KEBERSAMAAN
Di
sela-sela kesibukan yang tak pernah berakhir, mari kita isi dengan hal-hal yang
bermanfaat. Minggu adalah hari yang sangat diidam-idamkan hampir semua orang.
Karna dengan hari Minggu kadang orang dapat menghabiskan waktu dengan keluarga
dan lebih bersantai menikmatinya, tanpa suatu tuntutan apapun.
Hari
Minggu kemarin, ada yang berbeda, saya bersama teman-teman rekan kerja
melaksanakan kegiatan piket untuk bersih-bersih, merawat dan menanam pohon di
bumi perkemahan LP Ma’arif Tulungagung. Bumi Perkemahan tersebut terletak di
Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol. Ini kali kedua, saya
pergi kesana.
Pertama
kali mengetahui dan berkunjung di Bumi Perkemehan karena adanya agenda lomba
menanam pohon bersama siswa dan siswi kami. Pada waktu itu dari sekolah kami
diwakili oleh kelas lima anandan Miftahul Jannah dan Muhammad Rizki Akbar. Menurut
saya pengalaman ini sangat menarik, karena harus mendaki gunung kecil, menempuh
perjalanan naik turun, membawa cangkul dan sabit, air, pupuk, sekam serta
beberapa minuman.
Nah,
pada waktu itu didampingi Ibu-ibu guru saja, kebetulan Bapak Gurunya hanya satu.
Terbayangkan, bagaimana ibu-ibu harus mendampingi dengan naik tanjakan, dan
belum musim penghujan seperti sekarang ini, panas pasti, rempong jelas. Namun,
kita lakukan dengan riang gembira terbukti keringat semangat kita bercucuran
tanpa henti.
Pada
waktu itu ada upacara pembukaan, kemudian diarahkan bagian-bagian kavling yang
harus ditanami. Dan kita tidak persiapan untuk pemberian nambor atau nama,
serta asal lembaga untuk ditancapkan di tanah yang kita tanami pohon tersebut. Ya
sudah, seadanya, yang penting pohon yang kita tanam bisa tumbuh subur. Ada tiga
pohon bambu yang kita tanam. Diambil foto kemudian di upload di Instagram dan
diberikan sebuah keterangan. Alahamdulilah sudah kita laksanakan dengan baik.
Foto awal ke Bumi PerkemahanKunjungan
kedua ke Buper atau bumi perkemahan ini agak berbeda, karena dengan Bapak/Ibu
guru yang lebih lengkap. Kita niatkan untuk ibadah merawat dan menanam pohon serta
tahadus bini’mah piknik kecil-kecilan Bismillah, berangkat dan sampai dilokasi
kurang lebih pukul setengah delapan.
Seperti
biasa ibu-ibu akan lebih repot untuk mempersiapkan bekal untuk piknik kecil
ini, dari pada alat kebersihan yang telah disiapkan dan beberapa label serta
nama lembaga yang disiapkan dari sekolah. Menggunakan mobil sekolah. bagian
tengah penuh dengan segala bekal piknik kecil mulai dari nasi, urap, ayam
panggang, jus mangga dan jambu, tahu goreng, air mineral, krupuk dan lain
sebagainya. Kemudian bagian belakang Bapak-bapak guru bertangung jawab dengan
segala alat tanam menanam serta alat kebersihan seperti cangkul, sabit, sapu
lidi dan lain sebagainya.
Sesampai
diparkiran, semua barang kita turunkan, namun apa yang terjadi. Kedua kalinya
label nama pohon serta asal lembaga tertinggal. Hihihi… ya sudah tidak masalah,
yang penting kompak untuk membawa semua bekal dan alat kebersihan dibawa ke
atas gunung. Semua guru mengambil yang membawanya naik ke gunung tersebut. Dengan
senyum dan tawa bahagia diiringi nafas yang terengah-engah tetap semanagt sampai
ke bumi perkemhan.
Foto Perjalanan Menuju
Buper
Sangat
lega telah sampai pada gapura buatan beberapa tongkat Pramuka, serta Bendera
Merah Putih dan Bendera LP Ma’arif Tulungagung. Kemudian, kami memlih tempat
yang nyaman untuk piknik kecil-kecilan sebelum kita menuju tempat menanm pohon
dan bebersih. Setelah dirasa cukup untuk istirahat, lalu kita menuju tempat kavling
yang sudah bagian dari lembaga kami. Namun lokasinya agak puncak gunung
tersebut. Ibu-ibu sinambi membawa sapu, terus berkata “kok tidak sampai-sampai” (sambil terengah-engah nafasnya).
Terdengar dari deretan depan “lima menit
lagi sampai bu”.
Cukup
menguras tenaga karena kita naik ke puncak dengan kondisi tanah setelah diguyur
hujan di malam harinya, sehingga sepatu kita mau tidak mau membawa beban tanah
tebal “ndabel” membuat langkah
semakin berat. Sedikit-dikir berhenti untuk menguranginya dengan
ranting-ranting yang sudah berguguran. Setelah sampai, Subhanallah diujung depan lokasi kavling kita menanam pohon, sungguh
indah pemandangannya sedap di mata dedaunanan hijua segar, pohon-pohon tumbuh
subur. Sehingga kita bebersih dan menanam pohonn dengan diiringi menikmati
udara segar dan sejuk.
Foto Pemandangannya Indah Bukan?
Foto
Membersihkan Sepatu “Ndabel”
Usai
sudah menanam dan bebersihnya, kami pun turun dan berkumpul ditempat awal tadi.
Kita bersama-sama melepas lelah dan minum air mineral. Tentunya dengan menjaga
lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, kita bedakan sampah organik dan
anorganik. Mencuci tangan, dibumi Perkemahan ini juga ada selang yang
menghubungkan dengan sumber air yang bersih, jadi kita bisa mencuci tangan
dengan air mengalir.
Tara… tiba saatnya kita piknik menikmati bekal yang sudah
kita siapkan. Dengan antusias kita semua membuka, membagi rata bekal yang sudah
disiapkan. Tetap jadi favorit saya adalah urap dan sambel super pedas, So
Yummy. Kita nikmati sambil bercengkrama kecil dan bersantai. Dengan diiringi
doa sebelum makan, sambil hati terus berdziki padaNya Alhamdulillah, Subhanallah, Allahu Akbar, sungguh nikmat
kebersamanaan ini.