Rabu, 15 Februari 2023

Gathering Family STAI MAS





Senin, 13 Februari 2023 kegiatan gathering family dengan kampus. Kegiatan gethering merupakan kali pertama STAI MAS mengadakan, hal ini bukan tak beralasan, sebab STAI MAS memang masih terhitung kampus baru. Oleh karena itu kegiatan gathering semacam ini sangat perlu dilakukan untuk silaturrohim dan perkenalan.

Silaturrohim yang terjalin tidak hanya antar dosen dan keluarga melainkan dengan para pengasuh pondok pesantren Ngunut. Beliau-beliau juga ikut dengan keluarganya masing-masing. Alhamdulillah saya sangat bersyukur ditakdirkan oleh Allah menjadi keluarga besar STAI MAS Pondok Pesantren Ngunut. Berkumpul dengan orang-orang sholeh dan ahli ilmu. Dan berharap semoga mendapatkan ilmu dalam setiap majlis dan pengalaman yang barokah atas semua doa pangestu beliau-beliau.

Kegiatan gathering family bertempat di pasir putih Treanggalek. Ada dua bus besar yang kapasitas masing-masing kurang lebih lima puluh ke enam puluh orang. Sebelum berangkat, kami semua berziaroh ke maqbaroh K.H Muhammad Ali Shodiq Uman yakni beliau pendiri Pondok Pesantren Ngunut. Ketika berziaroh, tentu saja kami bertemu dengan poro Kyai dan Ibu Nyai dan Alhamdulillah saget bermushofahah dengan Ibu-Ibu Nyai. Tahlil sampai doa dipimpin oleh Kyai Huda.

Para dosen berada di bus 2, sedangkan dzurriyah di bus 1. Pada bus 2, kami sempat berhenti di beberapa titik, untuk menjemput penumpang di perempatan bis gholing, terminal, jetakan, bolorejo, kamulan dan rsi Muhamadiyah durenan. Para dosen juga membawa keluarga kecilnya seperti suami, istri dan putra atau putrinya. Alhamdulillah perjalanan lancar sampai pada terminal dekat pantai, bus tidak bisa masuk, otomatis panitia siap dengan mobil satelnya dan mobil-mobil perlengkapan yang kurang lebih ada empat mobil untuk mengunjal para penumpang.

Setelah sampai di pantai, acara di buka oleh panitia dan makanan pembuka adalah rujak buah. Saya, Bu Shofa, Bu Retno dan teman-teman bertanggung jawab untuk dibagian rujak. Lalu setelah rujakan, ada makanan berat seefood dan degan. Kemudian ada pengumuman setelah makan difasilitasi dan dipersilahkan untuk naik perahu mengelilingi lautan. Namun, sebelum itu saya dan suami pergi untuk sholat. Dan teman-teman pun juga demikian.

Setelah sholat dan makan, kami ikut naik perahu dengan rombongan keluarga dari Abah Kyai Muhson, Kak Ibus, Ibu Nyai Endah. Harusnya ada dua perhau berangkat bersama, namun teman-teman masih menunggu personil lengkap. Kami perahu satu sudah lengkap tentu saja berangkat terlebih dahulu. Ada saya dan suami, lalu Bu Fahma dan Bu Faidl. Di kapal tentu saja mengambil foto dan video. Subhanallah pemandangan yang indah, lalu kapal perahu, pengunungan mengelilingi lautan. Masyallah sungguh Nikmat Mana Yang Kau Dustakan.

Setelah kembali berkeliling naik perahu, kami sempat berfoto-foto dan ngobrol serta berkenalan dengan beberapa suami atau istri para dosen. Menunggu yang lain naik perahu, kami sempat beres- beres dan bersih-bersih. Sekitar pukul empat sore, baru kita bertolak dari pantai menuju terminal bus, untuk sholat dan persiapan pulang. Ketika di pantai tentu saja semua yang ikut diambil foto bersama dan pembuatan video. Semoga adanya gathering family STAI MAS membawa keberkahan, mempererat silaturrohim dan menambah tali persaudaraan yang lebih kuat.

2 komentar:

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...