Rabu, 29 September 2021

Bintang

 


Ku Melihatmu Dengan Saksama

Cahayamu Tak Selamanya

Namun Selalu Ku Nanti


Ku Nyatakan Bahwa Kau Indah

Jauh Di sana Menerangi 

Redupnya Langit Malam Ini


Harapanku Bertemu Dan Memelukmu

Hingga Kau Menjelma Dalam Diriku

Bersinar Terang Diantara Banyak Orang

Selasa, 28 September 2021

Ular Tangga Untuk Belajar Penjumlahan

 



Membuat media pembelajaran itu menyenangkan. Kali ini untuk materi penjumlahan tentu mata pelajaran Matematika. Dulu media ini saya buat selain karena tugas kuliah di pasca sarjana juga untuk mematangkan materi penjumlahan di kelas bawah yakni kelas satu.

Awalnya kami semua diwajibkan membaca beberapa jurnal pembelajaran penjumlahan di kelas bawah. Dan menemukan suatu kelemahan sehingga minimal memberikan solusinya. 

Pembelajaran penjumlahan di kelas  bawah mungkin selama ini hanya dibantu oleh sebuah gambar. Mengingat kelas satu belum bisa di ajak untuk berfikir secara abstrak. Namun, kadang kita sebagai guru lupa bagaimana cara penanaman konsepnya yang tepat. Dan kelas satu sekarang berbeda dengan kelas satu jaman dahulu. Dulu masih dibantu dengan namanya alat bantu seperti "kecrek/ijiran" yang seperti kancing warna warni. Anak sekarang kalau membawa itu saja malu. Padahal itu cukup membantu.

Nah, solusinya bagaimana mengajak anak belajar angka-angka penjumlahan sambil bermain. Permainan ini mungkin tak asing lagi, yakni menggunakan ular tangga. Media belajar yang saya buat ini mungkin masih ada kelemahannya. Tetapi, media ini cukup membantu siswa saya pada waktu itu.

a. Media ini harus dilengkapi soal-soal penjumlahan disesuaikan dengan papan ular tangganya.

b. Lalu terdapat dadu pada umumnya

c. Papan ular tangga saya desain sedemikian rupa, dengan warna-warni menarik, angka sampai 23.

d. Lalu buatlah tim A n tim B. Tim yang menang di undian pertama akan jalan terlebih dahulu. Tentu dengan soal yang ada. Dan dijalankan sebaliknya oleh lawan.

e. Penanaman konsepnya, terpacu pada soal dan aturan jalan pada ular tangganya.

Itulah beberapa langkah dalam memakai media ular tangga matematika. Pembuatan media ini pada tahun 2018 saya masih berdinas di SDN Ketawanggede Kota Malang. Dan dibantu oleh Pak Badi' untuk triplek dan memasang pakunya. Dan desainnya saya desain sendiri lalu saya konsultasikan ke dosen dan beberapa guru pengajar di sekolah serta dari adik saya Rikza dan Irfai dan diedit halus di percetakannya. Alhamdulillah media ini masih bisa digunakan. Semoga terus berinovasi, berkarya dengan kreatif. 

Senin, 27 September 2021

Pengalaman Penelitian R and D



Ada beberapa jenis metode penelitian yang saya ketahui, ada kualitatif, kuantitatif, case study, reseacrh and development. Karena menulis dengan modal mengingat dari pengalaman. Mungkin untuk perbedaan dan teori mendetailnya bisa dicari dan dipelajari lagi.

Research and develompment atau sering kita debut penelitian pengembangan. Sekali lagi saya tidak akan menulis bagaimana teori mendetailnya. Hanya saja, saya ingin bercerita bagaimana pengalaman ketika meneliti dengan metode tersebut.

Penelitian dan pengembangan dulunya dilakukan oleh perusahaan dan perdagangan dalam dunia perekonomian. Misalkan untuk memperbaiki sebuah produk. Namun seiring berjalannya waktu, dalam dunia pendidikan juga dilakukan. 

Di pendidikan, penelitian dan pengembangan ini dilakukan semata untuk memberikan solusi terhadap kesulitan dalam pembelajaran. Tergantung konteks masalah yang ditemukan di lapangan. Untuk pengalaman saya penelitian ini menghasilkan sebuah produk bahan ajar.

Bahan ajar tersebut akan memberikan alternatif untuk perbaikan dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang dihasilkan berupa Mini Ensiklopedia Berbasis Integrasi Islam. Tentu bahan ajar ini berbentuk buku sehingga bisa dijadikan referensi atau dijadikan buku pegangan siswa.

Mengapa demikian? Kembali lagi ke latar belakangnya, bahwa di lapangan yang saya temukan siswa hanya mempunyai buku  lembar kerja siswa atau LKS. Yang didalam LKS itu hanya ringkasan materi dan beberapa soal. Tanpa ada buku pegangan atau buku pendamping lainnya.

Sehingga saya rasa perlu memberikan nuasa belajar dengan bahan ajar tambahan. Kenapa harus berbasis Integrasi Islam? Karena di awal Kurikulum 2013, pembelajaran itu berintegrasi atau menjadi utuh, penyatuan dan penggabungan.  Untuk integrasinya yakni materi IPA dan Islam karena di dalamnya berdampingan dalil Al-Quran dan Hadits.

Penelitian dan Pengembangan modelnya pun sangat banyak. Berdasarkan teori model pengembangan ada Bord and Gall, Walter Dick and Lou Carey, dan Richey and Klein. Nah ini bisa dibuka di buku The Systematic Design Of Intruction. Dari teori di atas langkah pengembangannya beragam. Rata-rata dibedakan dengan langkah pengembangan.

Kebetulan saya menggunakan salah satu teori yang ada yakni Bord and Gall. Ada sepuluh langkah langkah utama. Dan yang saya gunakan delapan langkah. Karena di kedua tahap saya jadikan menjadi satu tahap. Diantaranya adalah

1. Penelitian dan Pengumpulan Informasi

2. Perencanaan

3. Pengembangan Awal

4. Revisi Produk

5. Uji Coba Awal

6. Validasi

7. Uji Coba Lapangan

8. Revisi Produk/Final Produk

Itulah sekilas pengalaman penelitian pengembangan yang menghasilkan sebuah produk. Di S1 saya juga meneliti hal yang sama di kelas 4, lalu saya lanjutkan ke seri buku kedua yang bisa digunakan untuk kelas 5.

Semoga Manfaat


Sabtu, 25 September 2021

Jangan Hanya Janji




Datang Tanpa Diundang

Tiba-tiba Minta Dipinjami

Dengan Mudah Kau Berjanji

Ku Niatkan Membantu Dengan Meminjami


Tak Sedikit Tapi Itu Uang

Setelah Itu Menghilang 

Bak Ditelan Bumi 

Kau Tak Berani Menampakkan Diri


Amnesia Apa Hanya Pura-Pura

Namun Diluar Kau Bak Bintang

Harta Tahta Mobil Mengkilap Bergelimang

Dibalik Itu Kau Menanggung Hutang


Berniat Berdiam

Tapi Itu Hak Milik Kami

Kalau Memang Kau Orang Yang Berilmu

Kembalikan Hak Kami Dengan Utuh


Seperti Kala Itu Kau Meminjam

Dan Kini Kau Wajib Mengembalikan

Jangan Hanya Muluk-Muluk Berjanji

Kutunggu Niat I'tikad Baikmu


Kembalikan !

Jangan Ribet



Kadang yang membuat segalanya ribet adalah diri sendiri. Hal ini disebabkan apa, ketika hal-hal penting yang membutuhkan kehadiran kita, kita secara sengaja tidak hadir. Dengan beribu alasan yang beralas seperti hutan, luas tak tak ada ujungnya.

Lalu apa yang harus kita lakukan agar kita tidak ribet dengan diri sendiri. Mungkin ini sebagian kecik dari pengalaman pribadi dan pengalaman temen disekitar. Yakni dengan beberapa langkah penting, diantaranya:

Pertama, disiplin menggunakan dan membagi waktu. Kalau perlu kita tempelkan daily activity di kamar kita kegiatan dari bangun tidur sampai ke tidur lagi. Kalau ada acara atau jadwal tertentu, tambahkan dengan menggunakan kertas dengan warna yang berbeda.

Kedua, hindari sifat tergesa-gesa. Jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan sesuatu. Kalau tergesa-gesa berujung dengan panik. Dan orang-orang disekitar juga akan terkena dampak, meski tidak secara langsung akan ikut panik.

Ketiga, jangan menunda pekerjaan. Jika sudah di waktu tertentu seperti jadwalnya menulis, ya harus menulis. Jangan di ganti dengan memasak atau mencuci hal demikian akan menentukan berhasil tidaknya jadwal setelahnya.

Keempat, jadilah diri sendiri. Untuk hal keempat ini sangatlah penting, sebab jika kita tak menjadi diri sendiri kita akan mudah terombang ambing dengan karakter orang lain. Dan jati diri kita akan terpendam cenderung pasif tak mau mengeluarkan pendapat. Padahal ide yang kita miliki mungkin lebih baik.

Terakhir, jangan sungkan mengatakan tidak pada hal-hal tertentu. Kalau memang tidak bisa melakukan katakan saja tidak. Namun jangan berupaya mengatakan iya, jika ujungnya kamu akan ribet sendiri, repot sendiri dan susah sendiri.

Itulah lima trik untuk membiasakan diri agar tidak ribet pada diri sendiri. Karena memahami serta menghargai diri sendiri itu penting. So... jangan buat ribet ya

Jumat, 24 September 2021

Tahsin



Tahsin kata tersebut berasal dari bahasa Arab. Hasanan Yuhassinu Tahsiinu. Makna yang dimiliki pun ada beberapa yakni bisa memperbaiki, membaguskan, menghiasi, mempercantik, membuat lebih baik dari semula.

Hal demikian saya dapatkan dari membaca buku. Salah satunya adalah buku yang memang menjelaskan tentang tahsin Al Quran. Yaitu karangan H. Ahmad Annur, M.A dengan judul Panduan Tahsin Tilawati Al Quran.

Buku ini masih saya ingat, saya dapatkan karena pinjam ke perpustakaan kampus. Kemudian sempat cari aslinya, tapi tidak mendapatkan, sehingga ini buku foto copyan. Ternyata sangat bermanfaat, mungkin dulu digunakan hanya sebagai referensi makalah.

Nah sekarang buku ini merupakan salah satu bentuk untuk mengoreksi diri dalam dunia membaca Al Quran. Apalagi sekarang di dunia pembacaan Al Quran. Karena di buku ini dikupas secara detail ilmu membaca memperbaiki Al Quran.

Selain ada hukum dan jenis bacaan, ada juga hikmah dan pentingnya mentashih bacaan. Lalu mengajarkan kepada siswa kita akan kepada orang lain, minimal kepada keluarga akan lebih mudah. Dan mentashih Al Quran harus sama dengan guru. Jangan hanya menurut kita sendiri, akan tidak objektif.

Dan ketika di perbaiki, jangan merasa tersinggung niati dengan benar. Sehingga nilai dan tadabbur Al Quran diantaranya adalah

a. Ta'budaallah = untuk nilai ibadah kepada Allah

b. Tarsikhun Liliman=untuk memperkokoh keimanan

c. TazkiyyatanNufus=untuk mensucikan jiwa

d. Taqwiman Lilfikri=untuk meluruskan pola pikir

e. Ta'arufan Minanhajillah= untuk mengenal manhaj Allah


Senin, 20 September 2021

Perdana Memakai Seragam




Wajah Sumringah Dari Mereka

Seakan Terpancar Aura Baru

Semangat Yang Melekat 

Untuk Menyambut Hari Baru


Penuh Kobaran Semangat

Untuk Melukis Prestasi

Berlomba-lomba Dalam Kebaikan

Sebagai Bukti Kerinduan


Kerinduan Terhadap Suasana 

Sepenuhnya Untuk Bersekolah

Melakukan Kebiasaan Yang Lama

Telah Tertunda Karena Pandemi


Semoga Bumi Terus Membaik

Mengiringi Jalan Kami

Untuk Terus Mengukir Prestasi

Menjadi Penerus Generasi 

Jangan Salah Menilai



Buku hasil karya bersama ini, jujur bukan untuk diambil untung atau laba apalagi untuk saya pribadi. Namanya, sebuah karya tentu saja harus kita hargai dan hormati. 

Saya pribadi tidak mewajibkan siswa saya untuk membelinya. Buku ini sebagai bukti bahwa mereka generasi penerus yang kreatif dan inovatif. Dan membiasakan kegiatan literasi dengan menulis.

Sehingga sah-sah saja atau hak mereka ingin atau tidak berminat untuk memilikinya. Namun buku ini juga mempunyai nilai harganya saya rasa seimbang dengan kualitas bukunya. Maka, jika ingin memiliki sangat bisa memesan kepada saya. Baik untuk siswa kelas VI sendiri, atau yang lain dan mungkin yang sudah membaca artikel ini.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada direktur Madza beliau Pak Verdi di Malang, yang memberikan bantuan serta fasilitas demi lahirnya buku ini.

Yuk, monggo bisa memesan buku kepada kami dengan menghubungi saya

Filzatun Nafsi

085648203415


Minggu, 19 September 2021

Buku Perdana Bersama Kelas VI Angkatan Ke Tiga

 



Rasanya sangat terharu, tak menyangka hampir dua tahun bersama dengan siswa yang saya dampingi dari kelas lima. Dan sekarang mereka kelas enam, tentu akan lulus. Dan wali kelasnya masih dengan saya. 

Kami bersama-sama memulai kegiatan literasi dengan menulis di kelas lima. Dengan sedikit demi sedikit menuliskan karya berupa puisi. Dan di kelas enam masih kami lanjutkan. Ditambah dengan pembiasaan literasi membaca di pojok baca kelas.

Alhamdulillah hari ini telah lahir perdana di sekolah kami, karya kami di kelas VI. Yaitu sebuah  buku. Yang merupakan buku perdana buat mereka siswa siswi kelas VI Angkatan Ke Tiga di lembaga Mi Al Quran Jabalkat.

Jujur saya sangat bangga kepada mereka, yang antusias, kreatif dan melahirkan karya ini. Saya hanya sebagai fasilitator, motivator, serta editor, dan pengkordiner karya mereka, dan untuk mendorong, mendukung lahirnya karya ini. 

Tak lupa saya mengucapkan banyak terimakasih kepada dosen sekaligus guru saya beliau Bapak Dr. Ngainun Naim, M,Hi yang memberikan ilmu serta wawasan luas tentang literasi. Lalu kepada seluruh wali murid di kelas VI yang selalu memberikan dorongan dan kerjasamanya. Kemudian kami berterimakasih kepada pimpinan lembaga serta yayasan.

Buku ini juga kami persembahkan kepada seluruh guru di naungan yayasan, sebagai bentuk kenangan dari kami angkatan kelas VI yang ketiga ini. Semoga lahirnya buku ini memberikan secerah secerah cita-cita, dan membawa keberkahan.

Sabtu, 18 September 2021

Mendung


Mendung Membawaku Melamun

Iringan Doa Membendung 

Segala Hajat Akan Terwujud

Tak Henti Untuk Berusaha

Sekuat Tenaga Hati Dan Pikiran


Bukan Untuk Mengeluh

Bahkan Bukan Untuk Dipuji

Keyakinan Menjadi Penguat

Setiap Langkah Akan Dinikmati

Jangan Sesekali Menggunjing


Hak Itu Milik Kami

Menentukan Arah Kebahagiaan Abadi

Mendung Jangan Kau Bawa Rasa Ini

Hingga Hujan Mengalir

Bak Tangisku Karena Tak Mampu Memiliki


Karena Mendung Masih Rahasia

Antara Hanya Tanda  Gelap Suara

Atau Berujung Air Hujan Deras Mengalir

Tapi Kita Pun Bersiap Akan Kedatangannya

Menanti Yang Terbaik VersiNya

Eksperimen Sederhana Mereka



Masih bersama siswa kelas VI, terus berproses mengeksplor kemampuan mereka. Kali ini dengan melakukan eksperimen sederhana. Yaitu tentang rangkaian listrik.

Pada bab tentang listrik ini pada tema 3, subtema 1 dan 2. Awalnya hanya sebatas membaca materi. Ada tiga jenis rangkaian listrik yaitu ada seri, paralel dan campuran. 

Dari tiga rangkaian itu kita buatkan kelompok. Dengan cara berhitung sehingga kelompok akan secara acak dan menurut saya lebih adil. Lalu dibuatkan enam undian yang isinya ada tulisan masing-masing rangkaian. Lalu ketua kelompok akan mengambil undian.

Dan ada modul serta langkah dalam eksperimen. Lalu kita bebaskan masing-masing kelompok untuk membuatnya. Sebelum dipresentasikan, bisa di konsultasikan ada kekurangan bisa ditambahkan.

Namun, ternyata ada beberapa kendala. Seperti berkelompoknya ada yang kadang ikut kadang tidak. Artinya kelompok tersebut kurang kompak. 

Eksperimen sederhana ini memberikan pengalaman baru bagi mereka. Karena mampu melatih ketelitian, membedakan perubahan energi dan melatih kerjasama lalu ada presentasi dimana ini memberikan pengalaman untuk tampil dengan percaya diri bagaimana meyakinkan dan menjelaskan kepada teman-temannya.

Presentasi sebenarnya sama seperti cerita kepada teman-temannya, hanya saja kalau bercerita menggunakan bahasa daerah atau bahasa sehari-hari. Kalau presentasi lebih kepada bahasa Indonesia dan ada konsepnya di modul yang sudah dibagikan.

Selagi kita mau belajar dan berproses tanpa lelah, insyallah akan bisa dan lebih terlatih. Hasilnya pun menakjubkan mereka menemukan perbedaan, kekurangan dan kelebihan dari masing-masing rangkaian listrik sederhana ini. Besar harapan semoga eksperimen sederhana ini bermanfaat. Hasil presentasi bisa di saksikan di Video yang sudah kami share ya. 

Salam Joz Untuk Kelas VI

Kami Bangga Kepada Kalian Semua



Bermain Kasti



Hari ini bermain kasti bersama anak kelas VI. Hari ini perdana kita sengaja belajar di luar kelas. Yakni di lapangan sekolahan.

Lapangan olahraga kami ini cukup lama tidak terpakai. Sehingga perdana kami gunakan hari ini. Salah satunya adalah bermain kasti.

Belajar di lapangan terbuka, setelah hampir dua bulan tatap muka sungguh menyenangkan. Pasalnya, anak-anak akan lebih mengeksplore banyak kemampuan dari segi lari, bekerja sama dengan teman, mengeluarkan suara keras tanpa merasa mengganggu kelas lain. Karena tatap muka kebanyak hanya di kelas. Ini kesempatan untuk mengajak olahraga bersama sambil bermain.

Terlihat dari lantai dua, siswa kelas lain sangat ingin bergabung, sambil berteriak-teriak "ikut bu,,,, enak bu, di lapangan". Kelas VI ini olahraga atau bermain kasti, saya sendiri yang mendampingi. Bekal dari kuliah PGMI bahwa guru kelas harus menguasai dari segi musik, olahraga, seni rupa, Pramuka dan lain-lain. Sehingga saya berprinsip harus bisa menjelaskan bagaimana cara bermain kasti. Meski sebagian kecil siswa kelas VI belum faham.

Kenapa tidak memakai seragam olahraga? Iya, kami semua masih menggunakan kostum yang belum berseragam, namun cukup untuk standartnya olahraga yakni kaos dan celana. Yang penting tidak mengurangi keseruan bermain kasti.

Kita awali dengan berdoa dan pemanasan. Dengan tujuan melenturkan sendi-sendiri dan agar terhindar dari cidera. Kemudian kita bagi menjadi beberapa kelompok. Dan suit untuk kelompok pemukul dan berjaga.

Nah, disinilah keseruannya, ketika siswa belum faham dengan teknik permainan kasti, dia akan kebingungan. Seharusnya dia lari ke benteng A atau benteng B atau bahkan kembali ke rumah awal, dia malah bingung dan melamun apa yang harus dilakukan. Sehingga kelompok lawan dengan mudah mematikannya dengan melempar bolanya ke arah punggungnya.

Jujur, suara saya terkuras karena mencoba sebagai suporter dan pengarah. Mereka terlihat sangat senang. Ada yang jago pukulan bolanya yang jauh, ada juga tiga kali kesempatan tak bisa memukul bola. Ada yang larinya super kencang dua benteng terlampaui, ada juga yang bengong. Ah rasanya seru, bangga dengan mereka semua. Semoga permainan ini bisa memberikan nilai yang bermakna mulai dari kepercayaan diri, bekerjasama, kekompakan dan keberanian. 

Salam Olahraga

Salam Joz Untuk Kelas VI



Kamis, 16 September 2021

Sok Pintar



Akan lebih ringan suatu pekerjaan yang berat dikerjakan secara bersama. Ketika dalam sebuah pekerjaan berat namun hanya dikerjakan sendirian, hal demikian akan terasa berat dan cepat lelah. Sehingga kerja sama sangat diperlukan.

Jangan berfikir secara dangkal, bahwa orang lain tak bisa diajak untuk kerjasama. Ketika lebih dari empat orang saya yakin, semua ide lalu langkah serta solusi akan cepat di temukan. Jika hanya mengandalkan dirimu sendiri, jatuhnya akan enak di kamu, tak enak di kita karena seakan yang bekerja hanya dirimu.

Apa pengalaman anda belum cukup di bidang sosial dan organisasi? Sehingga berfikir yang tidak pada umumnya orang ambil. Teori mungkin tak akan sama dengan lapangan. Namun adanya teori bisa untuk dasar bagaimana mengambil kebijakan.

Nyatanya, pada diri sendiri saja urusan belum beres, apalagi mengurusi orang banyak. Semoga anda diberikan hidayah, ingat ya orang pintar dengan orang yang sok pintar itu berbeda, orang kaya sesungguhnya akan berbeda dengan orang yang sok kaya. 

Dari body language saja bisa terbaca. 

Anda seperti apa !

Menggali Kreativitas



Seberapa besar peran guru dalam menggali kreativitas siswa. Semua tergantung pada orientasi dan tujuan seorang pendidik. Jika hanya mengajar dengan transfer pengetahuan melalui satu buku, menurut saya itu tidak cukup. Sebagai pendidik kita harus luas akan pengalaman, luas kreatifitas, luas wawasan dan disiplin dalam berbagai hal.

Baru-baru ini di kelas kami mengadakan sebuah pameran karya. Karya-karya yang sudah di buat untuk di pajang. Tujuannya apa? Selain sebagai bahan proyek kelas salah satunya adalah melatih anak agar lebih percaya diri, untuk menunjukkan hasil proyek atau produk setengah semester yang sudah dijalani. Apa saja yang di buat pameran karya? Ada beberapa diantaranya patung dari plastisin, hasil eksperimen rangkaian listrik sederhana, kemudian hasil karya bersama berupa buku-buku. 

Gambar-gambar yang merupakan poster tentang lingkungan, komik sederhana dan ada beberapa dokumentasi menari dan menyanyi secara kelompok. Mungkin tempat untuk pameran tidak semegah yang dibayangkan. Namun kita cukup menggunakan kelas sendiri. Lalu secara bergantian adik kelas atau bapak ibu guru bisa berkunjung.

Waktu pameran yang kami gunakan pun tidak banyak, karena mengingat waktu di sekolah pun cukup singkat, kita luangkan satu hari saja atau diwaktu istirahat saja, dan berkunjungnya secara bergantian. Kalau mau lebih kreatif buat kartu-kartu atau buku tamu seperti berkunjung di museum. Hal kecil seperti ini menambah pengalaman untuk mereka.

Kemudian kita buatkan kelompok agar di setiap pos karya bisa ada nara sumbernya yang bisa ditanya dan menjelaskannya. Hal ini juga menambah rasa kepercayaan diri, melatih keberanian dalam mengutarakan pendapat dan bertanggung jawab terhadap karya yang akan dijelaskan. Rasanya bangga terhadap mereka semua, karena tidak hanya pintar dalam bidang spiritual, di bidang Al-Quran namun juga pengetahuan dan pengalaman yang kita bangun akan membuat mereka semakin berkembang.

Semoga bermanfaat dan semangat selalu

Rabu, 15 September 2021

Pentingnya Parfum



Betapa pentingnya parfum untuk seseorang. Jangan pernah remehkan parfum. Kita kadang tidak begtu menyadari peran penting si parfum.

Berangkat dari pengalaman pribadi, saya pernah diberikan sebuah cerita oleh guru saya. Ada sebuah perkumpulan dan agenda bermusyawarah, diagendakan akan berakhir dengan maksimal waktunya satu jam. Entah karena apa, pimpinan musyawarah tersebut hanya bertahan lima belas menit. 

Mengingat hal penting dibahas di musyawarah tersebut dengan waktu yang singkat saja di ringkas. Semua merasa tidak puas, dan tak mengerti sebabnya. Ternyata setelah ditelusuri pimpinan rapat mual perutnya disebabkan karen bau tak sedap. Dan berakibat fatal sampai muntah-muntah. 

Disinilah peran penting parfum. Parfum itu adalah sebuah wewangian, atau bau yang menyebabkan keharuman. Keharuman itu mengandung aroma. Sehingga parfum akan memberikan aroma tertentu.

Parfum yang mengeluarkan aroma akan dipilih seseorang sesuai dengan seleranya. Ada kategori yang kuat, sedang, dan biasanya saja. 

Aroma parfum dengan kategori yang kuat biasanya orangnya pergi, baunya masih tercium. Ada yang sedang, artinya bau ketika si pemakai ada. Kalau kategori ketiga ada parfum yang aromanya hanya bisa dicium oleh si pemakainya saja.

Hal demikian juga harus kita ketahui. Lalu peran parfum, ketika parfum itu memberikan bau yang segar, dan nyaman untuk di hirup, dalam berinteraksi dengan orang lain juga akan lebih nyaman. Ada juga parfum yang aromanya mencerminkan pribadinya, halusnya aromanya namun tak bisa lupa, ada juga parfum yang identik dengan identitas, karena saking lamanya memakai hanya satu jenis parfum serta aromanya yang sama.

Memakai parfum juga amat penting, karena  dari cuplikan cerita di atas, banyak sekali kemungkinan sehingga bau yang ditimbulkan mungkin tak nyaman untuk dihirup. Kemungkinan yang terjadi, tidak memakai parfum, bau badan yang sangat aman parah, kedua memakai parfum namun baju tiga hari tak di cuci, dan bisa jadi memakai parfum namun tak mandi dua hari.

Padahal kita tahu, ketika bau tidak enak itu sudah membuat hilang rasa. Apalagi untuk ngobrol, jadi pastikan bersih, rapi dan wangi adalah kepentingan utama untuk menunjukkan pribadi yang baik. Mungkin berkaitan dengan penampilan. Kalau penampilan baik sopan enak dipandang, nyaman untuk berinteraksi.

Kata sebagian orang penampilan itu tak penting. Ada juga yang bilang penampilan itu sangat penting. Nah kembali pada pribadi masing-masing menyikapi.

Senin, 13 September 2021

Berkaca



Bayangan Yang Ada Di Hadapanku

Seperti Maya Namun Nyata

Sering Berkaca Faham Dengan Diriku

Dan Apa Mauku Selama Ini


Kaca Itu Berbicara Menjelma

Menasihati Secara Perlahan

Menyalahkan Tanpa Sungkan

Membenarkan Tanpa Membela


Kaca Kau Mungkin Hanya Bisa Membisu

Cukup Memantulkan Diriku Sendiri

Kaca Kau Selalu Memberiku Kabar

Hari Ini Harus Lebih Baik Dari Kemarin

Matematika dan Perannya



Mari kita simak, hasil tulisan Bapak Mukhamad Muhsin, S.Pd

Jika dilihat dari luar pelajaran matematika, matematika merupakan ilmu yang sangat penting untuk perkembangan didunia. Bahkan penerapan matematika sangat luas sekali, termasuk dalam bidang ilmu alam, komputer, tehnik, kedokteran dan ilmu sosial seperti ekonomi sampai psikologi. Disisi lain matematika merupakan ilmu yang berguna untuk mengasah otak berfikir keritis dan analisis, walaupun kita belum tentu tau bagaimana penerapannya.


Seorang ilmuan Richard Feynman berkata "Matematika itu tidak nyata, tapi terasa nyata". Dari sini kita bisa tau bahwa matematika memang ilmu yang kompleks yang masuk menjadi bagian dari berbagai ilmu. Maka memang benar jika matematika harus dilatih dan dikenalkan ke semua orang. Karena matematika meresap bersama berkembangnya kehidupan. Sepertihalnya kita temui diantara pedagang di pasar, di pengukuran pembangunan rumah, pengukuran pembuatan jalan dan lain sebagainya yang masih banyak lagi.


Didalam Al-Quran juga banyak yang membahas tentang matematika. Seperti di QS  Al-Kahfi : 25 "Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)". Dari potongan ayat tersebut Allah SWT telah menjelaskan tentang konsep penjumlahan. QS. Al-Fajr : 3 "dan yang genap dan yang ganjil". Dari potongan ayat tersebut kita tau, Allah SWT telah mengenalkan umatnya bahwa dalam bilangan matematika itu ada yang genap dan ada yang ganjil. Dari sini Bisa kita ketahui bahwa dari turunnya Al-Quran bahkan sebelumnya ataupun dari awal kehidupan, matematika sudah ada dan melekat didalam kehidupan. Jadi begitu pentingnya matematika di kehidupan manusia sehingga matematika itu ilmu yang mendasar untuk semua kalangan dari siswa maupun seorang pekerja.


Pengenalan matematika melalui pelajaran matematika itu sangatlah penting untuk melatih seorang siswa untuk bisa berfikir secara baik. Sehingga seorang siswa dalam mempelajari berbagai pelajaran sangat dibutuhkan untuk mempelajari matematika juga. Karena jika siswa selalu dilatih untuk berfikir matematis maka siswa akan lebih mudah ketika menganalisis masalah, memecahkan masalah dan menyimpulkan masalah.

Matematika



Pagi ini seperti biasa pembelajaran di sekolah. Setiap senin mapel pertama adalah Matematika. Dan mata pelajaran satu ini, kadang dijadikan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa.

Apalagi di kelas akhir, sebenarnya materi yang disampaikan adalah materi yang di kelas sebelumnya. Seperti pembagian, perkalian dan lebih kepada pemahaman dan pemecahan soal cerita. 

Dasar pelajaran matematika adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Empat hal itu merupakan dasar utama atau konsepnya harus matang. Sehingga di kelas akhir konsep pada empat hal tinggal mengulang dan menerapkan.

Faktanya, masih banyak yang belum menguasai empat hal tersebut. Hal ini faktor yang mempengaruhi pun juga banyak. Seperti cara mempelajarinya, cara memahamkan, cara menjelaskan, cara mengevaluasi serta seberapa sering untuk berlatih di soal-soal Matematika.

Sehingga membuat di kelas akhir, sebagai guru harus banyak berinovasi, mencoba berbagai strategi dan media sebagai salah satu usaha untuk memahamkan mereka. Kadang pun waktu yang ada untuk menjelaskannya di sekolah kurang. Kemudian dari siswanya kurang berlatih hal ini juga sangat mempengaruhi dalam memahami mata pelajaran Matematika.

Uniknya di kelas yang saya hadapi, kalau menjelaskan pada rumus yang ada, dan di bolak balik mereka pasti bingung. Namun, kita di terapkan dalam bentuk uang, mereka lebih bisa menyelesaikannya. Semisal 45 : 9 = ....

Mereka masih bingung untuk menghitungnya, kemungkinan yang terjadi tidak faham perkalian sehingga lama untuk menghitung.

Tetapi jika di terapkan dengan menggunakan uang, dengan sola cerita Anisa mempunyai uang 4.500 kemudian di bagi dengan 9 orang, maka setiap orang mendapat, dengan serentak mereka menjawab 500.

Memang kecerdasan anak dalam menghitung itu tidak bisa kita paksakan, namun saya tekankan bahwa pelajaran matematika itu harus banyak berlatih dan mencoba mengerjakan soal. Mungkin hafal juga rumus namun tak begitu faham dalam menerapkan, nah harus kita coba melalui soal. Berbeda dengan belajar IPS yang harus banyak membaca.

Kemudian jika tidak bisa dengan salah satu pelajaran, jangan dihindari atau jangan dibenci. Karema semakin kita menghindari dan membenci maka akan semakin sulit dalam mempelajarinya. Harus kita tanamkan semua pelajaran akan mudah jika kita rajin belajar dan latihan.

Yuk semangat selalu belajar dan berproses.

Minggu, 12 September 2021

Berproses Untuk Memahami



Banyak Sekali Karakternya

Banyak Sekali Modelnya

Bahkan Watak Dan Kebiasaanya

Kelebihannya Banyak


Namun, Kekurangannya Pun Juga Mengiringi

Kadang Aku Bertanya Pada Diriku Sendiri

Harus Bagaimanakah Menangani

Muhal Jika Aku Sendiri Menghadapi


Mereka Banyak Menggampangkan

Bahkan Lebih Tak Menghargai

Sehingga Ada Sekat Diantara Kami

Banyak Harapan Serta Doa


Semoga Hidayah Mengiringi

Membuka Mata Hati

Tanpa Embel-Embel Kesombongan Diri

Ikuti Saja Dan Jalani Pasrah Kepada Illahi


Maghrib Yang Berkumandang



Masih Letih Rasanya

Belum Sampai ke Tempat Tujuan

Dan Masih Di Pinggir Jalan

Bersama Lampu-lampu Transportasi


Sendiri Mengendarai 

Demi Tempat Singgah Menanti

Aku Merasa Sepi Sendiri

Diiringi Senja Tenggelamnya Matahari


Maghrib Yang Berkumandang

Membuat Hati Menderu 

Tak Terasa Tetes Air Mata Mengalir

Menjadi Setumpuk Rindu Menggebu


Iringan Shalawat Halus Dihati

Memuji Kehebatan Illahi

Yang Selalu Menjadi Benteng 

Sumber Kekuatan Keyakinan Untuk Bersama


Sabtu, 11 September 2021

Pipi Merahnya




Di Pojok Sana Terlihat

Manisnya Seseorang 

Memakai Gaun Cantik Biru

Bak Langit Yang Bersih 


Bibirnya Yang Mungil

Bertutur Kata Dengan Halus

Sorot Matanya Yang Melambangkan

Bahwa Dia Wanita Multitalent


Siapa Sangka Berjalan 

Langkah Demi Langkah Dengan Pasti

Bruk Glubuk Suara Mengagetkan Terdengar

Dia Tersungkur Jatuh


Pipinya Memerah

Menahan Malu Tapi Tetap Hidup

Melangkah Lagi Menahan Sakitnya Kaki

Ku Akui Dia Hebat Dan Kuat


Seperti Hidup Berputar

Ketika Di Roda Atas Bersyukur

Ketika Jatuh Pun Introspeksi

Dan Bangkitlah Kembali Penuh Prestasi

Kamis, 09 September 2021

Akuhi Saja Jika Lemah



Pendekar Yang Sakti

Sepertinya Bukan

Putra Atau Putri Sang Raja Langit

Sepertinya Juga Bukan


Miliader Terkubur Emas

Bergelimang Harta Mewah

Bermobil Mengkilap Terbaru

Kayaknya Juga Belum


Namun Mengapa 

Gaya Selangit Melirik Saja

Terlihat Oleh Wajahmu

Tak Sudi Acuh Adalah Solusi


Akuhi Saja Dan Sadari

Hanya Manusia Lemah

Dan Semua Itu Titipan

Tak Patut Kau Sombongkan


Ingat Semua Tak Akan Dibawa

Dan Semua Akan Berujung Sama

Manusia Akan Bau Tanah

Hingga Waktu Yang Menentukan

Rambut Juga Butuh Vitamin




Tidak hanya tubuh yang membutuhkan vitamin. Namun juga rambut, rambut juga butuh sekali nutrisi atau vitamin. Sehingga rambut kita akan lebih sehat.

Mungkin bagi para pria tidak akan ribet dengan rambut, karena rambut akan lebih terbuka untuk mendapatkan udara. Meski begitu rambut pria tetap juga membutuhkan nutrisi.

Apa sebenarnya nutrisi rambut itu? Selain kita rajin mencucinya dengan shampo. Kalau mungkin ada yang sering ke salon sudah mengetahuinya. Hanya ini berdasarkan pengalaman saja.

Sebagai perempuan yang dominan memakai hijab tentu perawatan untuk rambut harus lebih baik. Selain rajin mencuci rambut. Ada beberapa yang harus dilakukan.

Pernah saya berkunjung di pusat perbelanjaan alat kosmetik dan produk-produk kosmetik. Mungkin ini salah satu kesukaan perempuan. Nah, ternyata untuk perawatan rambut juga banyak dan lengkap selain shampo. Mencuci rambut, minimal seminggu tiga kali, jika lebih akan lebih baik.

Setahu saya, rambut itu akan membutuhkan shampo, untuk mencuci. Lalu ada condisioner itu dipakai setelah mencuci rambut memakai shampo dan dibilas. Lalu setelah memakai itu, bisa memakai hair tonik dengan kondisi rambut yang agak basah. Nah setelah kering bisa di pakaikan vitamin.

Ada juga terkadang menggunakan lidah buaya secara langsung. Pernah juga menggunakan minyak kemiri. Ketika rambut saya sering rontok. Dan hal ini cukup membantu.

Itu yang saya lakukan selama ini. Kemudian tips saja, ketika masih basah langsung diikat atau dipakaikan kerudung ketat. Hal demikian, untuk menghindari kelembapan rambut.

Karena jika lembab, akan lebih rentan menimbulkan ketombe lalu rambut akan mudah rontok. Selain perawatan dari luar, juga perlu sekali perawatan dalam, seperti yang kita konsumsi hendaknya makan-makanan yang bergizi. Sayur buah harus seimbang sering minum air putih

Rabu, 08 September 2021

Tulisan Di Truk



Jadi manusia itu harus banyak rasa. Jangan hanya satu rasa. Itu tak menarik. Tertulis di sebuah truk ketika saya dalam perjalanan ke luar kota.

Tiga kalimat itu mungkin terlihat sepele karena hanya sebuah tulisan yang menempel di box sebuah truk. Lalu saya berfikir. Ternyata tulisan sederhana itu mengandung makna terdalam bagi saya.

Ilmu dan pesan apa yang bisa kita ambil dari tiga kalimat di atas. Manusia itu memang dianugerahi oleh Allah dua hal yakni akal dan hati. Dasar itu yang membedakan antara manusia dengan makhluk yang lain.

Namun, fenomena sekarang banyak yang lupa, keduanya tak bisa seimbang. Ketika akalnya sangat cemerlang, lupa hati, yang bisa merasakan. Rasa bagaimana menghargai, rasa tepo seliro, rasa berterimakasih, hingga rasa kejujuran pada diri sendiri.

Lalu, jika mempunyai hati yang sangat halus, membuat kita jarang berani mengungkapkan pendapat. Atau bahkan cenderung pasif terhadap lingkungan. Dan tak mau belajar tentang lebih banyaknya ilmu baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan.

Maka keduanya pun harus diimbangi. Dengan apa kita menyeimbangkan itu semua. Tentu dengan terus belajar, mendekatkan diri kepada Allah lalu sering-sering introspeksi  kepada diri sendiri, sering bersosialisasi dengan baik. Jika mendapat saran, maka harus terbuka mendengarkan, menerima dengan lapang dada. Jangan mengedepankan rasa tersinggung. Kalau tersinggungnya didahulukan, dijamin hati akan lelah.

Kadang kerasnya hati tidak akan menyadarkan bagiamana rasanya diposisi orang lain. Maka itulah, manusia harus punya rasa yang berwarna berwarna. 

Berwarna dalam arti, benci boleh, suka boleh, kasih sayang, kecewa, sedih, senang, bahagia, sakit, memaafkan, dongkol, mangkel, gedhek, terharu semua rasa itu wajar kita miliki, tapi sewajarnya, sesuai takaran. Yang baik kita pertahankan, yang kurang baik, jangan terlalu ditanam berlama-lama. 

So, hidup hanya sekali, ikuti alur hati, jalani sebaik mungkin. Dengan iringan rasa syukur. Ingat kita SEMUA HANYA MANUSIA BIASA, PULANGNYA PUN AKAN SAMA.

Tirai




Bukan Mereka Tidak Ada

Bukan Mereka Tidak Mendengar

Bukan Juga Mereka Bisu

Hanya Mereka Menyusun Untuk Demikian



Seakan Berkata Bodoh

Dan Tak Tahu Sejarah

Dengan Ditutupi Berbagai Kerendahan

Mengalihkan Fakta Kenyataan Yang Ada



Tak Mungkin Menjadi Besar

Jika Hatinya Penuh Rasa Kebesaran

Tak Mungkin Menjadi Solid

Jika Kefanatikan Dimiliki



Sudah Tak Segan

Mengatakan Tak Pantas Dan Pergi

Tunggu Saja Sampai Kehancuran

Atas Kesombongan Keegoisan

Senin, 06 September 2021

Bersekolah




Mendengar kabar bahwa sekolah akan segera kembali seperti biasa, senangnya bukan main. Banyak hal yang telah dinanti ketika sekolah sudah normal. Mengobati rasa kangen.

Kangen atau rindu dengan nuansa sekolah. Bertemu teman, guru sekaligus bersosialisasi dan berinteraksi dengan banyak orang. Nuansa bersama teman itulah yang sangat dinanti. Bergurau, berdiskusi, berlari-lari bermain bersama.

Alhamdulillah terhitung enam minggu kami melaksanakan tatap muka terlebih dahulu, dengan durasi yang sangat terbatas. Yakni di mulai pukul tujuh dan selesai tepat pukul sepuluh. Kenapa kami bertekad terlebih dahulu melaksanakan tatap muka. Hal ini disebabkan banyak faktor.

Salah satunya adalah kami yang mempunyai background hafalan Al Quran jika tidak kami laksanakan murojaah dan ziyadah secara langsung, dijamin hafalan yang sudah  di dapat akan hilang. 

Hal demikian sudah terbukti, di awal-awal dampak pandemi, hampir semua siswa hafalan Al Qurannya hilang. Lalu, banyak usulan atau saran dari para wali murid, untuk melaksanakan tatap muka. Selain itu, tingkat kedisiplinan para siswa juga sangat menurun. Itulah mengapa kita melaksanakan tatap muka lebih dulu.

Mungkin banyak pro dan kontra dengan apa yang terjadi. Pronya adalah siswa kami pelan-pelan akan terbiasa dengan kegiatan sekolah. Meski belum maksimal. Kalau kontranya, banyak, mungkin tidak akan kami tuliskan.

Besar harapan kami, bumi akan segera membaik. Lalu segala kegiatan sekolah akan berjalan dengan lancar seperti biasa. Roda perekonomian pun juga berjalan lancar.

Minggu, 05 September 2021

Bangga Karena Prestasi



Berjalan Dengan Percaya Diri

Penuh Dengan Prestasi

Bukan Hanya Imajinasi

Benar-benar Terbukti


Jangan Sekali-kali Merendahkan

Coba Lihat Dengan Mata Terdalam

Bahwa Sangat Berbeda

Antara Takabur Dan Bangga


Semua Bukti Bisa Dinikmati

Tinggal Anda Bisa Atau Tidak 

Untuk Terbuka Menerima Dan Menghargai

Jangan Kau Nodai Lidah Manismu 

Untuk Melukai

Sabtu, 04 September 2021

Minggu Ceria



Libur di hari Minggu, harus produktif dong. Salah satunya yakni dengan memasak. Dengan menu-menu yang unik dan diinginkan oleh kita.

Menu andalan keluarga bisa kita angkat, untuk membuat kita lebih produktif. Menu andalan setiap keluarga akan berbeda. Seperti di keluarga saya menu andalan adalah sambal tomat dan sayur sup.

Sambal tomat ala saya, sudah pernah saya tulis. Bisa di cek lah ya. Saya akan membahas tentang sayur sup.

Berbicara sayur sup, pada hari ini umumnya, anak-anak banyak yang tidak suka sayur. Padahal jenis sayur itu banyak. Serta kandungannya vitamin, serat sehingga manfaat dan bagus buat tubuh.

Lalu kenapa anak-anak kita masih tidak suka atau tidak begitu suka. Ketika ada sup hanya kuahnya yang diambil. Perlu kita amati kebiasaan yang kita bangun setiap hari kepada anak kita.

Sewaktu masih balita di waktu MPASI mungkin kita sering memasakkan sup serta sayur. Lalu ketika sudah menjadi anak-anak seusia TK atau sekolah dasar rasa suka terhadap sayur hilang bahkan sama sekali tidak mau. Mengapa demikian? Kenapa kita tak mempertahankan untuk memasakkan sayur untuk mereka?

Dan kebanyakan sukanya makan yang kering seperti nasi dan telur ceplok saja, atau nasi dan ayam goreng. Disinilah pentingnya kreatif dalam memasak. Dengan banyak cara seperti membaca buku memasak, nonton video-video memasak.

Sayur itu bisa dimasak apa saja. Contoh urap-urap, sayur sup, oseng atau tumis. Serta masakan sayur dibuat lebih modern, seperti sayur bakso, sayur dibuat somay, sayur digoreng menyerupai fried kitchen dan lain-lain. Maka hal demikian mungkin akan menambah semangat anak untuk mengkonsumsi sayur. 

Macam-macam sayur banyak tidak semua berwarna hijau. Ada kentang, wortel, tomat, jamur, brokoli, paprika hijau, merah dan sebagainya. Dan semua itu, bisa diolah dengan berbagai macam. Salah satu yang mudah adalah dimasak menjadi sup.

Tips saja, kalau memasak sayur sup jangan sampai over cook sayurnya. Tidak usah menunggu sampai benar-benar layu. Justru yang agak-agak keras dan masih kriuk akan lebih baik.

Minggu yang produktifku,

Mana minggu produktifmu?

Semangat

Jumat, 03 September 2021

Mendapat Ilmu Dari Membaca



The really important thing is not where you are going or how you get there. It is what happens to you personally as a human being.

Hidupmu sedang menuju apa dan bagaimana kamu mencapai tujuan itu tidak terlalu penting. Yang sungguh penting adalah apa yang terjadi terhadap dirimu dalam perjalanan hidup itu.

Sudahkah hari ini kamu membaca?

Dan buku apa yang telah kamu baca?

Saya mendapat buku dari salah satu murid saya yang berjudul "A Date With Life" dengan penyusun Anand Krishna. Saya terkaget siswa kelas VI berminat juga dengan buku bacaan bahasa asing. Saya salut dengan kemampuan dia.

Buku ini bukan novel, meski tebalnya setebal novel. Isinya adalah kata-kata motivasi untuk kehidupan. 

Banyak motivasi dan dorongan buat diri untuk menuju manusia yang lebih baik dalam segala bidang. Lalu ada sisi motivasi hubungan antara TuhanNya. Lebih kepada tujuan hidup.

Buku ini juga ditulis dari hari ke hari. Terbukti tertulis setiap babnya misalkan Hari ke 198 sampai 230. Sampai pada hari ke 398. Saya jadi membayangkan bahwa buku ini ditulis dari hari ke hari sampai kurun waktu hampir tiga belas bulan, atau satu tahun lebih sedikit.

Keren banget, itulah dunia menulis, harus di tlateni, istiqomah satu hari minimal harus menulis, walau hanya satu baris. Dari satu baris akan menjadi satu paragraf dan seterusnya.

Dapat ilmu baru dari setiap buku yang saya baca. Mari terus membaca dan menulis

Satu Mutiara



Satu Mutiara 

Yang Kutemukan

Disela-sela Sisipan Kalimat


Satu Mutiara

Menjadi Penopang Kekuatan

Disela-sela Tumpukan Pikiran


Satu Mutiara

Menjadi Pendorong Perubahan

Disela-sela Pecahan Kerusakan


Satu Mutiara 

Itu Berkata

Kejujuran Adalah Kunci Kesuksesan

Kamis, 02 September 2021

Sowan Ke Beliau



Alhamdulillah kemarin saya diberi kesempatan oleh Allah untuk bersilaturrohim serta meminta barokah dari guru. Guru tersebut adalah sosok yang sangat sederhana dan tokoh besar NU Jawa Timur. Beliau adalah panutan semua santrinya.

Kami berkunjung sekaligus sowan kepada beliau yang kami mulyakan K.H Marzuki Mustamar, alhamdulillah juga kepanggeh sama Ibu Nyai, di pondok pesantren Gasek Malang. Sudah tak asing lagi bukan. Kami mengantar adik kami untuk menyantri disana.

Alhamdulillah kami diterima dengan baik. Prosesnya pun lancar, beliau sosok yang sangat hangat untuk menghadapi tamu. Di musim seperti ini tentu memakai protokol kesehatan.

Kami pun juga bertemu pengurus pesantren yang sangat gamplang menjelaskan prosedur, aturan yang berlaku di pesantren. Saya sangat bersyukur, banyak teman yang membantu, yang juga masih di sana yang sangat terbuka menjelaskannya. Saya rasa itulah pentingnya, banyak teman, serta pengalaman bersekolah di luar daerah, luar kota. Artinya apa banyak teman, banyak saudara, banyak silaturrohim akan membuat banyak manfaat.

Semoga adik yang sedang nyantri di sana diberi kemanfaatan ilmu, keberkahan dalam setiap langkahnya. Aminn

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...