Memaksakan kehendak sesuai
dengan angan kita, kadang-kadang kurang menyadarkan diri sebenarnya siapa diri
kita itu. Untuk hal-hal tertentu kita wajib hukumnya untuk memaksa. Salah satunya
dengan belajar, membuat karya, berprestasi di bidang yang kita tekuni. Namun,
untuk suatu hal yang sifatnya berhubungan segala takdir Allah harus dibarengi
dengan usaha dan jungkir balik untuk mendapatkannya tapi, hasilnya masih belum
sesuai harapan, kita harus sadar bahwa “just human” kita hanya manusia.
Manusia adalah makhluk Allah
yang dibandingkan dengan makhluk yang lain adalah yang ciptaan yang sempurna. Diberikan
akal pikiran dan hati untuk menentukan hal baik dan buruk. Saya menjadi ingat
seperti firman Allah dalam surah At Tiin ayat 4, sebagai berikut:
لَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِىۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِيۡمٍ
Artinya: “ Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam
bentuk yang sebaik-baiknya”
Ayat tersebut menyadarkan betapa mulia
dan baiknya jika manusia bisa memoles dan mengasah hatinya, akhlaknya untuk
menjadi baik. Atau malah sebaliknya, dengan keadaan fisik yang sempurna justru
membuat angkuh dan tidak baik, Na’uzubillahimindzalik. Lalu, mengapa sebagai
manusia sering risau dan gundah gulana ketika semua yang diinginkan belum
terlaksana atau belum didapatkan? Bukanlah Allah adalah pemberi waktu terbaik dengan
segala ketetapanNya untuk setiap hambaNya.
Kadang saya berfikir bahwa kadang manusia
lebih kejam padahal sesama manusia sendiri. Menghakimi dengan seenaknya, mengatakan
yang belum tentu benar, terlalu “sok tahu” dengan jalan hidup orang lain. Menganggap
hina orang lain, kehinaan dan aibnya sendiri tidak diperhatikan. Na’uzubillahimindzalik,
segalanya memang butuh proses untuk menjadi manusia yang baik.
Kembali kepada “Just Human” hanya
manusia, jangan dijadikan slogan itu untuk menjadi sosok yang lemah tanpa harapan
bahkan tanpa usaha untuk menuju kepada yang lebih baik. “Just Human” harusnya dibuat sebagai
tameng, ketika sudah matian-matian berusaha dan ikhtiar. Ujung penentuan
tetaplah Allah SWT. Proses untuk menjadi good people, wise people, memang butuh
sekali tempaan dan pembelajaran yang bisa berasal dari diri sendiri atau bahkan
dari pelajaran hidup manusia lain. Sehingga “Just Human” menjadikan diri lebih
kuat dalam segala hal dan lunak hati untuk menjadi qonaah.
Salam semangat,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar