

Pada ruangan tersebut, dokter akan bertanya dengan jelas kepada kita. Pak dokter tidak memberikan pertanyaan yang berat. Pertanyaannya simpel tapi sangat jelas. Beliau juga sangat lembut dalam bertanya. Layaknya seperti teman dan santai. Sehingga saya sebagai yang ditanya "pasien" merasa nyaman dan jauh dari kata grogi.

Setelah wawancara, beliau menanyakan "membawa hp? Foto halaman pertama dan kedua" saya melakukannya sesuai instruksi beliau. Lalu beliau menyampaikan sebelum saya keluar di depan pintu. "Mbak Filza, semoga semua harapan dan cita-citanya tercapai ya" saya langsung jawab "Amin, terima kasih dokter doanya".

Senang sekali rasanya, punya pengalaman yang menarik di cek kesehatan jasmani rohani ini. Akhirnya rangkain dan prosedur untuk pemeriksaan jasmani dan rohani selesai juga hari ini. Tentunya, ada hasil yang sudah kita ketahui, mengenal diri sendiri mulai dari kepribadian dan sikap kita. Semuanya bisa terlihat, dan kita sebagai pemilik dari hasil semua pemeriksaan boleh menafsirkan dengan sepakat atau setuju bahkan sebaliknya, semua kembali kepada diri sendiri. Perlu catatan lagi, bahwa hasil tes atau cek kesehatan jasmani dan rohani ada masa berlakunya. Jika ingin rutin periksa, sangat boleh.

Terima kasih semuanya yang sudah berkenan membaca. Salam semangat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...