Rabu, 15 Maret 2023

Tanda Seru (!)



Bahasa yang tertulis, tidak bisa melahirkan sebuah bunyi. Jika tanpa dibaca, suatu kalimat tidak terlihat makna yang dimaksudkan. Maka disitulah penggunaan tanda baca sangat penting. Misalnya tanda titik (.), koma (,), tanda tanya (?), tanda seru (!), tanda petik ("), tanda titik dua (:), penggunaan huruf besar dan seterusnya.

Pada pembahasan kali ini lebih kepada peran tanda seru (!). Pada tanda seru (!) memberikan penekanan dan perintah yang wajib. Misalnya pada pesan yang tertera di Whats'Up terhiasi dengan tanda seru (!). Memberikan makna penegasan. Kalau bahasa gaulnya "bleyer".

Padahal sebetulnya isi dari pesan tersebut biasa saja. Sebab tanda seru (!) terdeteksi bahwa si pengirim pesan terlihat marah dan seakan wajib di turuti. Selain itu tanda seru (!) memberikan aksen kesungguhan bahkan ketidak setujuan terhadap suatu pembahasan. Memang jika kita lihat, tanda baca satu ini unik, bisa jadi menggambarkan watak dan gaya berbicaranya orang tersebut. Bisa jadi, keinginan pengirim pesan memberikan makna biasa, namun untuk pembaca memberikan makna berbeda, sebab adanya tanda seru (!) Apalagi ditulis secara dobel, misalnya ditulis dua (!!) bahkan tiga (!!!).

Kemudian banyaknya tanda koma (,) ketika pembahasan soal tertentu, dinilai banyak permintaan. Padahal kita menggunakan tanda koma (,)  memberikan sebuah penjabaran dan penjelasan agar keterangan yang kita sampaikan benar-benar jelas. Tetapi, semua itu kembali kepada konteks isi yang telah di bahas. 

Sering sekali, dalam pesan singkat dikirim melalui WA menggunakan bahasa yang non baku. Bukan suatu masalah sebetulnya, tinggal melihat dengan siapa kita komunikasi atau mengirim pesan tersebut kepada siapa. Bahasa teman dekat, sejawat, bahkan seumuran tentu jauh berbeda dengan bahasa yang kita gunakan kepada seseorang yang kita mulyakan dan  hormati entah suami, orang tua, guru atau dosen. Hal ini terlihat sepele, namun penting sekali kita perhatikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...