Sabtu, 24 Juni 2023

Ngaos Bersama Habib Zein Bin Abdullah Ba'bud




Asrama Sunan Pandanaran, 18 Juni 2023 mengadakan Muawadaah pada acara puncak menghadirkan Habib dari Malang yakni Habib Zein Bin Abdullah Ba'bud. Resuman yang telah saya tulis diantaranya debagi berikut:

▶Jangan meremehkan dan diremehkan seorang santri. Sebab mereka dikawal oleh malaikat.

▶Menyesal, jika ada kesempatan ngaji, tapi mboten sempat ikut ngaji. Menyesal selalu letaknya dibelakang.

▶Santri yang malas, lebih afdhol disisi Allah apalagi yang tidak malas. Sehingga jadilah santri yang rajin. 

▶Bodoh itu sumber ketidak tahuan, sebab tidak ngaji. Dan bodoh itu jangan dipelihara dan hendaknya haus terus dengan keilmuan. Memacu untuk terus belajar.

▶Ilmu itu harus ditularkan, jangan diam, harus ngajar. Jika diminta untuk mengajar sekalipun hanya huruf Alif, tetap harus diajarkan.

▶Mengajar itu, seperti menanam benih, meskipun hanya kecil awalnya akan terus tumbuh dengan berangsur-angsur sampai berbuah.

▶Jangan sampai menjadi orang fasik. Fasik sebetulnya faham dan mengerti akan baik buruknya suatu hal. Namun, tetap dilakukan keburukan.

▶Ngaji harus jelas gurunya, artinya sanad guru harus jelas. 

▶Ulama salah satu tandanya tawadhu'. Maka lihatlah betapa tawadhu'nya para guru kita dan berusahalah untuk meneladaninya.

Malam itu saya sangat merasa beruntung, sebab bisa hadir di ratusan para jamaah, menimba ilmu dan bisa silaturahmi dengan mbak-mbak bahkan tak sengaja bertemu teman-teman mahasiswa. Hadir bersama suami, lalu bisa panggeh dan mushofahah dengan Abah K.H Makhrus Maryani, Gus Amad dan Gus Alwi. 

Acara ini sangat berkesan bagi saya. Dan semoga bisa memberikan manfaat dan barokah. Melalui sebuah tulisan ini juga sebagai pengingat dan nasehat bagi diri sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...