Sepuluh November kita peringati sebagai hari Pahlawan. Pasti kita semua tahu, bagaimana sejarah menuliskan terjadinya peristiwa sepuluh November di Hotel Yamato kala itu, di Surabaya. Sekarang tak terasa kita sudah menjadi negara yang merdeka dan bangsa yang besar. Kita pun harus bangga dengan apa yang telah kita miliki seperti suku, budaya, bahasa yang kaya, sumber daya alam serta generasinya.
Kebanggaan itu tidak cukup disalurkan melalui suara di udara tanpa adanya tindakan secara nyata. Saya menjadi teringat salah satu lagu yang dibawakan oleh grup legendaris "Sheila On Seven" vocalisnya yang masih awet muda yakni Mas Duta. Salah satu lagunya memiliki lirik "Pasti Kubisa Melanjutkannya". Kalimat tersebut bisa menjadi pernyataan dan pertanyaan bagi diri saya sendiri.
Pernyataannya, di hari Pahlawan ini, kita harus bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bukti yang nyata. Kalimat tersebut memberikan semangat serta dorongan optimisme bahwa kita sebetulnya bisa. Misalnya saja, dalam profesi yang kita tekuni sehari-hari haruslah memiliki kesungguhan dan tingkat profesional yang tinggi. Apalagi sebagai pendidik, haruslah semangat mengantarkan anak bangsa menjadi generasi yang unggul dalam berbagai bidang. Zaman sekarang semua fasilitas dengan mudah kita temui, sehingga tidak ada alasan untuk tidak sungguh-sungguh.
Pertanyaan dari kalimat tersebut "Apa yang saya bisa untuk melanjutkan perjuangannya?" Rasanya pertanyaan tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan di atas. Akan menohok bagi yang hanya jalan di tempat dan tidak tahu menahu arah serta tujuan atau cita-citanya. Sehingga sebagai generasi muda kita harus terus semangat untuk mengukir prestasi. Apapun bidangnya harus tetap dilaksanakan dengan baik. Serta memiliki nilai kemanfaatan bagi orang lain.
Bung Karno pernah berkata "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya". Oleh sebab itu, tetapkan tujuan serta cita-cita yang tinggi. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia negara yang makmur, negara yang generasinya bisa diperhitungkan segala skill dan bakatnya. Marilah terus memupuk rasa saling menghormati, menghargai, bertoleransi dalam segala perbedaan.


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSiip bu Filza.....mantab..
BalasHapusTerima kasih pak nur
HapusYuk mengisi hari hari dengan rasa syukur telah merdeka. syukur ditandai dengan menulis
BalasHapusTerima kasih Bu Eti atas Semangatnya...
HapusTulisan huebat, inspiratif
BalasHapusTerima kasih pak
Hapus