Minggu, 10 Juli 2022

Pentingnya Informasi



Sebagian orang akan mengaggap bahwa informasi dalam berbagai aspek tidak perlu. Sebagai contoh kecilnya ketika ada informasi di grup WA, padahal itu penting dan sangat perlu dibaca atau bahkan di salurkan atau dibagikan kepada beberapa orang. Namun, hanya dilihat sekilas dan dianggap tidak perlu bahkan tidak dibuka. 

Saat ini memang seperti gelombang besar tentang adanya informasi. Berbagai macam informasi dengan media internet yang sangat luas. Hampir tidak bisa membedakan mana fakta mana sekilas opini atau tanggapan. Bahkan ada beberapa orang memanfaatkan infomasi untuk sebuah kebohongan atau settingan. Sebetulnya, dengan adanya lautan informasi akan tetap berguna. Hal ini tergantung kepada diri kita sendiri untuk memilahnya.

Informasi tetap harus kita anggap penting, tentang apapun itu. Tidak usah jauh tentang informasi luar, dalam pedoman hidup kita pun segalanya sudah diinformasikan Allah melalui kitabNya yakni Al-Qur'anul Karim. Maka, harus sering kita baca kita lihat makna dan isinya. Jangan hanya lewat sejenak saja. Atau bahkan tidak pernah dibuka, sehingga Al Qur'an masih terlihag baru terus. Pada informasi bisa jadi diartikan kabar atau berita. Berita bisa hal baik atau buruk. Sudah sewajarnya ketika informasi itu baik, sesuai fakta dan benar kita pun akan lega. Sebaliknya, kita pun harus pintar mengambil pelajaran dan hikmahnya. Tidak perlu menghakimi dengan pemikiran atau komentar yang memancing.

Pentingnya informasi salah satunya kita akan dapat menentukan arah dan kebijakan yang kita ambil. Pentingnya informasi membuat kita faham fenomena yang telah terjadi. Informasi juga sebagai kunci untuk memperbaiki hidup kita, sehingga penting mencari informasi yang benar-benar valid. Oleh sebab itu, jangan meremehkan informasi. Sekali lagi, informasi itu penting  dan carilah informasi yang benar-benar valid dan sesuai fakta. Jangan menganggap diri sendiri menjadi terhebat, dan bangga ketika berbeda. Padahal berbedanya karena tertinggal informasi yang valid. Mari terus belajar untuk selalu berprasangka baik dan selalu tawadu'. 

Keep Fighting

Jumat, 08 Juli 2022

Kehidupan


Mereka yang menghargai kehidupan, kadang baru tersadar yakni mereka yang sudah pernah merasa kehilangan. Memaknai kehidupan dengan berbagai hal positif dengan berbagai amalan. Amal yang baik merupakan bekal utama untuk kehidupan. Kehidupan akan bermakna bukan karena harta berlimpah materi.

Bermaknanya hidup bukan juga ukuran banyaknya hitungan angka pada umur. Kebermanfaatan kehidupan untuk orang lain adalah kunci kebahagiaan bagi diri sendiri. Hidup akan terus berjalan, tidak mungkin sendiri mengarunginya. Pasti akan bertemu, berinteraksi dengan orang lain. Sehingga jangan pernah menyianyiakan kehidupan tanpa kebermanfaatan.

Hari ini berkesempatan mendalami sebuah hadits yang menjelaskan keutamaan Al Qur'an. Dijelaskan bahwa Al Qur'an merupakan kalam Allah, dan bagi siapa yang mendalaminya maka dia telah membuktikan bahwa dia mencintai Allah. Membaca dan mempelajari Al Quran bahkan hanya mendengarkan juga akan mendapatkan hasanah atau kebaikan. Hal ini bentuk salah satu bekal amal untuk ibadah kita, yang nantinya bisa menjadi pertolongan.

Kehidupan di dunia seperti lahan, yang kita tanam kemudian akan kita panen di kemudian hari. Kadang, kita terlena dan lupa akan hal itu. Terlena akan mewahnya dunia yang tiada banding nanti indahnya surga milikNya. Kematian adalah nasehat yang nyata, seharusnya kita tahu dan selalu instrospeksi bagaimana kehidupan kita yang kita jalani ini.

Kamis, 07 Juli 2022

Menulis Sarana Mencari Berkah


Judul ini muncul dari komentar guru sekaligus dosen saya, pakar Literasi beliau Bapak Prof Naim, di salah satu tulisan saya tentang keberkahan. Saya pun sangat setuju dengan opini tersebut. Dan kali ini saya pun akan menjelaskannya di versi saya. Tentu, dengan pengalaman yang sudah saya alami.

Menulis bagi saya merupakan bentuk luapan berbagi dalam beragam hal dan berbagai aspek. Baik aspek kehidupan, atau pengalaman dan teori yang telah di dapat dan tentu bernilai positif. Selain itu menulis, akan memberikan manfaat besar bagi penulis maupun pembacanya. Sekalipun yang membaca hanya satu dua orang, bagi saya tidak masalah.

Menulis juga akan memberikan peningkatan terhadap banyaknya pengalaman serta kemauan belajar yang akan semakin tinggi. Berkah dalam menulis tidak harus bernilai uang. Uang atau keuntungan itu, hanya bonus semata. Artinya menulis akan membawa berkah kepada banyak sisi tidak hanya materi.

Selanjutnya, menulis akan membawa kita kepada lingkungan yang akan selalu hidup di dunia pengetahuan. Bukan akademis saja, melainkan potret dan praktek kehidupan akan selalu memberikan hikmah. Dan tentu saja itu akan dicurahkan dalam jejeran kata serta kalimat. Menulis juga akan membawa kita pada hubungan baik terhadap berbagai aspek sosial. Hubungan baik dalam artian, di mana pun dia berada akan selalu bersosial dengan baik, bukan pansos tapi kecenderungan untuk sharing akan keilmuan yang tinggi.

Menulis bagi saya juga akan membawa pada sikap yang lebih bijaksana dalam mengambil keputusan dan lebih mengontrol diri. Curahan hati luapan kekecewaan kadang tidak bisa dibendung, namun ternyata ketika akan di tulis malah memberikan suatu larikan kata dan menjadi kalimat yang indah, sehingga rasa itu bisa tersamarkan. Sentuhan halus dalam pemilihan kata, benar mencerminkan nuasa hati dan berharap ketika berkata pun akan demikian.

Menulis akan membangun tali silaturrohim persaudaraan. Tulisan jika di baca satu orang, kemudian diceritakan kepada teman lain, mungkin dia tidak mengenal secara langsung. Namun, jika melalui tulisan, bisa jadi dibantu oleh teman untuk sekedar komunikasi secara virtual atau bahkan secara langsung. Dan jika ada pertemuan tersebut, melahirkan suatu kerja sama atau ide baru maka berkah dan indah betul makna dari menulis. Oleh sebab itu, yang sudah menulis terus saja lanjutkan menulisnya. Jangan pernah lelah, jangan patah arah ketika ada komentar yang tidak dihendaki. Mungkin yang belum dan sama sekali tidak menulis, tapi menganggap menulis itu hal mudah, ayo praktekkan langsung jangan hanya wacana.

Sekali lagi menulis itu juga sarana mencari berkah. Terima kasih Bapak Prof. Naim atas bimbingannya. Alhamdulillah kami membuktikkan dengan berjalanya waktu. Dan terus meyakininya akan membawa keberkahan serta kesuksesan jika terus dilakukan dengan keistiqomahan.

Salam Literasi

Rabu, 06 Juli 2022

Technical Meeting OSM-NU




Hari ini Selasa, 5 Juli 2022, kami mengikuti TM Olimpiade Sains Ma'arif Dan Kompetisi Kreasi dan Seni Ma'arif NU (OSM&KKSM-Nu). LP Ma'arif NU Tulungagung Tahun 2022. Acara sekitar pukul sepuluh tiga puluh baru di mulai. Di aula tersebut perwakilan setiap lembaga hampir semua hadir, dengan masing-masing Kepala Madrasah dari RA, MI, MTs, dan MA. Acara dibuka dengan pembacaan Fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Subanul  Wathon kemudian doa. Dan dilanjutkan sambutan.

Sambutan pertama dari perwakilan Ketua LP Ma'arif Tulungagung. Beliau menyampaikan beberapa point penting latar belakang event ini, yakni kerja sama atau MOU dengan kampus UIN SATU. OSM-Nu ini akan berbasis CBT atau IT (internet). Dengan aturan dan sistem yang telah disepakati. Beliau juga menyampaiakn bahwa juara 1, 2, atau 3 itu adalah bonus. Yang paling utama dalam kompetisi ini adalah ajang untuk pembentukan mental, membangun kepercayaan diri, serta melatih anak-anak untuk mengambil keputusan yang tepat diwaktu yang singkat.

Selain itu, melatih anak-anak untuk selalu berkompetisi dengan sportif atau kecurangan. Begitu juga dengan semua panitia yang semuanya netral, tidak akan memihak lembaga manapun atau menganak emaskan lembaganya. Artinya soal olimpiade serta juri yang ditunjuk benar-benar sudah terpercaya. Ini adalah event besar pertama dari LP Ma'arif Tulungagung yang bekerja sama dengan UIN SATU. Meskipun pertama, semua pihak akan bekerja sama dengan maksimal agar acara ini berjalan dengan lancar.

Semoga acara ini dapat diikuti oleh semua lembaga yang ada di naungan LP Ma'arif Tulungagung dengan lancar tanpa halangan suatu apapun. Dan semuanya bisa menjunjung tinggi sportifitas. Sehingga bisa melahirkan generasi yang penuh dengan prestasi. Salam semangat

Senin, 04 Juli 2022

Semangka


Buah semangka yang sangat segar bisa dinikmati ketika cuaca sedang panas seperti siang ini. Buah semangka dengan berkembangnya zaman jenisnya sudah banyak. Kalau dulu hanya ada dua jenis berbiji dan tanpa biji. Namun, berkembang dan canggihnya dunia genetika ada buah semangka kuning, semangka kotak, semangka lonjong  dan masih beberapa jenis lagi.

Pertanian di provinsi Jawa Timur, salah satu penghasil buah semangka. Ada di Kabupaten Blitar, Kediri, Lamongan, Tuban dan Tulungagung. Beberapa saudara di Blitar serta teman di daerah Lamongan dan sekitanya bercerita jika musim panen raya semangka, itu bahagianya luar biasa. Apalagi harganya lumayan mahal, petaninya pasti senang.

Saya melihat beberapa tetangga lahan sawah menanam semangka. Menurut saya harus sangat tlaten. Tumbuhan semangka itu merambat, sehingga harus ada jarak atara tumbuhannya dan tempatnya buah. Belum lagi tanahnya harus dipupuk sesuai takaran, jika berlebihan di buah tidak akan baik. Sebenarnya menanam apapun juga butuh ketlatenan tapi untuk jenis buah semangka atau melon harus lebih ekstra. Belum lagi jika ada hama.

Buah semangka juga memiliki manfaat yang sangat banyak, salah satunya untuk penderita tekanan darah tinggi bisa untuk mencegahnya lalu untuk penderita batu ginjal bisa untuk memperlancar aliran air seni atau untuk memperlancar kencing. Memang menyegarkan, tetapi bagi yang punya keluhan darah rendah seperti saya, satu slice saja bisa langsung membuat sangat pusing. Seperti kejadian tadi malam, Minggu pagi setelah senam, ada buah semangka, saya makan hanya dua irisan sangat kecil berfikir untuk melegakan dahaga setelah minum air putih. Malam hari setelah maghrib, kepala benar-benar pusing, buat berdiri saja rasanya goyang.

Semangka buah yang enak, manis, segar dan kandungan airnya yang banyak. Hampir semua orang menyukainya. Namun, saya tidak bisa menikmatinya dengan porsi yang banyak. Karena membuat saya pusing pening.

Bagaimana Kamu Memaknai Liburanmu?


Sudah dua minggu jalan di waktu liburan semester genap tahun 2022. Namun, guru tetap masuk untuk piket meskipun tidak setiap hari. Liburan harus benar-benar kita nikmati dengan berbagai kegiatan yang bermakna. Misalkan bercocok tanam, bersih-bersih rumah, menulis dan memasak untuk keluarga. Liburan itu tidak harus mahal, sesuaikan budget yang ada di kantong kita.

Liburan yang murah meriah sangat bisa kita lakukan. Misalnya berkunjung atau bersilaturrahmi ke kakek, nenek atau sanak saudara, berkumpul di rumah melakukan kegiatan membutuhkan kerja sama. Contohnya, bersih-bersih lingkungan rumah, memasak dan makan bersama. Kita gunakan waktu sebaik mungkin.  

Liburan ke luar kota pun, boleh dan sah saja dilakukan. Selesai dari aktivitas itu pikiran seharusnya fres atau segar bukan semakin pusing dan lelah. Faktanya terbalik, jika selesai dari luar kota atau luar negeri pasti lelah, dan kembali untuk bermalas-malasan. Hal ini harus kita hindari. Oleh sebab itu, jika liburan ke luar kota atau luar negeri kita persiapkan dengan betul tujuan serta kemanfaatannya.

Liburan ke luar kota, diidentikkan dengan oleh-oleh atau buah tangan. Bagi sebagian orang mungkin suatu yang wajib. Namun, tidak sedikit pula yang mempunyai pendapat hal ini tidak diprioritaskan artinya bukan suatu keharusan. Kalau ada waktu dan uang lebih maka bisa kita belikan dan bawakan pulang. Namun, jika memang tidak ada, tidak perlu di paksakan. Kembali lagi, sesuaikan kantong.

Liburan di maknai dengan saatnya berpenghasilan, boleh saja. Sebagai contoh jiwa interprenur atau kewirausahaannya mulai tumbuh, mencoba hal baru untuk memperoleh pengalaman. Misalnya, jualan macam-macam kue basah, gorengan, pentol atau pernak-pernik yang konsumennya bisa dari teman atau tetangga sendiri. Kegiatan tersebut tetap akan ada manfaatnya. Dan yang melakukannya tidak perlu malu. Mari terus mengisi kegiatan liburan sekolah ini dengan kegiatan yang lebih bermakna.

Salam semangat

Sabtu, 02 Juli 2022

Berkah


Berkah adalah ziyadah atau bertambahnya suatu kebaikan. Bisa dikatakan berkah dengan adanya syukur yang berlipat-ganda. Apapun kegiatan dan profesinya akan dikatakan berkah atau barokah, jika bertambahnya kebaikannya. Kebaikan dari banyaknya kemanfaatan terhadap orang lain.

Berkah tidak harus dinilai dari materi. Mungkin materi berasal dari gaji. Gaji itu terbatas dan memang hak karena kita sudah bekerja. Gaji akan berbeda dengan rizki. Sebab rizki itu memiliki nilai yang tak terbatas. Seperti rizki kesehatan, rizki kebahagiaan, ketenangan, rizki keutuhan dan dikelilingi orang tersayang.

Namun, pada faktanya, kita sering memaknai rizki itu dari gaji dan berupa uang. Gaji yang diterima bernilai keberkahan atau tidak tergantung dengan proses kita mendapatkannya. Misalnya, kerja yang profesional. Pernahkan kita, menerima gaji, dan bertanya sudah pantaskah menerimanya atau malah seringnya merasa kurang dan tak sesuai kinerja kita?

Nah, apapun gejolak hati dan pertanyaan yang ada, berdoalah semoga akan selalu mendapatkan keberkahan darinya. Yang perlu diketahui juga, tidak semua orang akan pro dengan pendapat ini, tetapi setidaknya saya ingin mengajak bahwa tentang gaji dan rizki sangatlah berbeda. Rizki yang barokah akan selalu membawa kepada bertambahnya suatu kebaikan. Mari, terus berproses baik dalam mendapatkan gaji yang lebih barokah. Tidak hanya gaji besar nilai uangnya, tapi makna dari kemanfaatan gaji tersebut harus kita perhitungkan. 

Salam Semangat

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...