Jika perasaan sulit jika didahulukan akan menjadi hantu yang justru membuat kita tak pernah melangkah ke depan. Mengikuti pelatihan meskipun sudah beberapa kali, tetap harus seperti gelas kosong sehingga menikmati proses jalannya pelatihan. Diadakannya diklat kurikulum merdeka selama dua hari Selasa dan Rabu tanggal 3 dan 4 Mei 2023, sebagai guru semakin faham dan cara penerapannya. Minimal tidak di anggap sulit dan ribet.
Kurikulum merdeka membuat guru lebih merdeka dalam menentukan tujuan pembelajaran. Tetapi, sisi lemahnya sebagian besar guru, tujuan pembelajaran kurang disesuaikan dengan kondisi siswa atau lingkungan. Bahkan hanya terima jadi dari buku yang ada. Memang, itu bagian fakta.
Kurikulum merdeka membuat kita faham akan capaian pembelajaran yang akan leboh diuraikan pada tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bisa dibuat dengan sangat banyak, mana kala kita faham dengan kata kerja operasional dari capaian pembelajaran. Setelah pembuatan tujuan pembelajaran kita akan membuat alur pembelajaran.
Sebetulnya kurikulum merdeka tidak akan jauh berbeda dengan kurikulum 2013, beberapa hal saja disajikan dengan istilah dirubah. Pelatihan ini menyadarkan bagaimana sebagai guru itu, apapun istilahnya kurikulum, harus sangat kritis dan mau membaca kelebihan serta kekurangan setiap kurikulum. Sehingga jika ada perubahan entah sebab apa, tetap siap dalam melaksanakan sistem pembelajarannya ketika di lapangan.
Pada pelatihan kurikulum merdeka ini diharapkan pesertanya selain faham secara teori dan penerapan juga dalam faham pada penilaiannya serta bentuk evaluasinya. Jika dalam pelatihan ini bingung serta pusing, pemateri menyampaikan itu artinya ada proses memahami dan artinya waras.
Semoga pelatihan ini bermanfaat dan semua peserta juga akan melaksanakannya dengan baik. Setidaknya memahami apa itu elemen, sub elemen, P5, dimensi, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran. Lalu perbedaan KKM dan KKTP serta lahirnya keduanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar