Ramadhan adalah waktu untuk “menggodok” segala hawa
nafsu yang dimiliki oleh manusia. Tidak hanya lapar dan dahaga. Puasa juga
merupakan api yang akan bisa membakar keinginan bahkan pikiran duniawi.
Ramadhan waktu dan kesempatan kita untuk berkhidmah
menjadi manusia dengan hati yang baik. Segalanya diawali dengan baik, kondisi
yang lapar akan membakar segala keinginan. Dan dikerumuni dengan rasa prihatin.
Menahan segala rasa lebih terhadap duniawi.
Selain itu dalam kesehatan bayangkan saja, jika dalam
satu tahun tidak pernah puasa baik sunnah maupun Ramadhan. Sistem pencernaan
yang kita miliki betapa kotornya. Sisa-sisa makanan dan kerak yang menempel
pada setiap organ pencernaan, kita tidak pernah tahu. Memang hanya melalui
pemeriksaan dokter kita tahu. Bahkan setiap hari yang kita lakukan seperti
sistem ekskresi pun misalnya buang air kecil atau air besar. Kerak segala
makanan masih ada.
Maka pada puasa Ramadhan inilah juga waktu untuk
membersihkannya. Bukan hanya untuk jiwa atau batiniah saja, puasa Ramadhan juga
sebagai momen untuk mencuci bersih sistem pencernaan yang kita miliki. Dibuktikan
dengan panasnya badan ketika dahaga dan haus itu melanda, sebetulnya sistem pencernaan
itu memang sedang bekerja untuk membersihkannya. Hal ini sangat menepis bahwa
puasa membuat orang lemas bahkan membuat orang tak sehat.
Bulan Ramadhan ini bulan yang sangat mulia. Waktunya untuk
“dhepe-dhepe” mendekatkan kepada Allah. Rasanya semua bulan ingin Ramadhan agar
istimewa-istimewanya terus mengalir. Seperti sepukuh hari pertama adalah rahmat.
Sepuluh hari kedua aladah maghfiroh atau ampunan. Sepuluh hari ketiga adalah
dihindarkan dari apai neraka. Belum lagi dimalam ganjil sepuluh hari terakhir
akan ada malam Lailatul Qadar.
Semoga bulan ini menjadi berkah bagi semuanya. Dan menjadikan
kita manusia yang lebih baik dalam segala hal. Dan jangan jadikan bulan ini
yang sia-sia. Optimalkan ibadahnya kencangkankan sabuk untuk menahan segala nafsu.
Semangat untuk kita semuanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar