Acara Talkshow Literasi kali ini, dua narasumber dipersilahkan di panggung dengan dipandu oleh satu moderator yang asyik. Pesertanya selain komunitas SPK Pusat dan SPK cabang Tulungagung, sebagian besar adalah mahasiswa PGSD dan beberapa mahasiswa Sastra Inggris UNESA. Pada opening saja, moderator atau MC di talkshow tersebut membawakannya sudah dengan sangat enjoy, sehingga magnet perbincangan dan pembahasan untuk selanjutnya akan semakin menarik.
Banyak sekali catatan-catatan penting ketika dua narasumber hebat tersebut mengutarakan hal tentang menulis. Kali ini saya mencoba akan menuliskan dan merangkum bagian dari narasumber yakni Dr. Much Koiri, M.Si.
Beliau memiliki karya berupa buku yang sudah puluhan dan founder Rumah Virus Literasi. Beliau dikenal sosok yang humoris. Beliau menjelaskan bagaimana proses awal menulis hingga berkomitmen untuk melahirkan karya berupa tulisan sampai menjadi buku setiap akhir tahun akan berusaha untum diterbitkan.
Selain itu, beliau menjelaskan bahwa menjadi penulis harus mampu mereset atau meneliti, minimal membaca. Sebab menulis dan membaca itu sama hukumnya yakni wajib. Menulis itu harus berangkat dari pikiran dan jiwa.
Beliau mengibaratkan menulis seperti menjelajah kebun. Bertanam imaginasi dan fakta sehingga menulis akan menghantarkan kepada kreatifitas. Sebagai penulis di zaman teknologi yang luar biasa ini, maka mau tidak mau harus mengikutinya dan memanfaatkan dengan baik, mulai dari IG, Youtube, TikTok, Twitter, Tread dan lain sebagainya.
Beliau juga menjelaskan tantangan sebagai penulis salah satunya adalah adanya AI. Semua serba cepat dan mudah. Maka sangat mudah sekali copas, sehingga mahasiswa atau pun penulis harus mampu menuliskan karya yang otentik. Lalu menulis tentang traveling adalah salah satu jenis tulisan yang banyak dinikmati oleh pembaca.
Itulah secuil rangkuman dan catatan isi dari narasumber Dr. Much Koiri, M.Si yang menurut saya sangat luar biasa. Kegiatan ini memberikan energi yang sangat positif terutama di dunia literasi.
Masih ada cerita keren dari narasumber Ning Khilma Anis, yuk next Part 3.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar