Jumat, 12 Mei 2023

Kini Aku Belajar Dari Mereka


Celoteh-celoteh lugunya kadang memang menggemaskan. Mereka tidak bisa bohong dengan segala keadaan yang telah tertangkap mata olehnya. Benar saja, mereka adalah seorang anak.

Apapun yang mereka tanyakan seakan harus dapat jawaban. Jawaban yang nyata bukan sebuah imajinasi yang penuh keabstrakan. Kadang juga membuat kesal, ketika diberi nasihat malah melemparkan senyum tanpa rasa penyesalan.

Ada sentilan dari mereka ketika proses pembelajaran 

"Bu, mengapa Bu guru dan Pak guru harus membawa Hp?" 

Kemudian dari mereka bertanya kembali "Bu, mengapa Bu guru harus, berkacamata?" Belum sempat menjawab ada yang jawab dengan penuh kepolosan.

"Kan, bu guru biar bisa bergaya, agar lebih cantik memakai kacamata"

"Bawa hp biar bisa buat selfi ya Bu"

Saya pun awalnya melempar senyum dan menahan, menata kalimat bagaimana jawaban saya bisa diterima utamanya tidak mengeluarkan suara identik saya. 

"Nah, begini anak-anak" (sambil menghela nafas)

"Hp itu bukan sekedar alat untuk bermain, lihat dulu siapa yang memiliki, kalau yang memiliki Bu guru, tentu banyak keperluannya. Tidak hanya untuk berfoto, misalnya pesan penting, buku-buku, catatan penting bahkan tugas-tugas Bu guru"

"Lha Bu guru, kok tidak punya aplikasi game. Game itu keren lo bu. Game itu juga mikir lo bu"

(Dalam hati, nak, bu guru juga mikir bahkan hal-hal yang belum waktunya sudah di pikir dan lebih banyak) dan setelah itu menjawab.

"Setiap orang hidup semua mikir, tapi ya tidak melulu game dan selfi yang dipikir" sinambi membuka buku pelajaran dan mengembalikan fokus mereka.

Dari peristiwa itu, minimal saya menjadi tahu bahwa mereka merekam gurunya apapun yang telah dilakukan. Selanjutnya mengetahui bagaimana Hp itu memiliki tingkat kepentingan yang berbeda pada setiap orang, termasuk seperti mereka yang masih duduk di sekolah dasar.

Kamis, 11 Mei 2023

Puisi Adalah Misteri




Jika Puisi Adalah Misteri

Merindu Berkali Kali Bagai Duri

Jangan Hanya Janji


Seperti Waktu Pertama Kali

Disela-sela Keributan Telah Bersemi

Seperti Bunga Mawar Yang Terus Mekar


Jika Puisi Adalah Kode

Bukan Untuk Menyembunyikan

Sebuah Kejujuran Perasaaan


Meski Kegelisahan Serta Penasaran

Semakin Lama Semakin Besar

Bukan Tak Mungkin Telah Diselimuti

Oleh Besarnya Cemburu Hati

Selasa, 09 Mei 2023

Seni Merindu




Memejamkan Mata

Disitulah Ada Kamu

Diam Dalam Benak Hati

Disitulah Dibangun Merindu


Ngopi Yang Kuseduh Berkali Kali

Masih Tentang Seni Merindu

Yang Di Sana Ada Namamu

Sampai Nanti Pertemuan Terjadi


Memang Rindu

Tak Akan Pernah Tahu

Mengapa Kepada Kamu

Semoga Kamu Pun Begitu

Padahal Aku Sangat Tahu

Bahwa Aku Bukan Satu-Satunya Duniamu

Minggu, 07 Mei 2023

Penikmat




Ingin Sekali Kuungkapkan

Ku Luapkan Segala Isi Curahan Hati

Namun Aku Hanya Penikmat


Ingin Sekali Kuterbuka

Tak Ingin Ada Yang Rahasia

Namun Aku Hanya Penikmat


Batasan Antara Aku Dan Kamu

Tembok Besar Tebal Menjadi Sekat

Sampai Kapan Aku Terdiam Menahan


Hanya Melihat

Sekedar Tepuk Tangan

Dan Melempar Seyum Bangga

Jumat, 05 Mei 2023

Mengabadi


Canggung Sungkan

Sampai Pada Terdiam

Dan Tiba-Tiba Menghilang

Senyum Dan Harumnya Terpatri

Seperti Mengabadi Di Hati

Layaknya Harumnya Pinki

Arsya Tak Hilang

Hanya Terbang Berpetualang

Akhirnya Terpaksa Berkabar

Bukan Untuk Pulang

Jelaskan Dengan Gamblang

Apa Arti Keberadaan dan Kehilangan

Belajar Untuk "Tidak"


Perubahan adalah sikap yang tidak sama dan itu biasa pada manusia. Hati pada manusia yang tak tentu juga sudah hal biasa. Manusia yang waras adalah akan memaklumi atas segala perubahan itu. Baik perubahan dekat menjadi jauh, luar biasa menjadi biasa, yang baik ke buruk atau sebaliknya. Tak usah ribet dengan perubahan.

Jangan gila hormat, apa-apa minta diundang apa-apa minta harus permisi dan izin. Sebelum itu pintar-pintar untuk melihat dulu konteksnya. Kalau menjunjung tinggi sebuah senioritas juga harus bisa menempatkan diri. Kadang kala jika terlalu gila hormat, jatuhnya akan sebaliknya. Tidak akan pernah dihormati. Gila hormat dan saling menghormati dua hal yang sangat berbeda.

Belajar untuk cuek, apapun penilaian orang.  Cuek kadang sulit untuk sebagian orang. Sebab, tidak semua siap dengan penilaian yang kurang baik. Yang perlu disadari adalah kita harus open mind untuk menerima kritik, nasihat serta saran. Hindari untuk bermuka banyak, hanya ingin dianggap baik oleh semua orang. Muka banyak itu sangat melelahkan, bayangkan ketidak konsistenan dalam bersikap.

Kadang menjawab "tidak" untuk mempertegas untuk menolak atau bahkan belum percaya diri atau belum mampu untuk menjalankannya. Kadang menjawab "ya" tentu akan ada resikonya salah satunya adalah komentar. Komentar yang lahir bisa baik atau bahkan sebaliknya. Kadang orang komentar hanya pintar bicara saja, tanpa disadari belum tentu bisa menjalankannya. 

Kembali lagi, kita harus pintar dalam menempatkan diri, berhadapan dengan siapa, berbicara dengan siapa dan utamanya tahu diri kita. Jeleknya bahkan kekurangan diri sendiri harus betul-betul dipahami. Jangan memaksa orang untuk mengerti diri kita, belajar untuk mengerti orang lain. Kalau belum mampu tinggal jawab dengan jujur jangan terlalu memaksakan sehingga akhirnya lelah sendiri.

Kamis, 04 Mei 2023

Pelatihan Kurikulum Merdeka


Jika perasaan sulit jika didahulukan akan menjadi hantu yang justru membuat kita tak pernah melangkah ke depan. Mengikuti pelatihan meskipun sudah beberapa kali, tetap harus seperti gelas kosong sehingga menikmati proses jalannya pelatihan. Diadakannya diklat kurikulum merdeka selama dua hari Selasa dan Rabu tanggal 3 dan 4 Mei 2023, sebagai guru semakin faham dan cara penerapannya. Minimal tidak di anggap sulit dan ribet.

Kurikulum merdeka membuat guru lebih merdeka dalam menentukan tujuan pembelajaran. Tetapi, sisi lemahnya sebagian besar guru, tujuan pembelajaran kurang disesuaikan dengan kondisi siswa atau lingkungan. Bahkan hanya terima jadi dari buku yang ada. Memang, itu bagian fakta.

Kurikulum merdeka membuat kita faham akan capaian pembelajaran yang akan leboh diuraikan pada tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bisa dibuat dengan sangat banyak, mana kala kita faham dengan kata kerja operasional dari capaian pembelajaran. Setelah pembuatan tujuan pembelajaran kita akan membuat alur pembelajaran.

Sebetulnya kurikulum merdeka tidak akan jauh berbeda dengan kurikulum 2013, beberapa hal saja disajikan dengan istilah dirubah. Pelatihan ini menyadarkan bagaimana sebagai guru itu, apapun istilahnya kurikulum, harus sangat kritis dan mau membaca kelebihan serta kekurangan setiap kurikulum. Sehingga jika ada perubahan entah sebab apa, tetap siap dalam melaksanakan sistem pembelajarannya ketika di lapangan.

Pada pelatihan kurikulum merdeka ini diharapkan pesertanya selain faham secara teori dan penerapan juga dalam faham pada penilaiannya serta bentuk evaluasinya. Jika dalam pelatihan ini bingung serta pusing, pemateri menyampaikan itu artinya ada proses memahami dan artinya waras.

Semoga pelatihan ini bermanfaat dan semua peserta juga akan melaksanakannya dengan baik. Setidaknya memahami apa itu elemen, sub elemen, P5, dimensi, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran. Lalu perbedaan KKM dan KKTP serta lahirnya keduanya. 

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...