Salah satu bulan yang istimewa, dinantikan para umat muslim setelah menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan Syawal. Syawal bulan yang biasa kita sebut dengan lebaran atau hari raya. Beberapa daerah identik dengan makanan khasnya yakni adanya ketupat dan opor ayam. Ada juga yang identik dengan mercon dari kertas-kertas yang dinyalakan setelah sholat Ied. Selanjutnya budaya mudik, anjang sana, anjang sini kepada sanak saudara. Namun, perlu diketahui di bulan Syawal banyak amaliah dan fadhilah serta kesunahan-kesunahannya.
Saya menuliskan tentang keistimewaan bulan Syawal kali ini bertepatan di 15 Syawal 1446 Hijriyah. Sebagai pengingat, nasihat dan juga sebagai pengevaluasi diri Beberapa amaliyah yang disunnahkan diantaranya adalah pertama, ketika malam hari raya hendaknya memperbanyak ibadah, ibadah apapu yang terbaik, dzikir, jama'ah, bershodaqoh, berbagi dan lain-lain. Pada kesunahan ini, kadang-kadang sebagai manusia biasa banyak disibukkan dengan persiapan untuk keesokan harinya, menata jajan, menyiapkan baju, bahkan masih shopping, sehingga banyak toko banyak yang ramai.
Kedua, membaca tasbih sebanyak tiga ratus kali, yang hadiah pahalanya dihadiahkan kepada ahli kubur. Fadhilahnya akan ada seribu cahaya dalam kubur dan Allah akan memberikan kepada orang yang membaca tersebut. Ketiga, seperti banyak yang dilakukan oleh umat muslim mengumandangkan Takbir. Malam satu Syawal juga ditunaikan zakat. Ada beberapa waktu dalam mengeluarkan zakat yakni:
- Waktu Wajib: sejak terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan
- Waktu Yang Utama: setelah terbitnya fajar tanggal 1 Syawal dan sebelmu shalat Idul Fitri
- Waktu Jawaz: mengeluarkan zakat pada awal Ramadhan
- Waktu Makruh: mengeluarkan zakat setelah shalat Idul Fitri samapai terbenamnya matahari
- Waktu Haram: Mengakhirkan zakat dari hari raya Idul Fitri dengan tanpa udhur

Tidak ada komentar:
Posting Komentar