Senin, 13 Februari 2023
kegiatan gathering family dengan kampus. Kegiatan gethering merupakan kali
pertama STAI MAS mengadakan, hal ini bukan tak beralasan, sebab STAI MAS memang
masih terhitung kampus baru. Oleh karena itu kegiatan gathering semacam ini
sangat perlu dilakukan untuk silaturrohim dan perkenalan.
Silaturrohim yang terjalin
tidak hanya antar dosen dan keluarga melainkan dengan para pengasuh pondok
pesantren Ngunut. Beliau-beliau juga ikut dengan keluarganya masing-masing.
Alhamdulillah saya sangat bersyukur ditakdirkan oleh Allah menjadi keluarga
besar STAI MAS Pondok Pesantren Ngunut. Berkumpul dengan orang-orang sholeh dan
ahli ilmu. Dan berharap semoga mendapatkan ilmu dalam setiap majlis dan
pengalaman yang barokah atas semua doa pangestu beliau-beliau.
Kegiatan gathering family
bertempat di pasir putih Treanggalek. Ada dua bus besar yang kapasitas
masing-masing kurang lebih lima puluh ke enam puluh orang. Sebelum berangkat, kami
semua berziaroh ke maqbaroh K.H Muhammad Ali Shodiq Uman yakni beliau pendiri Pondok
Pesantren Ngunut. Ketika berziaroh, tentu saja kami bertemu dengan poro Kyai
dan Ibu Nyai dan Alhamdulillah saget bermushofahah dengan Ibu-Ibu Nyai. Tahlil
sampai doa dipimpin oleh Kyai Huda.
Para dosen berada di bus 2,
sedangkan dzurriyah di bus 1. Pada bus 2, kami sempat berhenti di beberapa
titik, untuk menjemput penumpang di perempatan bis gholing, terminal, jetakan,
bolorejo, kamulan dan rsi Muhamadiyah durenan. Para dosen juga membawa keluarga
kecilnya seperti suami, istri dan putra atau putrinya. Alhamdulillah perjalanan
lancar sampai pada terminal dekat pantai, bus tidak bisa masuk, otomatis
panitia siap dengan mobil satelnya dan mobil-mobil perlengkapan yang kurang
lebih ada empat mobil untuk mengunjal para penumpang.
Setelah sampai di pantai,
acara di buka oleh panitia dan makanan pembuka adalah rujak buah. Saya, Bu Shofa,
Bu Retno dan teman-teman bertanggung jawab untuk dibagian rujak. Lalu setelah
rujakan, ada makanan berat seefood dan degan. Kemudian ada pengumuman setelah
makan difasilitasi dan dipersilahkan untuk naik perahu mengelilingi lautan. Namun,
sebelum itu saya dan suami pergi untuk sholat. Dan teman-teman pun juga
demikian.
Setelah sholat dan makan,
kami ikut naik perahu dengan rombongan keluarga dari Abah Kyai Muhson, Kak
Ibus, Ibu Nyai Endah. Harusnya ada dua perhau berangkat bersama, namun
teman-teman masih menunggu personil lengkap. Kami perahu satu sudah lengkap
tentu saja berangkat terlebih dahulu. Ada saya dan suami, lalu Bu Fahma dan Bu
Faidl. Di kapal tentu saja mengambil foto dan video. Subhanallah pemandangan
yang indah, lalu kapal perahu, pengunungan mengelilingi lautan. Masyallah sungguh Nikmat
Mana Yang Kau Dustakan.
Setelah kembali berkeliling
naik perahu, kami sempat berfoto-foto dan ngobrol serta berkenalan dengan beberapa
suami atau istri para dosen. Menunggu yang lain naik perahu, kami sempat beres-
beres dan bersih-bersih. Sekitar pukul empat sore, baru kita bertolak dari
pantai menuju terminal bus, untuk sholat dan persiapan pulang. Ketika di pantai
tentu saja semua yang ikut diambil foto bersama dan pembuatan video. Semoga adanya
gathering family STAI MAS membawa keberkahan, mempererat silaturrohim dan
menambah tali persaudaraan yang lebih kuat.



Mantul
BalasHapusthank u
BalasHapus