Jumat, 23 Agustus 2024

Perjuangan Beasiswa Part 1

 


Ditahun 2024 kali ini dalam salah satu perjalananku dan proses hidupku yakni bagaimana perjuanganku untuk mendapatkan beasiswa S3. Untuk pertama kalinya saya mencoba beasiswa LPDP di Kemenku. Berawal dari ketidaksengajaanku dengan salah satu teman dosen di STAI MAS. Banyak sekali proses yang harus kulewati dan saya sudah pernah menuliskannya di bulan Maret lalu.

Kedua kalinya saya mencoba untuk beasiswa S3 LPPD Jawa Timur dengan prodi MPI. Dari kampus STAI MAS ada beberapa dosen yang mengikutinya. Sebetulnya beasiswa S3 LPPD Jawa Timur jurusannya lebih bervariatif. Namun, saya memilih di kampus terdekat yakni UIN Satu Tulungagung dengan jurusan MPI. Lalu ada di IAIN Kediri dengan jurursan Studi Islam. Saya memutuskan untuk memilih jurusan MPI.

Semua pertimbangan dan melalui musyawarah yang panjang salah satunya izin ridho suami dan ridha doa orang tua. Selanjutnya adalah persiapan dan syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk tes dibeberapa tahapan. Tahap pertama adalah pengupload data dan berkas administrasi. Saya melakukannya H-3 harian. Entah apa yang terjadi sukanya kok mepet dengan deadline. Hmmm,,,, jika tahap administrasi telah lolos, maka melanjutkan di tahap kedua.

Pada tes tahap kedua ada beberapa tes yang harus dilakukan yakni CAT, Interview Moderasi Agama, Membaca Kitab dan Ujian Proposal Disertasi. Saya masih ingat betul tes ini dilaksanakan pada Kamis, 25 Juli 2024. Sebelum itu ada pengumuman bahwa lolos ditahap administrasi, saya mendapatkan pesan singkat dari beliau Prof. Dr. Ngainun Naim, M.HI beliau mengatakan “Selamat”, kemudian saya pun menjawab untuk minta doa. Beliau mengatakan kembali “Jalani dengan baik”

Pesan singkat itu menjadi motivasi tersendiri bagi saya. Maka harus saya lakukan dengan terbaik. Tes tahap dua kala itu cukup panjang dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. Saya bertemu 16 calon kandidat penerima beasiswa LPPD Jawa Timur dengan berbagai asal perguruan tinggi swasta dibawah naungan pesantren besar. Dan saya bersama enam orang dari kampus yang sama, termasuk paling banyak kandidat diantara yang lain.

Pada tes CAT nilai langsung tampil selanjutnya adalah tes interview tentang moderasi agama dengan para guru besar atau Profesor diruangan-ruangan yang telah disediakan. Sehari itu rasanya luar biasa menghadapi sekitar 8 Profesor. Ketiga di ruangan yang ujian proposal, luar biasa di proposalku dibedah dan diteliti yang sungguh-sungguh mendalam oleh beliau. Menandakan bahwa saya harus belajar lagi dan lagi.

Pada ruangan terakhir yakni membaca kitab kuning “kitab Fathul Mu’in” dengan pilihan halaman dan bab yang random dipilihkan oleh penguji. Saya mendapatkan tentang puasa, Alhamdulillah semua terlewati dengan baik. Entah hasilnya seperti seperti apa, ikhtiar dan tawakal serta do’a harus lebih dikencangkan.

Yang mendaftar ada 40 orang, kemudian diambil 16 orang yang dinyatakan lolos administrasi. Awalnya saya mengira ketika tes di UIN Satu sudah ada eliminasi, ternyata masih utuh 16 orang untuk berlanjut di tes tahap akhir. Tahap terakhir yakni tes di Surabaya untuk diambil 10. Pengumuman untuk tes tahap akhir yakni Jum’at, 2 Agustus 2024. Pelaksanaan tes pada Rabu, 7 Agustus 2024. Saya tidak menyangka saya berada ditahap akhir. Dari 16 kandidat, 3 diantaranya adalah perempuan dan mayoritas adalah Bapak-Bapak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...