Rabu, 08 September 2021

Tirai




Bukan Mereka Tidak Ada

Bukan Mereka Tidak Mendengar

Bukan Juga Mereka Bisu

Hanya Mereka Menyusun Untuk Demikian



Seakan Berkata Bodoh

Dan Tak Tahu Sejarah

Dengan Ditutupi Berbagai Kerendahan

Mengalihkan Fakta Kenyataan Yang Ada



Tak Mungkin Menjadi Besar

Jika Hatinya Penuh Rasa Kebesaran

Tak Mungkin Menjadi Solid

Jika Kefanatikan Dimiliki



Sudah Tak Segan

Mengatakan Tak Pantas Dan Pergi

Tunggu Saja Sampai Kehancuran

Atas Kesombongan Keegoisan

Senin, 06 September 2021

Bersekolah




Mendengar kabar bahwa sekolah akan segera kembali seperti biasa, senangnya bukan main. Banyak hal yang telah dinanti ketika sekolah sudah normal. Mengobati rasa kangen.

Kangen atau rindu dengan nuansa sekolah. Bertemu teman, guru sekaligus bersosialisasi dan berinteraksi dengan banyak orang. Nuansa bersama teman itulah yang sangat dinanti. Bergurau, berdiskusi, berlari-lari bermain bersama.

Alhamdulillah terhitung enam minggu kami melaksanakan tatap muka terlebih dahulu, dengan durasi yang sangat terbatas. Yakni di mulai pukul tujuh dan selesai tepat pukul sepuluh. Kenapa kami bertekad terlebih dahulu melaksanakan tatap muka. Hal ini disebabkan banyak faktor.

Salah satunya adalah kami yang mempunyai background hafalan Al Quran jika tidak kami laksanakan murojaah dan ziyadah secara langsung, dijamin hafalan yang sudah  di dapat akan hilang. 

Hal demikian sudah terbukti, di awal-awal dampak pandemi, hampir semua siswa hafalan Al Qurannya hilang. Lalu, banyak usulan atau saran dari para wali murid, untuk melaksanakan tatap muka. Selain itu, tingkat kedisiplinan para siswa juga sangat menurun. Itulah mengapa kita melaksanakan tatap muka lebih dulu.

Mungkin banyak pro dan kontra dengan apa yang terjadi. Pronya adalah siswa kami pelan-pelan akan terbiasa dengan kegiatan sekolah. Meski belum maksimal. Kalau kontranya, banyak, mungkin tidak akan kami tuliskan.

Besar harapan kami, bumi akan segera membaik. Lalu segala kegiatan sekolah akan berjalan dengan lancar seperti biasa. Roda perekonomian pun juga berjalan lancar.

Minggu, 05 September 2021

Bangga Karena Prestasi



Berjalan Dengan Percaya Diri

Penuh Dengan Prestasi

Bukan Hanya Imajinasi

Benar-benar Terbukti


Jangan Sekali-kali Merendahkan

Coba Lihat Dengan Mata Terdalam

Bahwa Sangat Berbeda

Antara Takabur Dan Bangga


Semua Bukti Bisa Dinikmati

Tinggal Anda Bisa Atau Tidak 

Untuk Terbuka Menerima Dan Menghargai

Jangan Kau Nodai Lidah Manismu 

Untuk Melukai

Sabtu, 04 September 2021

Minggu Ceria



Libur di hari Minggu, harus produktif dong. Salah satunya yakni dengan memasak. Dengan menu-menu yang unik dan diinginkan oleh kita.

Menu andalan keluarga bisa kita angkat, untuk membuat kita lebih produktif. Menu andalan setiap keluarga akan berbeda. Seperti di keluarga saya menu andalan adalah sambal tomat dan sayur sup.

Sambal tomat ala saya, sudah pernah saya tulis. Bisa di cek lah ya. Saya akan membahas tentang sayur sup.

Berbicara sayur sup, pada hari ini umumnya, anak-anak banyak yang tidak suka sayur. Padahal jenis sayur itu banyak. Serta kandungannya vitamin, serat sehingga manfaat dan bagus buat tubuh.

Lalu kenapa anak-anak kita masih tidak suka atau tidak begitu suka. Ketika ada sup hanya kuahnya yang diambil. Perlu kita amati kebiasaan yang kita bangun setiap hari kepada anak kita.

Sewaktu masih balita di waktu MPASI mungkin kita sering memasakkan sup serta sayur. Lalu ketika sudah menjadi anak-anak seusia TK atau sekolah dasar rasa suka terhadap sayur hilang bahkan sama sekali tidak mau. Mengapa demikian? Kenapa kita tak mempertahankan untuk memasakkan sayur untuk mereka?

Dan kebanyakan sukanya makan yang kering seperti nasi dan telur ceplok saja, atau nasi dan ayam goreng. Disinilah pentingnya kreatif dalam memasak. Dengan banyak cara seperti membaca buku memasak, nonton video-video memasak.

Sayur itu bisa dimasak apa saja. Contoh urap-urap, sayur sup, oseng atau tumis. Serta masakan sayur dibuat lebih modern, seperti sayur bakso, sayur dibuat somay, sayur digoreng menyerupai fried kitchen dan lain-lain. Maka hal demikian mungkin akan menambah semangat anak untuk mengkonsumsi sayur. 

Macam-macam sayur banyak tidak semua berwarna hijau. Ada kentang, wortel, tomat, jamur, brokoli, paprika hijau, merah dan sebagainya. Dan semua itu, bisa diolah dengan berbagai macam. Salah satu yang mudah adalah dimasak menjadi sup.

Tips saja, kalau memasak sayur sup jangan sampai over cook sayurnya. Tidak usah menunggu sampai benar-benar layu. Justru yang agak-agak keras dan masih kriuk akan lebih baik.

Minggu yang produktifku,

Mana minggu produktifmu?

Semangat

Jumat, 03 September 2021

Mendapat Ilmu Dari Membaca



The really important thing is not where you are going or how you get there. It is what happens to you personally as a human being.

Hidupmu sedang menuju apa dan bagaimana kamu mencapai tujuan itu tidak terlalu penting. Yang sungguh penting adalah apa yang terjadi terhadap dirimu dalam perjalanan hidup itu.

Sudahkah hari ini kamu membaca?

Dan buku apa yang telah kamu baca?

Saya mendapat buku dari salah satu murid saya yang berjudul "A Date With Life" dengan penyusun Anand Krishna. Saya terkaget siswa kelas VI berminat juga dengan buku bacaan bahasa asing. Saya salut dengan kemampuan dia.

Buku ini bukan novel, meski tebalnya setebal novel. Isinya adalah kata-kata motivasi untuk kehidupan. 

Banyak motivasi dan dorongan buat diri untuk menuju manusia yang lebih baik dalam segala bidang. Lalu ada sisi motivasi hubungan antara TuhanNya. Lebih kepada tujuan hidup.

Buku ini juga ditulis dari hari ke hari. Terbukti tertulis setiap babnya misalkan Hari ke 198 sampai 230. Sampai pada hari ke 398. Saya jadi membayangkan bahwa buku ini ditulis dari hari ke hari sampai kurun waktu hampir tiga belas bulan, atau satu tahun lebih sedikit.

Keren banget, itulah dunia menulis, harus di tlateni, istiqomah satu hari minimal harus menulis, walau hanya satu baris. Dari satu baris akan menjadi satu paragraf dan seterusnya.

Dapat ilmu baru dari setiap buku yang saya baca. Mari terus membaca dan menulis

Satu Mutiara



Satu Mutiara 

Yang Kutemukan

Disela-sela Sisipan Kalimat


Satu Mutiara

Menjadi Penopang Kekuatan

Disela-sela Tumpukan Pikiran


Satu Mutiara

Menjadi Pendorong Perubahan

Disela-sela Pecahan Kerusakan


Satu Mutiara 

Itu Berkata

Kejujuran Adalah Kunci Kesuksesan

Kamis, 02 September 2021

Sowan Ke Beliau



Alhamdulillah kemarin saya diberi kesempatan oleh Allah untuk bersilaturrohim serta meminta barokah dari guru. Guru tersebut adalah sosok yang sangat sederhana dan tokoh besar NU Jawa Timur. Beliau adalah panutan semua santrinya.

Kami berkunjung sekaligus sowan kepada beliau yang kami mulyakan K.H Marzuki Mustamar, alhamdulillah juga kepanggeh sama Ibu Nyai, di pondok pesantren Gasek Malang. Sudah tak asing lagi bukan. Kami mengantar adik kami untuk menyantri disana.

Alhamdulillah kami diterima dengan baik. Prosesnya pun lancar, beliau sosok yang sangat hangat untuk menghadapi tamu. Di musim seperti ini tentu memakai protokol kesehatan.

Kami pun juga bertemu pengurus pesantren yang sangat gamplang menjelaskan prosedur, aturan yang berlaku di pesantren. Saya sangat bersyukur, banyak teman yang membantu, yang juga masih di sana yang sangat terbuka menjelaskannya. Saya rasa itulah pentingnya, banyak teman, serta pengalaman bersekolah di luar daerah, luar kota. Artinya apa banyak teman, banyak saudara, banyak silaturrohim akan membuat banyak manfaat.

Semoga adik yang sedang nyantri di sana diberi kemanfaatan ilmu, keberkahan dalam setiap langkahnya. Aminn

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...