Minggu, 04 Desember 2022

Menahan Marah Berujung Doa Untuk Ikhlas



Saya benar-benar marah, seakan kebencian itu memuncak. Melihat wajahnya saja tidak sudi. Mereka yang hanya janji palsu. Busuk benar mulutnya. Seketika itu terdiam, dan merenung, siapa yang membuat dan menciptakan kemarahan ini? Wajar apa tidak sebagai manusia biasa saya marah yang seperti ini? 

Saya hanya diam di pojok keramaian. Dan hanya melihat dengan sorot yang marah kepada manusia congkak itu, berlalu lalang di hadapanku, kadang berhenti sambil berkata ngalor ngidul yang tidak penting. Demi hanya menutupi kebohongan dan kedzalimannya. 

Saya teringat kembali, di tasku ada kotak kecil, langsung ku ambil didalamnya yang ada tasbih digitalku. Lagi-lagi saya diam dan hanya bisa mbatin di hati. Kalimat tayyibah segala hal yang saya pelajari, semua saya lantunkan, demi menahan kemarahan ini. Dan dijauhkan kepada mereka yang dzalim.

Menahan keburukan agar tidak terjadi sangatlah perlu perjuangan. Hanya air mata keluar ujung-ujungnya. Seakan ingin sekali dunia mempermalukan dia bahkan menelannya. Agar mereka sadar, bahwa yang dilakukannya sungguh keji. Tahan dan mengambil nafas yang panjang dan melepaskannya membuat sedikit lega. Setelahnya cukup di dalam hati dan terus berkata "ikhlas Ya Rabb".

Sudah serahkan kepada Allah yang terbaik. Allah adalah hakim terbaik, Maha SegalaNya. Maha Adil atas segala perbuatan manusia. Mungkin tidak di dunia balasannya secara kasap mata. Di akhirat kita tidak ada yang tahu. Cukup menjadi pembelajaran bahwa segalanya harus dipikir sebelum bertindak. Apalagi tentang segala yang keluar dari lisan. Jangan hanya janji busuk, lalu diingkari menganggap manusia lain lupa bahkan tak peduli. Oh tidak! Dan Jangan salah, kita semua masih sadar dan melihatnya secara langsung. Lanjutkan saja kedzaliman dan kejahatanmu kepada orang lain. Allah Tidak Tidur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...