Kamis, 13 Januari 2022

Jalan Sore

Di sore hari tanpa terencana, saya ikut suami. Entah keman tujuannya, saya nurut saja. Beliau dulu alumni SMK Negeri 1 Blitar, jadi beliau sangat faham jalan di kota Blitar. Langsung pergilah ke kota Blitar.

Sebenarnya sudah berkali-kali ke kota ini. Namun, saya tak begitu faham nama jalan dan jalur-jalur. Kalau ngikut beliau, tinggal jadi penumpang melihat sana sini pemandangan kota. Tempat kuliner pun ngikut, intinya minta makanan yang berkuah dan pedas serta tempatnya recommended yang paling baku yakni bersih. Setelah muter dan sempat mampir ke toko tujuan, saya di ajak ke Kebun Rojo Blitar. 

Kebun Rojo Blitar ini, kalau sekilas seperti taman kota, kalau di Tulungagung seperti hutan kota. Saya juga tidak masuk, namun ada banyak jajanan di pinggir pintu masuk. Seperti cilot, es degan, es buah, batagor, somay, rujak buah dan camilan-camilan kecil.

Setelah itu, parkir di luar, dan saya berjalan mengelilingi jajanan tersebut. Dan pilihanku jatuh di es degan, dan rujak buah. Harganya pun tidak mahal. Es degan satu porsi lima ribu rupiah, rujak buah seporsi sepuluh ribu rupiah.

Es degannya unik sekali, seumur-umur saya tidak pernah minum es degan dengan campuran perasan jeruk nipis. Ini es degan diberikan perasan jeruk nipis. Sebenarnya tujuannya atau manfaatnya apa juga tidak tahu. Rasanya pun menurutku aneh. Tapi cukup melegakan rasa haus kali itu.

Di tempat ini juga banyak muda mudi yang berkumpul berfoto, bercengkrama sambil makan jajanan. Banyak juga di temui ibu-ibu muda bersama balitanya sekedar jalan-jalan dan berfoto. Alhamdulillah hari ini bisa melepas penat dengan melihat banyaknya tumbuhan hijau dan pohon-pohon besar di Blitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...