Saya menggunakan blog ini sebagai media belajar menulis berbagai hal. Maka blog ini akan berfariatif isinya, mulai dari kegiatan, pengalaman, dan ilmu. Semoga Bermanfaat.
Selasa, 22 April 2025
Kartini Masa Kini Dialah Ibu
Senin, 21 April 2025
Energimu Energiku
Menjadi Satu Aku Dan Kamu
Bernafas Penuh Kehangatan
Energi Positif Berkolaborasi
Menjadi Energi Yang Sangat Baik
Menyeduh Kopi Di Teras
Memaknai Hidup Yang Selalu Indah
Berhembus Tipis Disela-selanya
Dengan Berucap Alhamdulillah
Minggu, 13 April 2025
Keistimewaan Bulan Syawal
Salah satu bulan yang istimewa, dinantikan para umat muslim setelah menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan Syawal. Syawal bulan yang biasa kita sebut dengan lebaran atau hari raya. Beberapa daerah identik dengan makanan khasnya yakni adanya ketupat dan opor ayam. Ada juga yang identik dengan mercon dari kertas-kertas yang dinyalakan setelah sholat Ied. Selanjutnya budaya mudik, anjang sana, anjang sini kepada sanak saudara. Namun, perlu diketahui di bulan Syawal banyak amaliah dan fadhilah serta kesunahan-kesunahannya.
Saya menuliskan tentang keistimewaan bulan Syawal kali ini bertepatan di 15 Syawal 1446 Hijriyah. Sebagai pengingat, nasihat dan juga sebagai pengevaluasi diri Beberapa amaliyah yang disunnahkan diantaranya adalah pertama, ketika malam hari raya hendaknya memperbanyak ibadah, ibadah apapu yang terbaik, dzikir, jama'ah, bershodaqoh, berbagi dan lain-lain. Pada kesunahan ini, kadang-kadang sebagai manusia biasa banyak disibukkan dengan persiapan untuk keesokan harinya, menata jajan, menyiapkan baju, bahkan masih shopping, sehingga banyak toko banyak yang ramai.
Kedua, membaca tasbih sebanyak tiga ratus kali, yang hadiah pahalanya dihadiahkan kepada ahli kubur. Fadhilahnya akan ada seribu cahaya dalam kubur dan Allah akan memberikan kepada orang yang membaca tersebut. Ketiga, seperti banyak yang dilakukan oleh umat muslim mengumandangkan Takbir. Malam satu Syawal juga ditunaikan zakat. Ada beberapa waktu dalam mengeluarkan zakat yakni:
- Waktu Wajib: sejak terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan
- Waktu Yang Utama: setelah terbitnya fajar tanggal 1 Syawal dan sebelmu shalat Idul Fitri
- Waktu Jawaz: mengeluarkan zakat pada awal Ramadhan
- Waktu Makruh: mengeluarkan zakat setelah shalat Idul Fitri samapai terbenamnya matahari
- Waktu Haram: Mengakhirkan zakat dari hari raya Idul Fitri dengan tanpa udhur
Sabtu, 12 April 2025
Pejuang Garis Dua
Sebetulnya saya bingung harus memulainya dari mana. Tulisan dengan judul ini mungkin banyak part atau bagian yang tidak semudah itu dituliskan. Sebetulnya diluar sana, masih banyak pejuang garis dua lainnya yang mungkin belum dikenal atau mengenal. Namun, kadang-kadang kita hanya fokus ke salah satu orang saja.
Hmm...tidak semua orang mudah pada posisi ini. Saya menyadari bahwa setiap manusia yang hidup ada "PR" untuk selalu dikerjakan dan diperjuangkan. Begitu juga akan hal satu ini.
Saya menjalani bahtera rumah tangga baru enam tahun berjalan. Dan jika melihat perjalanannya itu memang tidak mudah, banyak cerita, peristiwa, pelajaran dan hikmah. Sehingga kami yang menjalaninya pun seperti tidak terasa. Bahkan banyak orang yang melihat kami mungkin ada yang kurang, nyatanya kami selalu mensyukurinya dan bahagia.
Tangis air mata akan kesedihan bahkan haru akan kebahagiaan tetap kami rayakan dengan cara kami. Saya rasa pada setiap rumah tangga juga demikian. Banyak orang baik yang selalu mendoakan dan memotivasi kami akan hal satu ini. Bahkan lengkap dengan segala usaha dan ikhtiarnya, saya tidak lupa bahkan kepada salah satu guru kami, kami difasilitasi dan diantarkan sampai kepada tempatnya.
Ada juga tipe yang hanya sekedar di bibir saja, namun hatinya lain setelah itu digosipkan macam-macam. Part-part demikian sudah kami rasakan. Teman sejawat baru nikah langsung isi, sodara dekat baru menikah langsung isi. Belum lagi ketika musim lahiran. Kami dihujani pertanyaan, pernyataan yang kadang kami bingung menjawabnya.
Tentu, kami menerimanya dengan tidak instan, masih dengan belajar dan berusaha menjadi manusia yang waras, harus memaklumi meski itu kadang sangat pahit. Salah satunya bersabar dan bersyukur.
Perlu digaris bawahi bahwa para pejuang garis dua juga manusia biasa seorang perempuan yang menjadi istri dan laki-laki menjadi seorang suami. Perempuan-perempuan tersebut yang menurut saya sangat kuat. Begitu juga dengan suaminya yang sangat luar biasa. Dan mereka bukan manusia yang gagal. Dan mereka bukan manusia yang hina.
Para pejuang garis dua saya rasa tidak diam, dalam artian mereka tidak berusaha. Pasti mereka berusaha dhohir batinnya untuk berjuang, berikhtiar akan hal itu. Bukankah hal itu termasuk menjadi upaya mereka agar seperti yang lain. Tangguh dan terus berusaha.
Namun semua hal itu tidak pernah terlihat oleh pengamat diluar sana. Berapa dokter yang harus mereka kunjungi, berapa alternatif yang harus mereka temui, obat, vitamin, jamu, membenarkan pola hidup, mulai diet dan semua olahraga mereka jalani. Apakah semua hal itu, perlu dikoar-koarkan disiarkan kepada anda semua? Tentu tidak, sudah hakikatnya manusia yang akan ditampilkan adalah yang terbaik, terbahagia dan terbaik.
Dibalik itu semua, jika melihat, mengalami, mengetahui akan hal-hal itu berusaha bijaklah. Tidak hanya pada pejuang garis dua, kepada mereka yang belum menikah, belum memiliki rumah, belum lulus, atau belum-belum yang lain. Jika ada benak-benak yang tidak benar, cukup simpan dibenak dan hati yang paling dalam. Cukup kamu simpan saja untuk dirimu sendiri. Kadang basa-basi malah berujung melukai, sebab hal ini sangat sensitif.
Semoga kita dihindarkan dari semua bala' dan senantiasa bersyukur akan nikmat yang telah diberikan Allah. Tetap semangat dan selalu bersyukur, ikhtiar dan berdoa. Allah Maha Segala-galanya. Pasti Allah akan mengabulkannya segera. Aamiin
Jumat, 11 April 2025
Menanti
Akupun Menanti
Akupun Menunggu
Akupun Masih Terus Belajar Untuk Bersabar
Sampai Kapan Pertanyaan Itu Yang Selalu Ada
Namun Ada Keyakinan Yang Haq
Bahwa Tuhanku Pasti Akan Memberiku
Maka Kamu Jangan Mencoba Memperkeruh Hal Itu
Dengan Ulasan Busukmu
Pil Pahit
Ketika Aku Bukan Kamu
Begitu Juga Kamu Bukan Aku
Seenak Itu Berbicara Atas Semua Langkahku
Jika Ingin Posisiku
Berterus Teranglah Dan Jujur Pada Semua Orang
Atas Dasar Mulutmu Pil Pahit Itu
Tanpa Sepengetahuanmu Kutelan Semua
Dan Kamu Tersenyum Bahagia
Sejahat Itukah Manusia Sepertimu?
Bimbang
Diantara Persimpangan
Diantara Pilihan-Pilihan
Diantara Kamu Dan Dia
Lalu Akankah Harus Selesai
Dengan Aku Sendiri
Percuma
Keberadaan Yang Telah Diimpikan
Hanya Ilusi Yang Tak Pernah Datang
Segera Berhenti
Dan Sadar
Sepertinya Ini Percuma
Wanginya
aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...
-
Melalui teman saya, dia mendengarkan lagu sholawat dengan gaya yang berbeda. Awalnya saya penasaran sebab tidak pada umumnya genre. Arti...
-
LKK PCNU Tulungagung berkolaborasi bersama JATMAN, LAZISNU, PERGUNU dan RANTING NU Tegalrejo mengadakan Khitan Ceria pada hari Ahad, 18 ...
-
Akupun Menanti Akupun Menunggu Akupun Masih Terus Belajar Untuk Bersabar Sampai Kapan Pertanyaan Itu Yang Selalu Ada Namun Ada Keyakinan Ya...






