Bahagia yang sederhana, kutandai dengan senyuman. Berbinar-binar saya tersenyum dikelas pagi ini ketika melihat siswa berebut buku. Buku tersebut adalah karya saya yang pertama sewaktu di bangku kuliah. Mereka seakan benar-benar seperti editor dan validator paling jujur. Ada dua judul buku yang saya bawa untuk mereka. Pertama berjudul "Pseudo Ensiklopedi Hewan Berdasarkan Makanan dan Al Quran"
Kedua "Pseudo Ensiklopedi Metabolisme Pada Manusia dan Al Quran". Pada judul kedua inilah, buku saya sudah memiliki sertifikat HAKI (Hak Kekayaan Intelektuan).
Mereka sangat penasaran dengan isinya. Mulai mereka lihat satu persatu halaman, perlembar dari gambarnya, warnanya tulisan keterangannya dan diskripsi materinya semua ditanyakan. "Mengapa gambar hewannya begini dan begitu bu?""Mengapa semuanya ada ayatnya bu?" "Mengapa warnanya buku harus begini bu?" "Mengapa perlu bu belajar melalui buku ini?" "Fotonya Bu Filza, kok beda bu?"
Terlihat sederhana pertanyaan mereka, namun sebetulnya pertanyaan itu seperti dikala itu mengahadapi para penguji skripsi. Saya mencoba menjelaskannya dengan runtut, keterkaitan materi serta tujuan pembelajarannya.
Saya mencetaknya hanya tiga buku, sehingga satu kelas dibagi menjadi tiga kelompok. Mereka memang terlihat lebih fokus pad gambarnya. Namun, saya pribadi melihat mereka yang biasanya acuh dengan buku. Kali ini berbeda mereka justru mencari dan berebut. Selain jumlah yang terbatas, dari opini mereka, ungkapan lebih penasaran.
Kemudian saya lontarnya pertanyaan "pernahkah kalian melihat buki ensiklopedi misalnya tentang hewan, tumbuhan?" Serentak satu kelas menjawab "belum". Disitulah saya mulai menyimpulkan, mungkin buku saya kali ini, membuat mereka tertarik dan pengalaman pertama mengenal istilah ensiklopedi. Meskipun banyak pertanyaan dan beberapa kritik ala mereka. Saya betul-betul mengucapkan terima kasih kepada semua anak-anak di kelas ini, sudah antusias untuk belajar bersama secara tidak langsung mereka melakukan kegiatan literasi. Kapan-kapan semoga ada kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan kota, agar kalian lebih mengetahui jenis-jenis ensiklopedi lainnya.
Keep Fighting


Tidak ada komentar:
Posting Komentar