Sabtu, 30 April 2022

Ramadhan Dan Lebaran


Begitu cepat Ramadhan berlalu, banyak perasaan yang campur aduk terutama sedih. Benar sekali lirik lagunya Opick seandainya semua bulan seperti Ramadhan, pastilah kita senang. Penuh segala kegembiraan, kebarokahan, bulan penuh ampunan.

Tadi malam mendengarkan Om Kholis, memberikan kultum singkat di masjid. Beliau memberikan pengertian zakat, pelaksaannya dan teknisnya untuk nanti malam. Kemudian beliau juga menyampaikan proses keberhasilan Ramadhan bukan disaat bulan Ramadhan sendiri. Namun,  setelahnya artinya jika dibulan Ramadhan sholat sunnah banyak kita lakukan, mulai dari dhuha, tahajud, tasbih, taubat, lalu tadarus Al Qur'an, sholat jamaah lima waktu amaliyah seperti ini, jika Ramadhan berlalu, jangan dibiarkan juga berlalu. Pertahankan lalu tingkatkan.

Sebaliknya, jika pun Ramadhan hanya disambut dan dihiasi dengan amalan biasa artinya tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah Ramadhan maka merugi sekali, sebab kita tahu manusia diberikan kesempatan yang berharga tetapi malah disia-siakan. Mari kita selalu mengoreksi diri, kalau kata orang Jawa graito awak e dhewe-dhewe.

Lalu menyambut bulan Syawal, artinya lebaran sebentar lagi. Kalau sudah Hablu Minallah urusan kita bersama Allah istilahnya direbus sampai matang di bulan Ramadhan. Lebaran, waktunya Hablu Minannas artinya haqqul adami harus beres. Mustahil manusia hidup tidak punya dalah dan khilaf antar sesama. Sehingga saling memohon maaf dibulan Fitri ini. Memohon maaf bukan hanya dibibir semata artinya kita benar tulus menyeselinya, bahkan ada dalam suatu kitab disebutkan memohon maaf dengan sesama manusia dengan menyebutkan kesalahan dengan jelas. Misalnya, kepada si Fulan kita sering ghibahin maka meminta maaf dengan berkata "Fulan, mohon maaf ya, saya pernah mengghibahin kamu". Bukan hanya "mohon maaf lahir batin ya" atau malah "sepurane Fulan". Malah-malah hanya di batin atau dihati saja.

Jika kita sudah memohon maaf dengan tulus ikhlas serta sebaik mungkin kita berhusnudzon insyallah dimaafkan. Sebaliknya, mungkin orang lain ada salah kepada kita, maka kita harus terbuka hatinya untuk mudah memaafkannya. Ini bertujuan agar kita pun juga mudah diberi maaf oleh orang lain.

Banyak berdoa dengan semoga kita bisa menemui bulan Ramadhan tahun depan, dengan sehat dan penuh keberkahan artinya  kita dan keluarga kita diberikan umur panjang dan keberkahan. Dan tak lupa saya sebagai manusia biasa, pasti banyak salah, baik dari tingkah laku, tutur kata, bahkan tulisan saya mohon maaf dhohir batin kepada semuanya baik yang mengenal saya secara langsung atau belum. 

Salam literasi

Salam Idul Fitri

"Hangatnya Barisan Sajakku" Untuk Bapak Kasi Penma Kabupaten dan Kanwil Jatim


Tidak menyangka, pada kesempatan kali ini tetap menyuarakan literasi. Kami menjelaskan kegiatan literasi di Madrasah Ibtidaiyah kami. Bahwa madrasah kami terus menyerukan literasi dengan karya-karya yang ada di kelas namun juga berhasil menerbitkan buku, salah satunya buku antologi puisi bersama siswa yang berjudul "Persembahan Untuk Pahlawan". Dan tak lupa dengan karya soloku pertama "Hangatnya Barisan Sajakku" dan kedua "Seratus Sajak Untukmu".

Kami menjelaskan singkat kegiatan literasi tersebut. Alhamdulillah respon beliau-beliau sangat positif. Mulai dari pak kasi penma kemenag kabupaten Tulungagung yakni beliau Bapak H. Suryani. Kemudian dari Bapak kasi penma kanwil Jatim beliau Bapak Dr. Trianto beliau juga berpesan terus kembangkan literasi di madrasah dan silahkan kunjungi tulisannya, silahkan dicari di google dengan nama beliau.

Pada kesempatan ini kami memberikan buku "Hangatnya Barisan Sajakku" sebagai cinderamata. Lalu kami berfoto bersama dengan salam literasi. Meskipun singkat tetap saja, bagi saya memberikan kebahagiaan sendiri dan kami berharap semoga buku tersebut bermanfaat. Peristiwa ini pun memberikan pengalaman dan rasa semangat terus menerus untuk tetap menulis.

Mari terus menulis, saya jadi ingat bagaimana Habib Ja'far yang sudah menulis sejak duduk dibangku sekolah menengah atas atau Aliyah, beliau tetap berkarya sampai detik ini. Beliau pernah berkata bahwa buah dari menulis juga membaca akan selalu memberikan manfaat terutama cara berpikir dan menangkap segala fenomena yang ada dan berusaha bermanfaat bagi orang lain. Sehingga bagi saya sendiri jangan lelah untuk tetap menulis dan memperbanyak lah membaca. Untuk yang belum menulis, ayo mencoba menulis dengan praktek menulis.

Semoga segera terbit buku-buku selanjutnya. Saya masih terus belajar, tulisan saya masih jauh dari kata sempurna. Tapi yang terpenting tetap harus menulis.

Salam Literasi

Jumat, 29 April 2022

Mts Al Qur-an Jabalkat


Madrasah Tsanawiyah Al-Qur'an Jabalkat, Sambijajar, Sumbergempol, Tulungagung. Puji syukur Alhamdulillah setelah berproses yang tidak singkat, akhirnya mengantongi sebuah izin. Berbagai proses telah terlewati banyak dokumen yang harus dilengkapi.

Semua muassis atau pendiri merapatkan barisan agar terwujudnya cita-cita ini. Semua dokumen sudah lengkap akhirnya visitasi dari Kasi Penma Kabupaten Tulungagung Rabu, 27 April 2022. Ada banyak ilmu, sambutan dari perwakilan Yayasan Ponpes Jabalkat, Bapak Miswanudin lalu dari kasi Penma Kabupaten Tulungagung Bapak H. Suryani. Pada waktu itu beliau memberikan nasehat agar bisa berdiri Madrasah yang baik.

Setelah visitasi dari Kabupaten Tulungagung, Jum'at 29 April 2022 visitasi dari Kasi Penma Kanwil Jawa Timur. Pada kesempatan itu tim dari kanwil Jatim ada tiga orang. Bapak Dr. Triyanto. M.Pd, Bapak Dr. Ali dan Dr. Anwar yang sebagai pakar ijob dan emis. Ada Bapak Sulthon pengawas PPAI Rejotangan dan Bapak Abdul Ghofur yang dulu pengawas Sumbergempol. Acara di mulai sekitar jam tiga sore.

Pada kesempatan itu juga, bukan lembaga kami saja yang melaksanakan visitasi. Tapi ada lembaga Madrasah Aliyah dari Yayasan Roudhotul Musthofa Rejotangan. Sehingga ada rentetan acara, yang bertugas sebagai pembawa acara adalah saya. Ada pembukaan, sambutan dari ketua Yayasan Jabalkat pada kesempatan itu yang menyampaikan Bapak Nur Huda latar belakang berdirinya madrasah. Kemudian sambutan dari Bapak Kasi Kabupaten Tulungagung, Bapak H. Suryani lalu dilanjutkan Bapak dari kanwil Bapak Dr. Triyanto.

Beliau menyampaikan perbedaan madrasah yang didalam naungan pondok pesantren. Artinya madrasah memiliki karakter, memiliki esensi tipologi yang sempurna. Lalu madrasah itu bersifat independen artinya madrasah itu berbasis masyarakat. Kemudian sumberdaya manusianya yang sudah memiliki semangat tinggal bagaimana usahanya, dan totalitas. Kemudian yang paling utama bisa membangun camistri antara yayasan dengan kepala madrasah dan para dewan guru.

Acara sampai buka puasa bersama dan jamaah bersama. Lalu berfoto bersama di mushola. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan insyallah kami sudah siap menerima pendaftaran peserta didik baru, di tahun ajaran baru ini. Perlu diketahui bahwa program unggulan di Mts Al-Qur'an Jabalkat adalah mencetak, melahirkan peserta didik atau generasi yang ahlu Qur'an berakhlaqul karimah. Semoga dengan berdirinya Mts Al-Qur'an Jabalkat ini memberikan manfaat barokah kedepannya dan mohon doa restunya. 

Kamis, 28 April 2022

Berbeda Bukan Berarti Benci



Belajar untuk tidak setuju, dan akhirnya kita setuju untuk tidak setuju, sebab orang yang tidak setuju karena ilmu akan berbeda dengan orang yang tidak setuju karena kebodohan. Outputnya berbeda, orang yang tidak setuju karena ilmu outputnya adalah saling cinta, namun orang yang tidak setuju karena kebodohan maka outputnya adalah saling membenci, cacian makian yang tak henti-henti. Dawuh dari Habib Husein Ja'far.

Sebagai manusia biasa kita sering menafikan sesuatu dengan dalih, merasa paling benar akan pemikiran dan keilmuannya. Padahal kita tahu di atas langit ada langit. 

Seperti pada suatu kesempatan, ada seseorang mengeluarkan pernyataan tentang suatu pembahasan. Sebagai pendengar bukan semata semuanya kita telan dan masukkan begitu saja. Apalagi berurusan dengan sebuah kebiasaan, konsep hidup, prinsip atau pemikiran baru.

Namun jangan terlalu naif, untuk mencari aman. Diam dan masa bodoh dengan segala yang terjadi. Padahal tahu, efek negatif atau akibatnya merasakan. Meskipun tidak sendiri, menanggungnya marilah lebih terbuka mengemukakan pendapat. Sesekali kita mengeluarkan ketidak setujuan kita dengan dasar ilmu. Sebab, orang yang begitu "tuman" menganggap orang lain remeh. Dan saya rasa terlalu egois akan menganggap dirinya paling benar, dan segala pemikirannya seakan harus dianggap betul. Bahkan parahnya jika tidak mengikutinya, seakan hina. Sampai saya heran, kok masih ada Firaun di zaman seperti sekarang. Naudzubillah

Ada beberapa catatan yang penting, jika memang kita tidak setuju dengannya. Utarakan ketidak setujuan dengan dasar ilmu bawakan dengan adab yang baik, bijak hindari sikap emosi. Biasanya orang itu tetap tidak terima, karena mempertahankan pendapatnya atau "ngeyel". Itulah tanda orang yang kurang berilmu.

Oleh karena itu, menjadi manusia berilmu dan berpengalaman itu sangat sangat penting. Banyak membaca buku, menulis. Bersosial, berelasi dengan banyak lapisan masyarakat akan membawa kita banyak belajar. Jangan hanya berani di kandang. Dan jangan "ngeyel" semoga segera sadar.

Salam Semangat

Terima Kasih April




April Yang Indah

Kehadirannya Menjadi Suatu Istimewa

Karakter Yang Kuat Tangguh

Melekat Pada Sosok April


Lambat Laun Terbukti

Identik Kerja Keras Yang Tak Kenal Lelah

Menggapai Visi Dan Cita

Terima Kasih April Itulah Kamu


Kuat Mental Atas Segala Kebenaran

Berani Akan Segala Keputusan

Prinsip Yang Kuat

Optimis Segala Langkah Bukan Sia-Sia


Tidak Akan Mudah Menyerah

Jika Memang Salah Menerima

Namun Jangan Mencoba Membohonginya

April Sangat Pintar Membaca Itu


Terima Kasih April

Teruslah Menjadi Bahagia

Menjadi Dirimu Sendiri

Believe Every You Do Can Succeful


Selasa, 26 April 2022

Sepuluh Ketiga Ramadhan




Banyak amaliah di bulan Ramadhan yang dapat kita kerjakan. Lalu yang sudah istiqomah kita lakukan dapat kita tingkatkan. Sudah sangat familiar di kita umat Islam bahwa di Ramadhan ada amaliyah seperti shalat tarawih, shalat witir, membaca Al Qur-an, I'tikaf, shalat Lailatul Qodar.

Shalat tarawih salah satu shalat sunah muakkad yang paling sedikit adalah dua rakaat (satu salam), dengan paling banyak sepuluh salam atau dua puluh rakaat. Perbedaan rakaat bukan suatu masalah yang besar. Bermasalah itu, jika tidak shalat tarawih tapi sibuk mengomentari.

Kemudian shalat witir juga shalat sunnah yang paling sedikit satu rakaat, untuk menuju kesempurnaan tiga rakaat sampai batas maksimalnya sebelas rakaat. Shalat tarawih dan sholat witir dibulan Ramadhan dikerjakan secara jamaah terutama di bulan Ramadhan. Lalu, separuh malam terakhir dianjurkan membaca do'a qunut.

Membaca Al Qur'an atau tadarus Al Qur'an, mungkin sebelum datang bulan mulia kurang membaca Al Qur'an, tetapi bulan ini semua orang berbondong-bondong untuk menghatamkannya. Lalu tadarus Al Qur'an di masjid berkumandang dimana-mana baik yang masih anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak. Inilah bulan yang istimewa, semua bergembira.

Sepuluh terakhir tidak terasa sudah hari kelima. Artinya sebentar lagi sudah terlewatkan bulan Ramadhan. Di sepuluh terakhir kita dianjurkan untuk i'tikaf di dalam masjid, selain itu semua orang mengejar lailatul qodar. Malam tersebut di malam ganjil terakhir di bulan Ramadhan. Malam yang lebih baik dari malam seribu bulan. Dengan diisi amalan sholat sunnah seperti tahajud, taubat, hajat dan sholat dua rakaat lailatul qodar. 

Memperbanyak dzikir, muhasabah dengan memperbanyak do'a salah satunya memohon ampunan dan memohon dipanjangkan umur, sehingga bulan Ramadhan depan bisa bertemu dan menjalaninya dengan lancar. Yuk dengan sisa Ramadhan yang ada kita maksimalkan semua ibadah kita. Jangan sampai kita hanya sibuk mempersiapkan hari raya idul Fitri saja, Ramdhan lewat begitu saja.

Salam Semangat

Minggu, 24 April 2022

Kartini: Menjadi Perempuan Kuat



Sejarah Islam memberikan cerita untuk diambil segala hikmah dan manfaatnya. Salah satunya tokoh perempuan. Di Islam kita banyak mempunyai role model yang harus kita teladani. Ada ibu Rasulullah yakni Siti Aminah, Siti Khadijah, Siti Hajar, Fatimah, Aisyah, Ummu Salamah dan masih banyak lagi. Pada merekalah harusnya kita meniru segala tindak tanduknya. Mungkin tidak bisa semua, setidaknya kita berusaha.

Sama dengan pelopor perempuan di negeri ini yang masyhur adalah Raden Ajeng Kartini. Bagaimana beliau berjuang untuk membuktikan bahwa perempuan juga layak untuk berprestasi dan show up to publik. Tidak hanya dinilai dengan istilah cantik saja tetapi juga cerdas, pintar dan berbudi pekerti.

Sehingga jangan remehkan peran perempuan, dengan segala ide atau pemikirannya. Banyak yang berkata dibalik laki-laki sukses ada seorang perempuan yang sangat kuat. Sama dengan dalam suatu organisasi bahkan birokasi pemerintahan. Mana ada dalam jajarannya yang menafikan perempuan?

Di era sekarang hampir semua lapisan keorganisasian, bahkan birokasi pemerintahan tetap ada perempuan dengan peran yang luar biasa. Banyak sekali perempuan-perempuan inspiratif yang hebat, bertalenta di bidangnya masing-masing. Namun, kenapa masih ada orang yang memperlakukan dan menganggap bahwa perempuan itu lemah, pemikirannya tak masuk akal dan tidak pantas berada di posisi tersebut? Sehingga dengan mudah mematahkan segala opininya dengan tekanan-tekanan yang menyakitkan.

Seenaknya menganggap perempuan itu tidak repot? Hay, anda yang berkata demikian, cobalah tengok dan lihat secara sungguhan dengan mata kepala anda. Perempuan juga bisa menjadi tokoh besar dengan segudang prestasinya. Tidak hanya laki-laki, artinya di zaman sekarang perempuan atau laki-laki mempunyai kesempatan yang sama.

Jangan mencampur adukkan unsur agama dengan ketidak profesionalan dalam setiap profesi yang sedang dijalani. Artinya tempatkan diri sesuai dengan tempatnya. Oleh karena itu, menjadi perempuan yang kuat dari segala sisi itu sangat penting. Kuat iman, mental, percaya diri, berprinsip, penuh prestasi dan jangan lupa berbudi pekerti dan multitalenta.

Maka hargailah, hormati dan mulyakan perempuan yang ada di lingkungan anda dengan sebaik mungkin sebelum anda benar-benar kehilangan. Kadang kita sesama perempuan lupa bahwa seharusnya kita tidak boleh membenci tanpa alasan yang jelas, mencaci, menggunjing, bahkan meremehkan. Lebih tepatnya saling mengingatkan bagaimana menjadi perempuan solihah versi yang terbaik diantara yang terbaik.

Jangan lelah menjadi perempuan yang cantik luar dalam kuat iman, kuat mental, berprinsip, cerdas, pintar, multitalenta dan paling utama adalah berakhlaqul karimah.

Selamat Hari Kartini

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...