Hawa dan Amira dua anak yang masih duduk di kelas satu. Kecil-kecil cabe rawit. Hawa dan Amira menjadi salah satu contoh bagaimana anak seumuran dia mampu menghafalkan Al-Qur'an dengan baik. Hampir satu tahun saya bersama mereka untuk belajar menghafalkan Al-Qur'an. Alhamdulillah dalam satu tahun itu progresnya sangat baik. Dua anak ini sudah mendapat empat juz hafalannya.
Awalnya di kelompok tahfidz saya, hanya sekitar lima anak. Karena tahun ajaran baru, pasti ada perombakan dan akhirnya ketambahan dua siswa ini Hawa dan Amira. Kelas satu biasanya melancarkan di juz tiga puluh. Namun, dua anak ini cukup cepat menghafalkannya dan sudah bisa membaca. Sebab menghafalkan Qur'an kalau tidak bisa membaca itu kesusahan. Meski ada metode yang menafikan hal tersebut, misalnya hanya bermodal mendengarkan.
Tujuh anak yang saya dampingi di program tahfidz di lembaga ini, saya sangat mengacungi jempol. Ada empat anak dari kelas dua, Aniqoh, Atika, Alya, Vallen dan satu anak kelas empat Nabila. Mereka sudah disiplinnya luar biasa. Saya terlambat lima menit saja, mereka sudah mulai nderes atau murojaah di hafalan yang sebelumnya. Misalnya nderes/murojaan di juz tiga puluh, juz satu atau juz dua. Kemudian ada satu anak yang membuka Qur'annya dengan tujuan jika ada yang kurang tepat.
Tahfidz di lembaga kami bukan ekstrakulikuler, namun tahfidz adalah intrakulikuler yang merupakan program unggulan dan wajib diikuti semuanya. Baik gurunya maupun siswanya. Gurunya pun, juga ada hari untuk setoran hafalan minimal seminggu sekali. Kemudian, lulusan di Madrasah minimal mempunyai hafalan sebanyak enam juz. Faktanya berkata lain, di lulusan pertama Alhamdulillah sudah ada yang mencapai sepuluh juz. Kemudian di lulusan kedua sebelas juz. Dan angkatan ketiga tahun semoga sudah ada yang mencapai lima belas juz.
Bukan hanya branding lembaga tahfidz tapi ini memang sesuai di lapangan, semua siswa di sini mampu menghafalkan Qur'an. Meskipun madrasah ini masih tergolong baru, kami selalu optimis dan mengoptimalkan segala potensi yang ada. Tentu, tidak bekerja sendiri, melainkan dengan selalu kompak dan bersama-sama mewujudkan generasi unggul secara prestasi akademik dan Qur'ani.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar