Ngaji di Teras Gubuk bersama Gus Kautsar
dengan Kitab Irsyadul Ibad. Saya berkesempatan untuk menuliskannya di
buku yang sudah saya persiapkan. Perlu diketaui bahwa ngaji kali ini saya tidak
mengantuk blas, menikmati dan selalu tertawa dengan ganyengnya beliau. Rutinan ngaji
di Teras Gubuk diselenggarakan setiap Rabu Wage dan Sabtu Legi.
Ngaji di Teras Gubuk diawali dengan sholat Isya’
berjamaah. Kemudian setelahnya ada sholawat dan pukul 20.00 lebih sedikit
beliau sudah menuju Teras Gubuk utama untuk membuka ngaji. Beliau mengawalinya
dengan menghadiahkan Fatihah kepada seluruh dzurriyah Pondok Ploso dan ahli
qoryah.
Alhamdulillah saya diberikan kesempatan
untuk mencatatnya, meskipun tidak urut. Kitab Irsyadul Ibad karangan Syekh
Zainuddin Bin Abdul Aziz Al Malibari. Kitab Irsyadul Ibad memiliki arti
petunjuk untuk hamba menuju jalan yang lurus. Diawal belaiu menyampaikan salah
satunya adalah fadhilah Bismillah. Diantaranya adalah
a) Bismillah merupakan
jimat yang luar biasa, Syekh Ihsan menerangkan lafadz Bismillah dengan sangat
panjang, semua hal apapun niat hajatnya apabila tidak membaca Bismilllah maka
hal itu biasanya tidak sempurna dan tidak akan tuntas dalam prosesnya
b) Pada lafadz Bismillah,
dijelaskan dalam hadits yang diriwaytkan oleh Abdullah Bin Mas’ut bahwa “barang
siapa membaca Basmallah ribuan dosa kecil akan dimaafkan oleh Allah swt, ribuan
kebaikan juga akan ditulis oleh Allah swt”
c) Kadang kita
sering lupa akan Bismillah seperti contoh kecil ketika bangun tidur lebih
sering mencari HP dari pada membaca Bismillah. Padalah bangun tidur mampu membaca
Bismillah maka rizkinya akan digampangkan oleh Allah
d) Ketika seorang
membaca Basmallah secara spontan akan mendapatkan jawaban dari surga yang memilik
arti “selamat datang calon penghuniku”
e) Hadits Qudsi
menjelaskan barang siapa membaca Bismillah dan dilanjutkan membaca Fatihah
dengan penuh kesadaran dan penghayatan Demi Allah orang tersebut akan Aku
ampuni, maka bersaksilah wahai para malaikat. Sekecil kebaikannya pasti akan
saya terima, dosa-dosanya akan saya maafkan dan lesannya tidak akan saya bakar
dineraka, mulai dari alam kubur sampai hari kiamat.
f) Kemudian Bismillah
bisa untuk menyurati Allah. Syekh Ihsan menjelaskan apabila ada yang memiliki hajat/kebutuhan
yang sangat mendesak. Maka menuliskan “Surat ini dari hambamu yang sangat hina,
untuk TuhanNya yang sangat luar biasa hebatnya, Tuhan hambamu ini sangat
memiliki kebutuhan mendesak, Engkaulah Maha Pengasih dan Maha Sayang” kemudian
ditulis digulung dan ditaruh di botol dan dialirkan ke sungai yang mengalir. Selanjutnya
dijapani, semua hajatnya diutarakan Insyallah semua hajatmu akan dikabulkan
oleh Allah
Pada Kitab Irsyadul Ibad memiliki karakteristik didahului oleh ayat Al Quran kemudian terdapat hadits-hadits sesuai dengan ayat tersebut. Ngaji ini sangat asyik dan ringan. Kemudian diakhir ada sesi tanya jawab, dan mahalul qiyam dan doa. Semua isi ngaji ibaratnya adalah daging dan banyak lagi catatannya. Ngaji diakhiri pukul 22.30 WIB dan masih diberikan nasi bungkusan. Alhamdulillah Semoga diberikan keistiqomahan dalam mengaji.
.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar