Sabtu, 16 April 2022

Aktif Atau Pasif Tetap Salah?




Bukan hal yang mudah membangun sebuah rasa senang dan semangat dalam berbagai hal. Sepertinya dengan urusan satu ini harus berdarah-darah untuk membangun semangat dan berusaha menyukainya mesti harus terluka. Duh... bahasaku seperti anak yang kasmaran saja.

Gerak cepat dengan harapan menjadi acara dan kenyataan yang berkesan dan bagus. Meminimalisir kekurangan dengan banyak tim yang solid serta komitment yang sangat loyal demi kelancaran sebuah hajat bersama. Belajar dari pengalaman sebelumnya, tanpa harus saling membebani dan melempar tugas.

Menjadi pemeran aktif serta banyak ide dan inovatif seakan salah. Bukan karena sok pintar dan banyak pengalaman. Hanya saja memberikan sebuah gambaran atau konsep yang baru. Namun, tetap saja seakan berbicara dengan batu. Kuat mental, anggap saja konsep baru tak sampai di pikirannya.

Anehnya, menjadi pasif dan diam pun juga sangat sangat salah. Dinilai tidak peduli dengan segala yang terjadi. Ujung-ujungnya ruwet dan ribet. Masa bodoh dengan yang terjadi juga amat anehnya. Jika memang mau demikian, berarti ego yang kita miliki bisa jadi sangat besar.

Lalu, apa jalan keluarnya, aktif mau pasif pun tetap salah. Jangan ambil pusing, jangan ambil repot. Cukup menjadi diri sendiri dalam segala hal. Bijaksana melihat segala peristiwa. Sebab itulah manusia kita berbuat baik pun kadang tetap dinilai salah. Apalagi berbuat salah makin menjadi-jadi penilaiannya. Intinya jangan lelah menjadi orang pintar, cerdas, bijaksana, inovatif, visiator terus belajar dan belajar update dengan segala informasi and don't forget profesional. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...