Kamis, 16 Maret 2023

Hasil Diskusi Tentang Buku Dan Rencana Menerbitkannya

 



Beberapa teman dosen di suatu kesempatan diskusi tentang buku dan penulisan. Salah satu dari kami memang memiliki karya yang sudah tidak diragukan. Buku yang sudah terbit sudah tak terhitung. Maka sangat cocok dengan jabatannya kali ini, yang bergulat di bidang penulisan dan penelitian.

Kami melihat beberapa penerbit dan berdasarkan pengalaman yang dirasa ada kelebihan dan kekurangan di penerbit tersebut. Lalu paling utama adalah teknik serta biaya yang harus dikeluarkan. Jika penulis memiliki karya berupa tulisannya, maka berhak menentukan dan memilih penerbit untuk karyanya. Beberapa poin yang saya tangkap, salah satunya dalam memilih penerbit adalah mengutamakan kenyamanan dan kesesuaian dengan konsep yang kita inginkan.

Kemudian dijelaskan kembali oleh kawan saya, bahwa penerbit juga memiliki hak untuk menolak atau belum menerima naskah yang kita miliki, hal ini bisa terjadi oleh beberapa faktor. Bisa terkait isi yang menurut mereka kurang atau yang lainnya. Namun, sebagai penulis dari naskah harusnya, tidak perlu patah semangat untuk mencari penerbit yang cocok.

Memilih penerbit yang berkualitas juga akan membantu buku kita akan menjadi lebih berkualitas. Sebab, dalam proses penerbitan sendiri pasti akan melalui editing dan layouting. Selanjutnya, ada tahap pemasaran yang dilakukan. Pemasaran ini, sebetulnya juga tergantung dengan penulis, bisa dengan bantuan penerbit atau penulis itu sendiri yang melakukannya.

Diskusi tentang ini sangat menarik, bertukar pengalaman saling memberikan informasi. Paling penting dalam penerbitan adalah tentang pembiayaan atau dana yang harus dikeluarkan. Misalnya tujuan utama untuk diperjual belikan. Di tujuan ini, kita juga seharusnya faham dengan sistem royalti yang di bangun antara penulis dan penerbit. Tetapi juga ada tujuan menerbitkan buku sebagai dokumentasi pribadi dinikmati karya untuk kalangan tertentu kolega, keluarga dan dilingkungan kerja.

Selanjutnya adalah memilih penerbit yang terpecaya dan memastikan waktu yang telah disepakati antara penerbit dan penulis kapan buku bisa jadi. Intinya bangun komunikasi yang baik dengan penerbit, misalnya terdapat kekurangan atau ketidak sesuaian di awal bisa mengajukan komplain. Itulah diskusi-diskusi kecil yang saya dapatkan dari mereka. Mari, terus semangat menulis. Mustahil akan terbit menjadi sebuah buku, tanpa diawali dengan praktek menulis. Kuncinya Istiqomah dalam menulis. Yuk Bisa Yuk 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...