Rabu, 08 Februari 2023

Warna Warni Belajar




Mengumpulkan kertas sisa segala kegiatan yang sudah tak terpakai lagi. Belajar untuk berwirausaha dengan menjual kepada pengepul rosok, membuat mereka bahagia. Barang yang dikumpulkan tidak sedikit, sebab sudah hampir beberapa tahun.

Senin gerimis penuh senyum bahagia, mereka bergotong royong untuk membawa barang-barang bekas tersebut. Kemudian bertemu Bapak pengepul. Entah apa yang dibicarakan, mereka sangat bahagia dan tertawa lepas. Padahal barangnya cukup banyak membuat mereka bolak balik untuk lantai dua mengambilnya. Disinilah mereka menerapkan sikap saling tolong menolong dan gotong royong.

Saya hanya memantau dari lantai dua dan dari kejauhan. Ada salah satu dari mereka bertanya "uangnya untuk apa bu?" Saya jawab "untuk kas kelas, yang sewaktu-waktu diperlukan ada". Mereka bercerita bahwa ketika proses penimbangan, mereka melihat barang bekas yang mereka bawa dan beratnya enam kilo lebih katanya.

Kemudian mereka kembali ke kelas mrmbawa nota dan tertera jumlah kilogramnya beserta uang dengan jumlah enam puluh dua ribu rupiah. Mereka sangat girang dan Bapak pengepulnya membagikan seribu rupiah kepada setiap siswa yang membawa barang-barang tersebut. Mereka tambah senang dan katanya akan dibelikan jajan. 

Itulah warna warni kisah mereka. Selain mereka belajar teori mereka akan mengalami secara langsung yang biasa kita maknai sebagai belajar dengan pengalaman. 

Selanjutnya mereka akan brlajar bahwa profesi atau pekerjaan apapun sekalipun hanya pengepul barang bekas "rosok" itu tidak akan hina dengan catatan segala proses transaksi dan proses jual belinya dilakukan dengan jujur dan amanah. Semoga selalu membawa keberkahan dari proses-proses belajar yang kita lakukan.

Salam semangat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...