Anak-anak memang adalah peniru ulung. Sebagai guru, apalagi ditingkat sekolah dasar, harus memberikan contoh yang baik. Sekalipun dengan tutur kata. Menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Jawa Krama itu juga akan berbekas kepada peserta didik.
Itu masih satu poin tentang pembiasaan dalam membetuk karakteristiknya. Cara berpakaian bahkan aksesoris yang kita gunakan juga berpengaruh. Kita sering menggunakan kaos kaki maka peserta didik pun akan menirunya. Kita menggunakan jam tangan pun mereka juga akan memakainya. Seperti bulan-bulan ini maraknya anak-anak di madrasah menggunakan tasbih digital.
Awal pertama mereka sempat saya tanya. Mengapa memakai tasbih digital dan fungsinya untuk apa. Ironinya mereka tidak tahu fungsinya. Bahkan dari jawaban mereka ada yang unik? Salah satunya adalah meniru Bu Filza dan untuk bermain. Tasbih digital mereka miliki lebih cantik dan berwarna-warni.
Di sela-sela itulah saya mencoba untuk mengenalkan kepada mereka tasbih digital dan fungsi yang tepat. Bukan sebagai alat main atau hanya trend meniru gurunya. Salah satunya adalah untuk dzikir. Dzikir atau mengingat Allah. Apapun kalimat dzikirnya terserah kita bisa berupa istighfar, tasbih, tahmid, sholawat, hauqolah dan takbir.
Penggunaan tasbih digital ini sebagai dzikir yang artinya sebagai pengingat bahwa manusia apapun kondisinya tetap lemah. Dengan mengingat Allah, apapun yang terjadi atas kehendaknya membuat hati lebih tenang. Sekalipun dalam keadaan yang tidak aman atau kurang menguntungkan. Utamanya adalah keadaan apapun harus bisa bersyukur.
Mengenalkan hal demikian kepada anak memang terasa tidak mudah. Mungkin bagi mereka maknanya terlalu dalam. Tetapi hal ini penting, ketimbang mereka membawa dan memakai tasbih digital hanya sebagai mainan. Lalu bergurau dan mengatakan hal kasar hal ini menurut saya meminimalisir.
Perlu juga digaris bawahi orang yang menggunakan tasbih digital juga bukan untuk riya' atau pamer apalagi bergaya. Jadi mari tata hati kita luruskan niat. Jangan sering melihat orang dari sudut pandang negatif. Berhusnudzonlah atau berbaik sangkalah kepada siapapun.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar