Akhir tahun 2022, di Desember kali ini bulan yang penuh dengan banyaknya kegiatan. Bersyukur sekali, hampir di penghujung tahun masih diberikan kesehatan, kesempatan serta kegiatan yang amat padat. Namun, mengapa lubuk hati terdalam masih merasa banyaknya kekurangan, semangat mulai menurun.
Keruwetan pikiran serta tenaga terselimuti rasa bersalah menghantui. Entah sebabnya apa? Apa segala pekerjaan yang dilakukan kurang memuaskan atau marah pada diri sendiri, belum menjadi terbaik dalam segala bidang. Benak-benak kalimat itu sering kutanyakan pada diriku sendiri. Huft,,, semua tidak akan selesai jika hanya dengan pertanyaan dan pernyataan yang berarti.
Semua kucoba membalikkan segalanya. Bangun pikiran untuk berubah. Berubah menjadi orang yang terbaik. Semua mulai kumpulkan serpihan itu. Satu persatu kukerjakan lagi. Mencoba lagi membuang segala kekecewaan itu. Namun, masih tidak ingin bertemu dan bahkan berpapasan dengan kekecewaan itu.
Bukan waktunya sepertinya mengeluhkan dan menyesalkan segalanya. Orang hidup akan terus berdampingan dengan segala masalah. Dimana masalah itu akan terselesaikan dengan baik atau sesuai harapan atau bahkan sebaliknya. Saya percaya dan yakini saja, segala kekurangan dan kekecewaan menjadi semua pembelajaran hidup yang berarti di kemudian hari.
Masih banyak mimpi dan cita-cita untuk kedepannya. Terus berusaha dan ikhtiar untuk bisa mewujudkannya. Tidak peduli orang berkata apa, sejatinya yang tahu diri kita sebetulnya hanyalah Allah dan diri kita sendiri serta orang-orang terdekat kita. Uang memang bukan segalanya. Tetapi, kita hidup juga perlu uang. Namun, sehat itu lebih utama dibandingkan dengan uang. So.. di luar sana, jangan sering mengabaikan urusan kesehatan dan uang.
Hidup harus seimbang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar