Kamis, 24 November 2022

Upacara Hari Guru Nasional 2022







Alhamdulilah di Hari Guru Nasional (HGN) 2022, Jumat 25 November pagi ini, bisa melaksanakan upacara dengan lancar dan cukup baik. Tiga hari berturut-turut untuk latihan. Tapi masih banyak yang harus dibenahi. Semua petugasnya adalah Bapak dan Ibu Guru di lembaga. Kami sangat kompak, menggunakan seragam putih hitam untuk Bapak-Bapak sedangkan untuk Ibu-Ibu menggunakan kerudung nuansa pink salem.

Petugas upacaranya, diantaranya:

Protokol : Bu Filza

UUD 1945: Bu Azizah

Doa : Pak Bashori

Pemimpin Upacara: Pak Edi

Pembina Upacara: Pak Nur

Dirigen: Bu Shely

Pengibar Bendera: Bu Diah, Bu Ela, Bu Hanif

Dokumentasi: Bu Ulva dan Pak Rohmat

Semua guru Tahfidz, Madin, formal dan murid dari paud, RA, Mi, Mts mengikuti upacara tersebut. Ditengah-tengah anak-anak sedikit kurang disiplin dan sempat umek karena kepanasan, sebab di amanat pembina upacara, cukup lama waktu untuk menyampaikan pesan. Petugas upacara pun juga demikian, bahkan tim paduan suara di lagu terakhir kurang semangat, sebab kepanasan. Lalu standmic juga tidak ada, katanya dipinjam oleh orang entah kemana belum dikemblikan, penghormatan juga sempat lama sebab salah paham, pembina tidak segera menurunkan tangannya, sehingga pemimpin juga belum bilang "grak", pembaca puisi juga kurang keras dan tidak sesuai latihan.  Hal itu bagian dari evaluasi di upacara saja. 

Kemudin dilanjutkan mushofahah dan foto bersama. Selanjutnya sholat dhuha dan tasyakuran perkelas dengan wali kelas masing-masing. Saya cukup terkejut, kelas IV ternyata sangat kompak. Kondisi kelas tanpa sepengetahuan saya, telah mereka hias sedemikian rupa. Lalu banyak kado, yang sebetulnya hanya bentuk simbolis sebagai tanda terima kasih mereka. Ah.... justru hal tersebut membuat haru biru hati ini. Sebab saya merasa, menjadi guru untuk mereka, masih banyak kekurangannya.

Saya sungguh mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang terlibat untuk HGN 2022 kali ini. Terutama siswa-siswi dan wali murid, yang sudah kompak untuk memeriahkannya. 

HGN 2022 harus dimaknai dengan rasa syukur dan terus berbenah demi kemajuan untuk anak bangsa. Profesi guru, tidak seperti profesi yang lain. Nilai-nilai keprofesionalan dalam mendidik dan mengajar harus dikedepankan. Utamanya kedisiplinan. Guru juga menjadi pemimpin serta teladan bagi muridnya. Sehingga, sebagai guru harus mawas diri.

Mari saling mendoakan siswa mendoakan gurunya, gurunya juga mendoakan siswanya dan walinya bekerja sama dengan kompak, untuk mendidik putra putrinya. Sekali lagi "Selamat Hari Guru" untuk semu guruku, terima kasih dan salam ta'dzim kepada beliau semuanya. Saya mustahil bisa berdiri seperti sekarang ini, jika tanpa doa guru. Semoga selalu dalam lindungan Allah dan diberikan umur panjang barokah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...