Ibarat Kata Pendatang
Tiba-Tiba Merebut
Sadar Akan Kekurangan Dan Kelebihan
Namun Jangan Membandingkan
Berat Belum Menerima
Siapa Kamu?
Dan Mengapa Harus Kamu?
Mencoba Untuk Asyik
Namun Tetap Saja Terbaca
Mimik dan Raut Bahasaku
Masih Berat Belum Bisa Menerima
Haruskah Kompak Seperti Harapan Mereka?
Namun Lagi-lagi Terhalang Sekat
Dan Kembali Bertanya
Siapa Kamu?
Sampai Ada Yang Berani
Berkata Di Depanku Membandingkan
Ku Cabik-cabik Mulutmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar