Dalam rangka Hari Guru Nasional tahun 2022 Direktorat GTK Madrasah Kementrian Agama RI menyelenggarakan Guru Madrasah Menulis. Informasi tersebut saya dapatkan melalui Bapak Prof. Dr. Ngainun Naim, M.HI yang beliau share di salah satu grup yakni Ma'arif Menulis. Selain itu, saya juga mendapatkan informasi dari salah satu story teman dosen Bu Ana STAI MAS. Link pendaftaran yang ada langsung saya cek beberapa persyaratan mulai saya kumpulkan untuk persiapan. Utamanya adalah artikel sesuai tema.
Penulis bisa memilih salah satu tema yang disediakan. Ada sepuluh tema yang diangkat diantaranya:
1. Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah
2. Transformasi Pendidikan Islam
3. Pendidikan Vokasi Pada Madrasah
4. Reformasi pendidikan Islam
5. Pendidikan Islam Secara Umum
6. Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam
7. Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Lokal
8. Penelitian Tindakan Kelas
9. Pengembangan Pembelajaran
10. Pengembangan Profesi Pendidik
Sepuluh tema itu, awalnya saya memilih tema ke tujuh, namun setelah saya membuat kerangka pikiran, masih terlihat ruwet dan referensi yang saya kumpulkan belum terlalu kuat. Kemudian saya urungkan pilihan ke tujuh. Dan jatuh pilihan ke tema sembilan, yakni pengembangan pembelajaran. Di pengembangan pembelajaran, saya rasa lebih mudah sebab saya melakukannya di lapangan. Menurut saya di pengembangan pembelajaran juga lebih mudah menemukan referensi. Ketika di tugas akhir kuliah skripsi dan tesis pun saya mengambil penelitian pengembangan. Sehingga beberapa buku serta jurnal penguat bisa diambil untuk menambahkan, jika konteksnya berkesinambungan.
Perbedaan dengan penelitian dan artikel yang saya buat kali ini adalah, pengembangan pembelajaran lebih membahas proses serta langkah pembelajaran sampai menghasilkan sebuah produk berupa buku. Sedangkan di skripsi dan tesis saya lebih condong pada pengembangan bahan ajar atau media pembelajaran.
Perbedaan kedua pada artikel tersebut, saya mengambil Bahasa Indonesia materi tentang puisi di kelas empat. Pada materi puisi siswa diharapkan tidak hanya bisa membaca, memahami ciri atau struktur puisi. Melainkan mereka bisa menciptakan puisi melalui kegiatan literasi. Dimana kegiatan literasi di Madrasah belum terlalu dibiasakan bahkan nyaris tidak ada. Disinilah letak pengembangan pembelajaran yang saya lakukan kemudian saya tulis. Sedangkan, pada skripsi dan tesis, saya mengembangkan di materi sains dan Al Qur'an. Untuk kelas sama yakni di kelas empat.
Setelah menulis, dan tulisan jadi, sempat tidak percaya diri. Saya meminta suami untuk membacanya serta memberikan masukan, kritik dan jika ada typo dalam penulisan. Bismillahirrohmanirohim meskipun ditanggal yang terakhir batas pengirimannya, tetap saya kirim. Setelah saya cek, foto buku hasil dari pengembangan pembelajaran tersebut belum saya cantumkan. Namun, tidak terlalu menjadi masalah. Menjadi masalah jika sampai tanggal terakhir pengiriman tulisan belum jadi. Jadi, tetap semangat menulis.

Tetap semangat. Kesempatan sudah diambil. Dua manfaat: kemungkinan menang atau pengalaman. Keduanya sangat mahal.
BalasHapusNggeh prof, pangestunipun kulo suwun,
Hapussemoga juara lagi bu Filza...
BalasHapusKarena sudah mengirim tulisan.. bagi kami yg tdk sempat menulis panjngan sampun juara.
Amin terimakasih pak nur Pangestunipun senantiasa kulo suwun
Hapus