Senin, 04 Maret 2024

Al Qur'an Harus Dibaca



Sebagai kaum muslim kita hendaknya sering membaca Al Qur'an. Al Qur'an bukan suatu pajangan yang hanya diletakkan di rak buku saja. Mungkin di setiap rumah memiliki Al Qur'an. Namun yang menjadi pertanyaan adalah sudahkan kita membaca Al Qur'an?

Tulisan ini sebagai penyegar untuk mengingatkan saya dan mungkin pembaca bahwa membaca Al Qur'an itu sangat penting. Saya pernah mendengarkan nasihat bahwa jika kamu ingin tahu bahwa Allah ingin berbincang atau ngobrol denganmu maka membacalah Al Qur'an. Selain mendapatkan pahala, membaca Al Qur'an tentu akan menenangkan hati, seakan seperti mendapat nasihat serta menjadi obat.  

Pada Al Qur'an juga disebutkan dalam surat Al Ankabut ayat 45 bahwa 

"Bacalah olehmu barang apa yang diwahyukan kepada engkau (Muhammad) dari Al Kitab (Al Qur'an).

Selanjutnya di surah Al Muzammil ayat 20 bahwa "maka hendaklah kamu baca apa yang mudah dari Al Qur'an".


Ayat diatas menandakan bahwa kita harus memperbanyak membaca Al Qur'an. Membangun kebiasaan membaca Al Qur'an memang harus dipaksa terlebih dahulu. Mewajibkan diri sendiri untuk mengambil waktu membaca Al Qur'an. Misalnya setelah sholat maghrib, isya', subuh, dhuhur, atau ashar. Tidak perlu, sekali duduk harus satu juz. Namun, bagaimana meng-ajegkan waktu untuk selalu membacanya. Diawal memang hal seperti itu terasa berat, namun diri kita harus dipaksa.

Sebentar lagi bulan Ramadhan yang biasanya banyak kegiatan tadarus. Harusnya, setelah Ramadhan pun, kegiatan tadarus di rumah tetap berlanjut. Sehingga Al Qur'an yang setiap hari dibaca akan cepat hatam. Nabi dalam haditsnya juga pernah bersabda bahwasannya "bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap bulan, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap dua puluh hari, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap sepuluh hari, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap tujuh hari dan janganlah kamu lebihi dari yang demikian itu" (Riwayat Imam-Imam Bukhari, Muslim danbAbubDawud dari s Abdullah bin Amr r.a)

Artinya, sebisa mungkin sebagai muslim agar bisa menghatamkan Al Qur'an. Mungkin sebulan sekali bisa hatam sudah bagus, atau setiap empat puluh hari sekali. Saya juga pernah membaca banyak sekali metode atau cara dalam menghatamkan Al Qur'an dengan cepat dan tujuan utamanya untuk memelihara hafalan Al Qur'annya yakni metode Fami BiSyauqin. Terlepas dari itu intinya sempatkan untuk selalu membaca Al Quran lebih-lebih yang sudah memiliki hafalan untuk selalu menjaganya dengan murojaah, mengulang-ulang sampai lanyah. 

Menjadi pengingat bahwa manusia itu semua sibuk. Namun, dengan segala kesibukan yang telah kita jalani, mari selalu untuk membaca Al Qur'an. 

اَللَّهُمَّ ارْحَمْنا بِاْلقُرْآنْ , وَاجْعَلْهُ لنا إِمَامًا وَنُوْرًا وَهُدًا وَرَحْمَةْ , أَللَّهُمَّ ذَكِّرْنا مِنْهُ مَا نَسِيْنا وَعَلِّمْنا مِنْهُمَا جَهلنا وَارْزُقْنا تِلاَوَتَهُ آنَاءَ الْلَيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارْ وَاجْعَلْهُ لنا حُجَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمْيِنَ.

Ya Allah rahmatilah kami dengan Al Qur’an, jadikanlah Al Qur’an bagi kami sebagai imam, cahaya, hidayah dan pembimbing. Ya Allah ingatkan-lah kami andaikan kami lupa pada ayat-ayatMu Al Qur’an Al Kariim, ajarkan kami dari apa yang belum kami ketahui, karuniakanlah kepada kami rasa ni'mat membacanya sepanjang waktu baik tengah malam maupun tengah hari. Baik dalam waktu senggang maupun sempit. Jadikan Al Qur'an sebagai hujjah/perisai bagi kami, Wahai Robbi semesta alam.

Yaa  اللَّهُ terangilah hati kami dengan Al Qur’an, dan hiasilah akhlak kami dengan Al Qur’an, jauhkanlah kami dari api neraka asbab ma'uunahnya Al Qur’an yang kami baca, masukkanlah kami ke surgaMu dengan Al Qur’an. Jadikanlah Al Qur’an sebagai teman di dunia, di dalam kubur sebagai sahabat dan penerang, dan cahaya di atas titian (shirath), serta teman di dalam surga, penghalang dan hijab dari api neraka, sebagai petunjuk untuk segala kebaikan dan tetapkanlah kami dalam kebaikan dalam beramal shaleh, anugrahkan kepada kami kemudahan dalam mengamalkan Al Qur’an dengan hati, lisan serta perbuatan, senantiasa cinta kpd kebaikan dan keindahan beriman. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kami, ushwah khasanah kami, panglima jihad tertinggi kami, Nabi Besar Muhammad SAW keluarganya dan para sahabat nabi atas kebaikan akhlaq dan kelembutan budi pekertinya di atas cahaya arsy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...