Minggu, 22 Januari 2023

RAT Koperasi Wanita Syariah Al Ikhlas Mirigambar Tahun Buku 2022

 




Rapat Anggota Tahunan Koperasi Wanita Syariah Al Ikhlas Mirigambar Tahun Buku 2022 diselenggarakan hari Rabu, 18 Januari 2022. Dimana hari itu merupakan hari yang sangat padat merayap dari berbagai acara. Pengurus dan anggota saling membantu untuk mempersiapkan acara RAT ini. Mulai dari persiapan tempat di kantor PKK desa Mirigambar, ada yang bagian catering, pasang bener, pasang micropohon, sounds, nyapu dan menata kursi.

Undangan sehari sebelumnya sudah diedarkan. Para anggota diutus untuk memakai seragam bagi anggota yang lama. Sedangkan anggota baru bebas, rapi dan sopan. Seperti biasa RAT dihadiri oleh kepala desa Mirigambar Bapak H. Nasrudin dan dua perwakilan Pengurus Dinas Koperasi Kabupaten Tulungagung, sebanyak dua orang.

Saya sebagai pimpinan sidang RAT sekaligus menyampaikan beberapa poin penting sebagai sekretaris . Bu Nanim menyampaikan laporan bendahara, Bu Hj. Nur menyampaikan masukan dan evaluasi sebagai pengawas. Lalu ada Bu Hj. Dzurrotin A'yun melaporkan secara general kegiatan dan keuangan secara umum. Bu Azizahtun sebagai pembawa acara pembukaan dan Mbak Jizah sebagai conduktor menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mbak Lusi sebagai dokumentasi.

Di tengah-tengah sidang, sempat saya melawak, semua anggota dan utusan dari dinkop ketawa salah satunya "menjadi anggota harus berani hutang, jika berani hutang, maka harus dan wajib untuk membayarkan angsuran dan menyaur sesuai hukum dan aturan yang tah disepakati" "Jangan Berani Hutang, Bayar Tidak Mau, Dosa Ibu-ibu", semua tertawa. 

Selesai pelaporan, diberikan nasihat dan agar dibuat catatan bahwa "indikasi koperasi tidak sehat, jika belum mampu RAT, tapi kopsyah ini Alhamdulillah setiap tahun rutin RAT, bahkan urutan nomer 2 di kabupaten Tulungagung kategori koperasi syariah". Lalu lucunya kami koperasi wanita syariah tapi anggotanya ada beberapa laki-laki, beliau agak sedikit terkejut. Namun, sebagai pengurus, kami memiliki aturan khusus untuk anggota laki-laki.

Pesan kepala desa Mirigambar, salah satunya beliau bangga dan mendukung penuh berdirinya koperasi wanita syariah ini, mari terus dikembangkan dan dikompakkan. Setelah itu, ditutup dengan doa dan pengambilan foto bersama dan mushofahah. Semoga koperasi ini terus sehat dan terus berjalan dengan baik melayani masyarakat dan untuk masyarakat, terutama untuk anggota. 

Jumat, 20 Januari 2023

Blitar Park Bersama Yatim Mandiri


Bersama santri-santri yatim kurang lebih seratus santri, mengunjungi Blitar Park. Program ini sebetulnya program dari Blitar Park sendiri, bekerjasama dengan Yatim Mandiri Tulungagung. Sehingga, diberikan waktu khusu di hari Jumat sore untuk berkunjung ke sana. 

Alhamdulillah bisa mendampingi anak sanggar Yatim Mandiri kurang lebih empat belas santri. Kami berangkat setelah sholat Jum'at sekitar pukul satu dari sanggar. Bersama-sama menuju titik penjemputan di Kromasan. Kemudian menunggu elf, yang kurang lebih ada tiga elf.

Setelah elf sampai, kami pun menaiki elf warna hijau bersama. Di dalam elf mereka sangat senang, ada yang langsung membuka snack ada yang ngobrol dan selfi. Santri-santri Yatim Mandiri, tidak didampingi oleh orang tuanya, melainkan didampingi oleh gurunya sanggar masing-masing. Dari arah selatan ini ada ada sanggar Mirigambar, Purworejo dan Tegalrejo. Tetapi, setelah sampai di sana ternyata banyak sekali sanggar-sanggar dari arah utara, ada dari Jeli, Ngantru dan sebagainya.

Sebelum masuk di lokasi, semuanya difasilitasi makan. Di lokasi Blitar Park, semua telah di bagi tiketnya dan bebas bermain semua wahana. Wahana pertama gurita, bom bom car, bajak laut, flyingfox, prosotan raksasan pelangi, bebek pancal dan seterusnya. Semua spertinya mereka coba, bahkan ada yang naik dua kali. Sedangkan saya, sebagai pendamping menunggu tas mereka di satu titik, sehingga jika mereka mencari mudah.

Sebelum pulang pun, semuanya juga mendapatkan makan. Di perjalanan pulang, mereka sepertinya memiliki energi yang lebih sehingga tak terlihat sama sekali capeknya. Di elf mereka bercanda dan tertawa sepanjang jalan. Alhamdulillah kita sampai pada titik penjemputan di Kromasan, sekitar pukul delapan malam. Semoga dari perjalanan dan mengunjungi Blitar Park ini memberikan manfaat, menyegarkan serta memberikan semangat yang lebih ketika pembelajaran di sanggar nantinya.

Salam Semangat

Kamis, 19 Januari 2023

Porseni 2023




Pekan olahraga dan seni di tingkat Madrasah Ibtidaiyah tahun 2023 tingkat tiga kecamatan. Diantaranya kecamatan Sumbergempol, Ngunut dan Pucanglaban. Diselenggarakan di tiga tempat cabang seni ada dua tempat yakni, di Mi Hidayatul Mubtadiin Wates dan Mi Podorejo. Sedangkan olahraga di Mi Bendiljati.

Setiap cabang lomba di madrasah memiliki PJ masing-masing. PJ cabang lomba menyanyi adalah Bu Diah, PJ Puisi Bu Shely, PJ melukis dan kaligrafi Bu Ela, PJ pidato tiga bahasa adalah saya. Semua menjalankan latihan, perjuangan dan berproses sesuai tanggung jawabnya.

Memang, semua butuh perjuangan, pengorbanan dan berproses. Di cabang pidato Bahasa Inggris ada ananda Tisya kelas IV, Bahasa Arab ada Habibah kelas V dan Elkia kelas V, Bahasa Indonesia ada Safira kelas IV dan Alfian kelas V. Ketika liburan pun, masih harus masuk untuk latihan. Begitu juga untuk pembinanya, rela waktunya untuk liburan tetap latihan di sela-sela pelajaran dan pembiasaan pun setiap hari tetap latihan.

Hari H adalah kemarin Rabu, 18 Januari 2023 pukul 06.00 semua sudah di sekolah, untuk pemberangkatan, di lepas dengan doa bersama oleh Pak Nur. Pukul 07.00 sudah di lokasi dan mengikuti upacara pembukaan. Upacara pembukaan dihadiri oleh Pak Muhajir Kepala Kankemenag Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya ada Pak Amin, Ibu Hamida  selaku pengawas PPAI Sumbergempol, Ngunut dan Bapak pengawas PPAI kecamatan Pucanglaban. Setelah upacara, baru menuju ke ruangan lomba masing-masing.

Nomer urut setiap lomba, pendampingnya yang mengambilkan sekalian registrasi, diantaranya Tisya nomer urut 17, Habibah nomer urut 13, Elkia nomer urut 3, Alfian nomer urut 5 dan Safira nomer urut 1. Semua masuk, pendampingnya bertugas mendokumentasikannya, menyalurkan konsumsi dan menunggu penuh dengan doa dan harapan.

Sekitar pukul 13.00 semua cabang lomba sudah selesai. Semua peserta kami pulangkan. Sebab, hasilnya akan diumumkan keesokannya. Tetapi, siang hari Alhamdulillah surat edaran resmi pengumuman sudah kami dapatkan. Sukur Alhamdulillah'Ala KulliHal, Habibah mendapatkan juara 1 dan Tisya harapan 1. Kemudian Cabang lomba puisi Nizam harapan 1 dan Jinan Harapan 3. 

Untuk yang belum mendapatkan juara, tidak masalah, sebab sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik. Setidaknya kesempatan dan memberikan suatu pengalaman yang berarti di masa depan. Salam semangat, salam terus berjuang.

Senin, 16 Januari 2023

Memahami Belum Tentu Mengerti




Kadang-kadang kita kurang percaya dengan kamampuan diri sendiri, terhadap suatu hal. Sehingga sering menyuruh orang lain, yang dianggap hasilnya akan jauh lebih baik. Padahal belum tentu sesuai harapan. Baiklah, untuk hal-hal tertentu sebetulnya boleh dan sah saja dilakukan. Namun, untuk hal-hal yang menyangkut akhlak dan situasi kondisi, adat istiadat budaya misalnya di pesantren besar, tentu berbeda.

Tidak semua bisa disamakan dengan lingkungan di luar. Harus memahami, seluk beluk keadaan apalagi berhadapan dengan orang yang sangat kita muliakan. Tawadhu' dengan merasa bahwa kita santri.

"Rumongsoho santrinya Kyai" itu memiliki makna yang dalam. Kalau rumongso atau merasa santri, tentu saja segala tindak tanduknya, akan mencerminkan santri. Bisa menempatkan diri. Menatap mata sang guru saja, benar-benar tidak berani. Rasanya penuh dengan kekurangan dan benar-benar malu. 

Kita harusnya tahu dan lebih bijaksana memahami situasi dan kondisi yang dihadapi. Bukan mementingkan ego, dengan alasan kepentingan diri sendiri. Kemudian, saya sangat unrespeck apabila ada orang yang hanya cari aman. Memiliki ide, kritik, atau saran, namun yang diajukan untuk berbicara adalah temannya. Sebab dia takut ditolak oleh forum. Sehingga, nama dia tetap bersih dan aman. Sesekali, untuk usul yang masuk akal boleh. Namun, ketika yang kepentingan sangat sensitif, sebisa mungkin usul sendiri mengapa.

Memang, seseorang yang memahami belum tentu mengerti di segala aspek. Pekanya hati dan pikiran, belum tentu mengarahkan kepada sesuatu kebaikan. Jika tanpa diiringi dengan niat yang baik. So, "pinter pinterlah nyeleh awak" lebih pintar dalam menempatkan diri. 

Minggu, 15 Januari 2023

Mengambil Foto Seenaknya


Please, leader yang baik seperti apa? Mari guys, untuk sering membaca buku tentang leader and leadership. Jika hanya mengambil foto seenaknya tanpa izin, apakah itu bagian evaluasi, atau hanya ingin mempermalukan orang? Dimana sebetulnya otak anda, dan bagaimana anda sebetulnya berpikir. Anda punya hak untuk mengambil foto. Tapi, kami pun juga punya hak untuk TIDAK MENGIZINKAN !

Leader memang harus memberikan tauladan yang baik, tapi leader juga harus memiliki sikap bijaksana di berbagai persoalan. Tidak hanya, asal mengambil foto yang dari sudut "seolah", sebab akan menimbulkan presvektif dan asumsi yang berbeda. Oh My God,,, sadarkah anda hal demikian sangat merugikan! Maunya mengendalikan orang, agar tunduk dan semua kebijakan nurut di anda? Itu namanya otoriter dong.

Semua ide dan masukan tidak akan tembus. Apakah hal seperti itu adil? Apa sebetulnya yang dibenak anda? Leader yang diterapkan memang haruskah otoriter. Rasanya ingin sekali mengatakan "Yuk, sekolah lagi, biar tambah pengalaman". Agar sadar, tindakannya sangat merugikan. Selain itu, minimal agar tahu tipe-tipe leader dan cara memimpin yang baik. 

Jika hal demikian, orang akan merasa terus tidak nyaman. Apakah memang tujuannya agar tidak nyaman dan yang diharapkan untuk resign. Katanya harus istiqomah. Kok plin plan sih. Kalau ingin mengevaluasi, minimal di forum yang resmi dong, jangan seenaknya menyomot foto. Intinya, hanya mencari salah dari bawahan.

Iya sekarang seperti "bos" apakah hal tersebut abadi? Dan yang menjadi bawahan anda, terus anda remehkan tidak bisa karirnya naik? Oh tidak, ada Allah Maha Tahu. Semua akan diadili Allah di waktu yang tepat, jika anda terus demikian. Semoga kami bisa mengambil hikmah dari kejadian beberapa hari dan sampai hari ini. 

Pantai Sine Dengan Segala Cerita Hari Itu



Berkunjung ke pantai sine bersama-sama. Ke pantai sine bukan hanya semata berkunjung beramai-ramai saja, tujuan utamanya adalah Tahaddus Binikmah untuk mensyukuri nikmat Allah. Melihat kekuasaan Allah, pantai sine yang luas, cemara sewunya dan berbagai warung yang menyediakan berbagai ikan laut segar.

Kita berempat belas dengan membawa tiga mobil. Tanpa rencana panjang, yang ingin berangkat ikut saja. Titik kumpul pun ditentukan secara mendadak. Tapi, Alhamdulillah bisa terealisasi. Kalau berwisata bersama seperti ini, mempererat silaturrohim, sejenak menghilangkan beban dan tugas berat melepas penat segala beban pekerjaan.

Garis besarnya, berwisata hak siapa saja. Mengapa, masih ada yang mencurigai segala yang kita lakukan. Toh, uang yang digunakan uang pribadi masing-masing. Apapun opini segilintir dari mereka, anggap saja mereka iri. Iri belum bisa ikut, merangkul dan membuat nyaman teman-teman.

Cerita ketika sesampai di pantai sine, kami berfoto bersama-sama. Menikmati semua pemandangan dan sekitar di cemaranya. Lalu, salah satu dari kita mencari warung yang enak dan sesuai kantong. Ikan laut yang dibakar dengan sambelnya yang istimewa. Sedangkan sebagian dari kami bermain pasir, bandulan dan makan jajan yang kita bawa dari rumah.

Perlu diketahui yang berkunjung di pantai sine, tidak hanya kita. Ternyata banyak yang berseragam sama dan berombongan. Sedangkan saya ke pantai, tanpa berganti kostum dari acara resmi, sehingga saya pakai gamis. Namun, tidak mengurangi happy kita semua. Terima kasih semuanya teman-teman untuk hari ini. Alhamdulillaj semoga kita semakin kompak. Mari terus berlanjut, diagendakan untuk selanjutnya berwisata kemana. 

No rewel-rewel lak rewel mboten usah di ajak.

Sabtu, 14 Januari 2023

Harapan Tiga Puisi Tisya



Cabang puisi, akhirnya mendapatkan juara harapan tiga di DAFA COMPETITION. Nomor urut penampilan yang kedua, Alhamdulillah syukur yang tiada terkira. Gusti Allah memberikan yang terbaik, dengan segala persiapannya.

Ananda Tisya dari kelas IV, selalu memberikan tampilan yang totalitas dan maksimal. Power, artikulasi dan ekspresinya selalu mudah untuk diarahkan. Sering saya menasihatinya, ketika latihan dan matanya menunjukkan tanda seperti "lelah" dan sedikit berkaca-kaca menahan tangis, saya mengatakan bahwa "menjadi juara itu memang tidak mudah, tapi kita harus berjuang semaksimal mungkin untuk mendapat predikat juara".

Saya menyadari, ketika mencetak generasi yang kuat mental dengan berbagai pengalaman juga tidak mudah. Kadang-kadang saya juga tegas kepada mereka. Seperti hari ini mendapatkan juara harapan tiga, cukup membanggakan. Dan rasa bangga tersebut, kita tunjukkan dengan segala apresiasi kepada anak didik kita. Jangan cepat puas, dengan apa yang kita dapatkan hari ini. 

Harus tetap semangat, mengevaluasi dan introspeksi agar kita tetap tawadu'. Hari ini cukup mencengangkan sebab banyak dari lembaga lain perwakilan yang dikirim hampir setiap lomba ada. Sedangkan Tisya adalah satu-satunya perwakilan dari sekolahnya. Ah,,, rasanya terharu. Pengalaman pertama bagi Tisya di cabang lomba puisi, sebab dia biasanya di bidang lomba pidato Bahasa Inggris.

Menjadi juara perlu mental kuat, disiplin dan semangat. Semangat dari orang tua, guru dan diri sendiri. Minimal menanamkan bahwa "saya bisa, saya juara". Di iringi dengan semangat berlatih yang tinggi. Intinya, jika memang mau juara, jika latihan jangan malas, suka berkecil hati dan tersinggung jika diberi masukan. Hal-hal seperti demikian, akan membuat sukar jalan untuk berkompetisi.

So Happy and Proud And Big Thanks to Tisya. Ayo, semua pasti bisa dan kalian pantas menjadi juara. Optimis, percaya diri to be Winner next competition.

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...