Rabu, 05 April 2023

Sahur= Sarapan Husus Ramadhan


Sahur merupakan Sarapan Khusus Ramadhan, banyak sekali nilai-nilai kebaikan. Sebagian dari kita kadang kurang menyadari nilai sahur, tujuan sahur dan hikmahnya. Sehingga ketika harusnya bangun, kita memilih tidur. Atau dibalik sebelum tidur makan yang banyak, sebab terencana untuk tidak melaksanakan sahur alias tidur sampai subuh.

Mengapa harus sahur? Dalam sahur kita akan bangun di sepertiga malam, sehingga memancing kita untuk bisa sholat malam. Bisa sholat malam dulu, lalu sahur atau dibalik sahur dulu baru sholat tahajud. Bisa diisi dengan tadarus Al Quran sinambi menunggu adzan subuh untuk berjamaah.

Apakah selesai subuh harus tidur, hadits Nabi menjelaskan kita tidak dianjurkan untuk tidur setelah subuh, sebab akan membuat kita faqir. Nah ini sebagai pengingat, bahwa kita sebaiknya tidak tidur setelah subuh. Lakukan aktivitas seperti menyapu, mencuci baju atau piring, beberes rumah, bahkan mutola'ah. 

Rasanya memang berat tapi harus dipaksa. Seperti halnya aktivitas di pesantren di bulan Ramadhan itu sangat padat. Kita harus sabar untuk menjalaninya dan melaksanakannya. Toh, bulan ini istimewa hanya setiap setahun sekali menemuinya. Sahur pun juga demikian haru rela bangun dini hari juga harus sabar. Peran yang dobel seperti ibu juga harus sabar, menghangatkan makanan, menyeduh teh, menyiapkan dan membangunkan anggota keluarga. Nikmat yang luar biasa.

Jika berbuka puasa harus menyegerakan, jika sahur semakin mendekati imsak atau terakhir semakin baik. Makan sahur juga menghantarkan kepada keberkahan. Memang bukan kewajiban sahur, tapi hendaknya dikerjakan. Sekalipun hanya meneguk air. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim Rasulullah bersabda perbedaan puasa kita dengan ahli kitab adalah terletak pada sahur. Jika ahli kitab tidak sahur. Oleh sebab itu, niatkan segala yang kita lakukan untuk ibadah mengharap ridho Allah, lebih-lebih di bulan Ramadhan.

Semoga di malam enam belas ini kita semkin kencang dalam ibadahnya. Menjadi Ramadhan yang lebih bermakna dan menjadikan segalanya lebih baik. Tidak perlu menye-menye sibuk mencari penilaian dan pengakuan orang. Cukupkan segalanya hanya ibadah. Semangat berbuka puasa dan jangan lupa sahur. 

Selasa, 04 April 2023

Buas Demi Puas




Semakin Kesini

Semakin Terlihat Trengginas

Semakin Lama 

Semakin Sangat Buas


Gigi Taring

Mata Melorok 

Menyiul Setiap Pagi

Menjadi Pagar Besi


Sangat Pintar Mengoreksi

Tanpa Melihat Latar Diri

Aduhai Konon Tahta  Putri

Tunjukkan Asli Dibalik Diri


Bukan Namanya Kebijakan

Jika Diputuskan Sendiri

Seakan Menguntungkan Anak Emas 

Agar Bisa Membuat Puas


Bangkai Busuk Tak Terlihat

Terbungkus Plastik Rapi

Jangan Relakan Diri Terbodohi

Hanya Demi Kepentingan Pribadi


Kau Akan Mati

Jangan Bermimpi Untuk Abadi

Kau Akan Busuk Dan Basi

Dasar Tikus Berdasi

Minggu, 02 April 2023

Gengsi





Bukan Malu Bukan Tidak Mau

Mencegah Untuk Melakukan

Menahan Untuk Memendam

Bungkam Menjadi Jalan


Hanya Rahasia Tertahan

Hanya Menjadi Angan

Dan Menghiasi Setiap Impian

Makan Dan Telan Gengsi Di Badan


Meninggikan Keinginan Tak Meminta

Menghindari Rasa Tak Ingin Bertanya

Sampai Kapan Rasa Itu Berada

Bukan Solusi Jika Hanya Menerka

Selayaknya



Hari Semakin  Terus Mencari

Waktu Telah Berlari

Entah Kemana Akan Berhenti


Hanya Sekejap Dalam Menanti

Hingga Tidak Mengerti

Makna Terdalam Dari Menghargai


Merindu Tak Terujung

Suka Yang Tak Terukur

Apakah Hanya Kepalsuan Menjadi Ujung


Menikmati Kekecewaan

Membebaskan Berpetualang Ke Awan

Membiarkan Sampai Tujuan


Tapi Bukan Merelakan

Meski Tak Bisa Menggenggam

Hanya Memberi Waktu Luang

11 Ramadhan Mengenang Sayyidah Khadijah

 



Sayyidah Khadijah, istri Kanjeng Nabi Muhammad Saw yang luar biasa sosoknya. Bagaimana beliau yang sangat dermawan seluruh hartanya diperjuangkan untuk Allah. Menjadi sosok istri dan ibu yang sangat luar biasa.

Beliau yang setia selalu mendampingi Rasulullah apapun kondisi yang dihadapi Rasul. Bagaimana respon ketika Rasul mendapat wahyu pertama. Bagaimana Sayyidah Khadijah berjuang mengirim makanan ketika Rasul 'uzlah di gua Hira bersama Abu Bakar.

Ketika menjelang wafatnya, Sayyidah Khadijah yang luar biasa tersebut, masih memiliki rasa malu kepada Rasul. Sehingga ketika ajalnya sudah mendekat beliau memanggil putrinya Fatimah, untuk memintakan sebuah surban Rasul untuk menjadi kain kafannya. 

Rasullullah telah mengatakan bahwa Allah mengirimkan salam kepada Khadijah dan menyiapkan tempat terbaik kepadanya yakni surga. Selain itu, Khadijah sebelumnya juga meminta maaf kepada Rasul, jika sebagai istri kurang berbakti. Rasul pun menjawab "jauh dari kata itu, segala harta yang kau punyai, kau perjuangkan untuk Allah"

Kisah diatas memberikan hikmah, bahwa menjadi wanita sekaligus istri serta ibu adalah kunci dalam rumah tangga. Ketaatan kepada suami akan selalu menghantarkan kepada keberkahan. Dan harta bukanlah segalanya yang kekal. Harta akan membawa kepada keberkahan dan nilai ibadah bila digunakan dijalan Allah.

Selanjutnya sebagai bahan renungan, bahwa beliau Siti Khodijah saja malu terhadap kanjeng Nabi. Pertanyaannya bagaimana kita yang umatnya mengaku cinta, tapi tak pernah bersholawat padanya. Sehingga mari terus menjadi umat yang selalu ingat pada Allah dan terus bershokawat pada Rasul, mengaharap syafaatnya kelak di akhirat. 

Sabtu, 01 April 2023

Mawar Kering




Rahasia Bisikan Kenangan

Tenggelam Terbongkar

Kembali Tayang Dalam Pikiran

Susun Kembali Ingatan


Mawar Kering Menjadi Tanda

Sayatan Rasa Sakit Menahan

Menyadarkan Di Waktu Itu

Bukan Cinta Saja Menjadi Harapan


Tidak Berguna Hanya Berdiam

Cukupi Untuk Belajar

Sudahi Untuk Lebih Pintar

Agar Kenangan Tak Semakin Kurang Ajar

Parang Kata




Puisi Yang Aku Ciptakan

Hanya Bagian Lukisan Perasaan

Bukan Untuk Menjadi Candaan


Jangan Hanya Membuatku Mencari

Meski Hanya Seujung Jemari

Dan Bukan Hanya Sekedar Menggemari


Parang Kata Menganga Di Hati

Membara Layaknya Api

Bukan Sebatas Angan Di Hati


Kadang Sulit Sekali Di Fahami

Mengapa Harus Mencari Dan Menanti

Jika Kehadirannya Hanya Bermain Hati

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...