Sabtu, 30 Oktober 2021

Komunikatif



Komunikasi, interaksi, kolaborasi tiga istilah yang sering berhubungan dengan tidak hanya satu orang. Mari kita bedah satu per satu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; terselip ada kata komunikatif maka sudah jelas artinya dapat diterima, bisa dimengerti atau bisa difahami.

Interaksi adalah hal saling melakukan aksi, berhubungan, mempengaruhi; antar hubungan; interaksi dalam keseharian bisa diartikan sebagai hubungan searah atau lawan arah dengan orang lain, bisa saling berbicara, saling lirik atau melalui kode, dengan satu atau dua orang. 

Lalu Kolaborasi adalah perbuatan kerja sama. Sebagai manusia yang merupakan makhluk sosial tidak lepas dari tiga hal. Berinteraksi dengan baik, berkomunikasi dengan tepat lalu berkolaborasi dengan kompak. Jangan terlalu terburu-buru berkolaborasi jika tidak membangun komunikasi yang tepat. Akan dengan mudah kata "kompak atau klop" untuk menjalankan sebuah tujuan. 

Menyampaikan pendapat, isi, langkah kolaborasi pun harus komunikatif artinya, mudah difahami, dimengerti dan arahnya kemana. Banyangkan saja seperti ada sebuah pendapat, tapi tak disampaikan pendapat ini untuk siapa, dan harus disebarkan ke jaringan yang luas atau tidak, masih ambigu. Maka bisa disimpulkan pendapat yang disampaikan kurang komunikatif. 

Hal demikian berlaku secara langsung atau berbicara langsung, dan menggunakan bahasa tulisan, harus bisa komunikatif, artinya tulisan yang memahamkan ketika dibaca. Kalau sudah keranah bahasa yang ditulis maka harus faham susunan kalimat yang efektif, tanda baca dan yang lainnya.

Rabu, 27 Oktober 2021

Sumpah Pemuda



Menjadi Tombak Penentu

Pemuda Di Barisan Terdepan

Jiwa Berjuang Dan Menggebu

Hanya Untuk Indonesia


Kemajuan Bangsa Dan Bernegara

Di Depan Mata Bagi Pemuda

Yang Sadar Akan Prestasinya

Bukan Masalah Gaya


Pemuda Indonesia

Pegang Teguh Bhineka Tunggal Ika

Dan Jangan Lupakan Budaya

Kita Patut Bangga Kepada Indonesia


Selamat Hari Sumpah Pemuda

Bahasa Satu Berbangsa Satu

Tanah Air Satu

Indonesia

Selasa, 26 Oktober 2021

Menjaga Kewarasan




Hening Hati

Terlihat Tak Peduli

Hanya Bisa Dilihat

Diterpa Sesuai Prasangka


Jangan Berburuk Pikiran

Dengan Perkiraan Belum Tentu Benar

Agar Terjaga Kesehatan

Hidup Damai Tanpa Menuruti Alasan


Menjaga Kewarasan Hati

Tanpa Meninggikan Gengsi

Maka Tahan Tekan Dan  Sudahi

Hidup Tinggal Jalani Dan Nikmati

Senin, 25 Oktober 2021

Aku Malu

 


Aku Malu

Untuk Sekedar Menatap

Aku Malu

Untuk Sekedar Berkata Halo


Tersipu Memendam Rasa

Dari Berbagai Kekurangan

Aku Malu 

Mengatakan Bahwa Rindu


Aku Malu

Jika Aku Terlihat Tak Mampu

Dan Terlihat Tak Pintar

Terlihat Tak Cekatan


Berbisik Kenapa Harus Malu?

Bertanya Kenapa Pesimis?

Tunjukkan Saja Jika Hanya Manusia Biasa

Kekurangan Melekat 

Dan Kelebihan Tak Patut Dikedepankan

Minggu, 24 Oktober 2021

Menghapi Cuaca Hari Ini



Saya tak membayangkan bagaimana di Benua Eropa yang harus menghadapi empat musim. Kita yang hanya dua musim yakni kemarau dan hujan saja kadang bingung. Ketika panas terik seperti ini, banyak yang mengeluhkan.

Begitu juga sebaliknya, jika hujan yang dihadapi padahal hanya air, bukan salju, kita sering kerepotan. Bayangkan saja jika musim salju datang, kita harus siap mantel khusus, bukan payung, lalu siap penghangat ruangan dan sebagainya. Kalau hanya membayangkan enaknya saja kayaknya semua bisa enak tanpa melihat sisi kerepotannya.

Misalnya salju bisa dihadapi dengan bermain salju. Kita pun bisa menghadapi hujan dengan bermain hujan yang tak kalah asyiknya dengan salju. Itulah mengapa manusia, yang perasaan dan keinginannya jika dituruti tak akan ada habisnya.

Lalu bagaimana kita menghadapinya? Mungkin pembahasan saya terlepas dari sisi ilmu geografinya. Yang kita tahu setiap benua ada kondisi geografisnya masing-masing sehingga atar negara atar benua tidak sama musim yang dihadapi.

Namun, jalan utamanya apapun yang musim atau cuaca yang kita hadapi adalah bersyukur, panas dihadapi dengan dinikmati keringat bercucuran masih ada kipas untuk mendinginkan, lalu ketika haus melanda, air masih melimpah untuk dibuat minuman dicampur dengan es akan segar.

Ketika hujan pun, harus banyak bersyukur, air hujan yang jatuh ke bumi merupakan berkah, maka kita dianjurkan berdoa "Allahumma Soiban Naafi'a" yang kurang lebih artinya Ya Allah jadikan hujan ini berkah manfaat. Tanaman-tanaman akan tumbuh segar, dinikmati dengan diiringi dzikir, lalu bisa kita nikmati dengan suguhan hangat seperti teh hangat, singkong goreng, bahkan bakso dengan kuah panas.

Barangkali diantara kita sudah ke luar negeri yang mempunyai empat musim. Jika sudah diberikan kesempatan untuk bisa merasakan berbagai musim maka sudah patut rasa syukur kita berlipat-lipat kepada Allah. Karena segala yang ditetapkan Allah adalah yang terbaik.

Oleh karena itu, sekarang orang Indonesia khusunya area Tulungagung ada yang merasakan panas, gerah, sumuk, ungkep, dan berkeringat maka ucapkan Hamdalah. Karena masih diberikan kesempatan demikian. Ini masih panas dunia yang jarak bumi dan matahari cukup jauh. Bagaimana nanti di akhirat di Padang Marsyah dikumpulkan dengan jarak satu kilan antara matahari dan kepala kita. 

Bagaimana panasnya neraka? Masyaallah, hal-hal demikianlah menjadi pengingat bahwa sebagai manusia kita semua lemah jika tanpaNya. Semua ketetapanNya adalah yang terbaik. Dan harus banyak bersyukur, tafakur. 

Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang selalu mengingat Allah apapun kondisi kita.
Salam Semangat 

Jumat, 22 Oktober 2021

Hari Santri 2021



Kita tahu dari tahun 2015 ditetapkan bahwa 22 Oktober merupakan Hari Santri. Santri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti dua maknanya yaitu orang yang menuntut agama dan orang yang beribadah. Sehingga santri identik dengan orang yang berilmu dan yang mengamalkannya.

Kita tahu sejarah diperwalian dulu di zaman Sunan Ampel yang telah berhasil melahirkan santri pertama Sunan Giri dalam menjalani jalan spiritual, sufistik dan berkembang dalam dunia pendidikan.

Sehingga berkembangnya waktu santri identik dengan pendidikan. Artinya santri harus seimbang dengan kedua ilmu baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Sekarang ambil contoh banyak sekali, banyak para ulama, gawagis, dan santri dalam rangka menyiarkan agama Islam dakwah, ilmu dan segala kegiatannya dapat di bagikan secara terbuka di sosial media. 

Artinya apa, zaman terus berkembang tanpa batas, namun identitas santri harus tetap dipegang. Adanya hari santri, merupakan bentuk apresiasi kepada semua santri yang berkecimung di pesantren untuk menuntut ilmu. 

Jumlah santri di Indonesia, seiring berjalannya waktu juga terus naik. Wajar saja, jika untuk memperingatinya pun sangat beragam. Mulai dari upacara, kirab santri, doa bersama bahkan tasyakuran.

Terlepas dari kemeriahan peringatan hari snatri. Perlu diingat bahwa santri identik dengan attitude atau akhlak, maka attitude, akhlak atau tata krama harus ditunjukkan dan diterapkan dengan baik.

Selanjutnya sudah sepatutkan para generasi penerus terutamabsantri berada di garda depan dalam memajukan negeri Indonesia. Dan santri sebagai ujung tombak dalam memimpin dan meneruskan perjuangan dibidang masing-masing. 

Salam

Selamat Hari Santri

Mari Terus Berjuang Untuk Negeri

Rabu, 20 Oktober 2021

What A Pity



Kasihan Sekali Melihatnya

Namun Tak Iba

Karena Kemunafikan Yang Dibangunnya

Hingga Hilang Harga Diri

Tanpa Rasa Malu


Mencari Dan Terus Mencari

Mengincar Dimana Yang Masih Segar

Untuk Datang Mengambil Tanpa Beban

Hingga Kepuasaan Dirasakan

Lalu Senyum Lebar


Ah

Kehabisan Kata Menggambarkan

Akan Rajin Mendekati

Karena Ada Maksud Tersembunyi

Karena Tak Bermodal Sekalipun Hati


What A Pity You Are

Selasa, 19 Oktober 2021

Baru Saja Kemarin



Baru Saja Panas Terik Matahari

Kemudian Keringat Bercucuran

Kesungguhan Menjalani Kenikmatan

Merasakan Panas Dunia


Baru Saja Kemarin

Mendung Hujan Deras

Basah Kuyup Tanpa Penghalang

Menikmati Tersiram Air Dari Langit


Baru Saja Dekat

Bukan Karena Ketulusan 

Hanya Karena Menjadi Benalu

Mengambil Yang Bisa Dimanfaatkan


Baru Saja Terlihat

Karena Ada Lampu-Lampu

Jika Redup Jangan Ambil Pusing

Tak Peduli Berlalu Dan Meninggalkan


Sudah Terbaca Watak

Dan Pola Anda Maunya Disanjung

Dan Di Puji Seakan Tak Ada Kekurangan

Baru Saja Aku Mampu Membacanya


Baru Saja Kemarin

Jangan Mudah Lupa

Merintih Nyaris Kehilangan

Menangis Meminta Bela Kasihan


Juga Baru Saja Kemarin

Roda Kehidupan Berjalan

Jangan Hanya Memanfaatkan Orang

Hanya Demi Kepuasan Dirimu Sendiri


Ingat

Karena Dilupakan Itu Tak Enak

Ingat 

Hidup Pasti Butuh Orang Lain


Senin, 18 Oktober 2021

Kekuatan Pensil Alis

Hari Ini Saya Tanpa Pensil Alis.


Tampilan dengan alis yang tipis, seperti saya memang ada yang menerima, artinya ok saja, namun ada yang kurang percaya diri. Jika beraktifitas tanpa pensil alis untuk mempertebalnya seakan ada yang kurang. Jangan diartikan setebal alis di kartun sincan, namun hanya untuk mempertegas saja.

Memang alis saya, termasuk alis yang sangat tipis, misal tanpa lukisan dengan pencil alis, terlihat seakan alisku hilang apalagi kalau kena kamera dan filter, sudah jelas akan lucu. Pernah dulu di waktu aliyah di pondok ala-ala ingin mempertebal alis, menggunakan bubuk celak dan di tap tap di tangan. Padahal kita tahu fungsi celak tidak demikian.

Untuk mempertebal alis ada alatnya biasa disebut pensil alis. Dan warnanya pun setahu saya ada tiga warna seperti hitam, coklat muda dan ada coklat tua. Dan merk serta kualitasnya juga bermacam-macam.

Saya memang bukan beauty blogger yang sesungguhnya, tetapi penampilan itu penting apalagi profesi guru dengan tujuan yang baik untuk tampil lebih meyakinkan,percaya diri dan lebih semangat di depan siswa kita. Catatan pentingnya jangan berlebihan. 

Jangan berfikir, saya pintar menggambar bentuk alis yang bagus seperti ahlinya. Tentu tidak, sehingga sering alis saya berantakan bentuknya, dan antara kiri dan kanan tidak sama. Dan alis saya yang tipis juga bentuknya agak lebar. Namun saya sangat bersyukur, karena kata Make Up Artis kalau alis tipe seperti punya saya, mudah untuk di gambar dan ketika make up tebal di acara nikahan, pesta misalnya. Namun, kunci utama penampilan dari segalanya adalah percaya diri. Mau blepotan, tetap saja percaya diri itu juga akan memberikan nilai lebih. Yang lebih utama lagi, itu rapi. Rapi dan bersih hal pokok dalam berpakaian, semisal memakai baju bermerk pun jika tidak rapi, pasti tidak terlihat menyenangkan untuk dipandang dan mohon maaf tidak terlihat mahal malah sebaliknya. Lalu nyaman, jika baju yang kita pakai nyaman, sekeliling kita melihatnya juga nyaman.

Kembali di kekuatan alis, yang alisnya seperti saya tak perlu minder. Sekarang banyak tutorial membuat alis, dan cetakan menggambar alis. Alis yang terlihat agak tebal, akan mewakilkan penampilan kita yang tersamarkan oleh masker. Mungkin lipstik yang kita pakai tak terlihat karena tertutup masker, namun alis tetap akan terlihat.

Kalau saya pribadi tidak menyarankan sulam, meski sebagian orang sulam. Kembali dari sisi kenyamanan dan hak masing-masing. Dan sampai sekarang, kalau kerja lupa tak memakai pensil alis, seakan ada yang kurang di wajah. Namun kuncinya tetap percaya diri, dan tetap sungguh-sungguh dalam mengerjakan tugasnya.

Keep fighting

Sabtu, 16 Oktober 2021

Saktah



Saktah sebagian dari kita mendengar kata saktah sudah tak asing lagi. Saktah dalam Al Quran merupakan salah satu tanda yang harus kita ketahui maknanya. Saktah mempunyai pengertian berhenti sejenak tanpa bernafas selama satu alif atau dua ketukan. Tanda saktah dalam Al Quran itu hanya ada empat. Diantarnya adalah

1. Pada Juz 15, Surah Al Kahfi ayat 1-2

2. Pada Juz 23, Surah Yasin ayat 52

3. Pada Juz 29, Surah Al Qiyamah ayat 27

4. Pada Juz 30, Surah Al Muthaffifin ayat 14

Pada empat letak, nanti kita akan menemukan lafadz pada masing-masing ayat. Kadang kita membaca Al Quran kalau tidak dibarengi dengan ilmunya, maka membacanya pun akan ngawur. Oleh karena itu, membaca Al Quran seharusnya memang harus istiqomah. Bahkan dawuh beberapa guru, sampai kita terbiasa bahwa Al Quran sebagai dizikir sehari-hari.

Semoga kita istiqomah membaca Al Quran

Semangat.





Referensi: 

RisalatulQurroWalHufadz

Jumat, 15 Oktober 2021

Kalah



Jangan Bilang Tak Bisa

Dan Jangan Berkata Tak Mampu

Cukup Tunjukkan Lalu Kerjakan

Sampai Batas Maksimal


Bukan Kalah Dahulu

Dan Berkata Tak Bisa

Menyerah Dahulu

Tanpa Harus Berusaha


Ukur Mental Seberapa Besar

Dengan Usaha Yang Bertubi-tubi

Jangan Asal Bersembunyi

Dan Mudah Mengklaim Itu Milikmu


Kalah

Bagi Yang Tak Peka Hati

Kalah

Bagi Yang Tak Tahu Diri

Kamis, 14 Oktober 2021

Hukum Membaca Basmallah



Belajar kembali di kitab RisalatulQurroWalHufadz, kitab ini ditulis oleh Abdullah Umar bin Baidhowi AlQuddusi yang didalamnya ada pengantar dari guru kita yakni Syeh Al Mukarrom Muhammad Arwani Kudus. Kitab ini ditulis dengan huruf pegon Arab. Sehingga mudah di fahami.

Dalam pengantar beliau Syeh Al Mukarrom Muhammad Arwani Kudus ngendiko bahwa kitab ini bertujuan untuk mengetahui banyak ilmu dalam rangka memperbaiki bacaan Quran, kemuliaan Al Quran dan jangan pernah malu belajar Al Quran di guru. Kemudian untuk mensohihkan bacaan kepada guru, jangan melihat pangkat gurunya apalagi muda atau tidaknya, kaya atau miskinnya. Namun, yang terpenting adalah ilmunya.

Lalu ketika berguru Al Quran jangan sampai tergesa-gesa, artinya harus sabar dengan membutuhkan proses jangan hanya mengejar Khotam. Lalu, sering-seringlah nderes atau murojaah. Itulah beberapa hal jika belajar Al Quran untuk dapat diridhoi oleh  Allah dan Rasul. 

Saya belajar kitab ini ketika masih Mi di kelas VI. Dan guru saya, om saya sendiri. Kali ini saya muthola'ah kembali. Artinya kitab ini saya buka kembali untuk belajar ulang. 

Ada dua puluh sembilan bab di kitab ini. Yang hari ini saya pelajari adalah hukum-hukum Basmalah, di bab ke empat. 

Hukum membaca Basmalah dijelaskan di kitab ini ada empat, diantaranya:

1. Wajib, contohnya adalah lafadz Basmallah di surah Al Fatihah, itu wajib di baca karena lafadz Basmallah tersebut termasuk ayat di surah itu sendiri. Hal ini sohih menurut Madzhab Imam Syafi'i.

2. Sunnah, membaca Basmallah di awal atau di tengah surat kecuali dua surat yaitu Al Fatihah dan Baroah/Taubah di juz 10.

3. Haram, haram hukumnya membaca Basmallah di awal surah Baroah/Taubah di juz 10.

4. Wenang, yang artinya boleh dipakai atau ditinggalkan, contohnya membaca basmallah ketika akan memulai di tengah-tengah surah Baroah/Taubah di juz 10.

Itulah empat hukum membaca Basmallah dari mutholaah kali ini. Semoga bermanfaat.




Sebenarnya kenapa saya harus belajar dan membuka kembali kitab atau buku yang pernah saya pelajari? Karena berangkat dari pengalaman pribadi, sempat kemarin, ada seseorang yang saya kenal baik. Tiba-tiba dengan gampangnya, meremehkan kami, dengan mengatakan hal kasar. Tidak patut untuk di dengar. Apalagi yang mengatakan juga seorang yang berilmu. Itu sangat tak pantas.

Dan menurut saya pribadi ilmu yang sudah kita dapatkan itu tidak untuk dipamerkan, namun bagaimana mengaplikasikannya dan bermanfaat kepada yang lain. Dan jelas sanad gurunya dan sumber-sumber kitabnya.

Karena saya juga masih belajar, jika bertemu orang yang demikian lebih baik diam. Dan cukup didengarkan, seperti ibarat kita mendengarkan ulang keilmuan dan itu tanda dari ilmu manfaat. Kalau ada yang sepakat di pakai, kalau tidak tak perlu mengolok-olok atau mencibir.

Semoga Memberikan Manfaat

Keep Strong and Spirit

Rabu, 13 Oktober 2021

Postingan Guru




Berawal dari postingan guru yang ada di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Beliau pak Herman Sahara, yang menyusun puisi tentang Literasi. Yang menurut saya ada satu kalimat yang menarik yakni  "Literasi tarikan imajinasi".

Mengingatkan awal-awal saya memulai bagaimana membangun literasi menulis. Bagaimana mengawali menulis, harus benar-benar menarik berbagai imajinasi. Menyalakan segala imajinasi dalam pikiran.

Hal demikian menurut saya cukup membantu. Meski belum mengalami, cukup berimajinasi seolah kita mengalami. Sehingga tertuang dalam kalimat dalam bentuk majas hiperbola.

Seperti contoh,

 "tenggelam dalam kegelapan angan"

"terjatuh dengan derasnya darah"

"terbang diketinggian langit tak terlihat"

Menarik bukan, daya imajinasi kita itu tak terbatas artinya sangat luas tinggal bagaimana menorehkan dalam kata dan kalimat. Maka, saya pribadi membenarkan bahwa literasi tarikan imajinasi. Karena pengalaman yang telah berlalu, ketika menulis pun harus memunculkan ingatan, membayangkan dan membangun imajinasi jika sekarang itu terjadi.

Lalu ada kalimat "Literasi tempat transparansi" artinya merupakan tempat keteebukaan. Terbuka dalam berpendapat, terbuka menuangkan segala perasaaan dan siapapun bisa membacanya sesuai keinginan. Maka jangan malu, untuk memulai dalam menulis, urusan ada yang membaca dan tidak itu biarkan jadi takdir tersendiri. Dan itu juga saya dapatkan dari Dosen Pakar Literasi Dr. Ngainun Naim, M.Hi. 

Percaya saja, bahwa literasi akan mengubah diri kita. Entah dari sisi mana, yang penting menulis. Bisa saja dari sisi pengalaman, karakter, sikap dan masih banyak lagi. Karena saya juga masih terus berproses belajar dalam dunia menulis, dan merasakan manfaatnya.

So Keep Fighting To Write

Benar Berkompeten?



Masih Banyak Yang Berkompeten

Dan Itu Bukan Kamu

Masih Banyak Yang Ahli

Dan Itu Bukan Kamu


Jangan Hanya Omong Kosong

Tak Melihat Sepak Terjang

Jangan Hanya Jual Tampang

Tapi Kosong Isi Otak


Seakan Tubuhmu Berbicara

Manusia Seperti Apa Kamu

Hanya Berani Jika Ada Pendukung

Hanya Berani Jika Itu Menguntungkan


Satu Kata Buat Kamu

Naudzubillah !!

Lupa Atau Melupa



Lupa

Maka Diingatkan

Jika Setelahnya Tak Kau Gubris

Sudah Gugurlah Kewajiban


Kerasnya Otak

Menutup Saran Dan Masukan

Menandakan Kerendahan Ilmu

Memang Melupa Anda Dikubur Keangkuhan


Apa Itu Tawadu'

Dan Apa Itu Bijaksana

Bak Karakter Yang Hanya Wacana

Tapi Tak Mempunyai Keinginan Menerapkan


Apa Itu Lupa Sebenarnya

Atau Hanya Melupa

Dan Buta Serta Tuli

Akan Kritik Selama Ini

Selasa, 12 Oktober 2021

Kualitas Kuantitas



Kadang saya mengamati segala hal yang berjalan di sekitar. Ketika ada sebuah pilihan antara kualitas dan kuantitas dalam menghadapinya perlu pemikiran yang pasti. Perlu banyak perenungan yang diskusi yang panjang.

Kualitas sendiri menurut saya sebuah kelayakan. Sedangkan kuantitas adalah seberapa banyak. Antara keduanya lebih di dahulukan yang mana?

Tentu semua itu tergantung kepada konteks yang dihadapi. Jika pada suatu produk yang harus ditawarkan kepada konsumen, sebelumnya harus kita tes dulu kelayakannya tidak lain kualitas. Setelah di tes atau diuji kelayakan lolos. Langsung saja untuk peningkatan kuantitas. Penggandaan atau memproduksi barang secara banyak.

Untuk konteks di atas jangan terbalik, jika belum diuji kualitasnya ternyata sudah memproduksi dengan jumlah yang banyak. Namun, jika konteksnya lain. Seperti, dulu dalam sejarah ketika Jepang kalah karena di bom atom oleh sekutu. Yang dicari terlebih dahulu adalah guru. Lalu juga ada kutipan presiden kita pertama Ir. Soekarno "berikan aku sepuluh pemuda, akan aku goncangkan dunia".

Artinya apa? Iya bahwa kualitas diri itu penting. Kualitas atau kelayakan seseorang bisa ditunjukkan dari kualitas pola pikir yang terus berkembang, mau belajar, mendengarkan saran dan kritik, pengalaman berharga dan kualitas pendidikan. 

Sebagai manusia kita jangan hanya mau dihitung saja. Namun, bagaimana dalam hitungan itu, ada sebuah kata diperhitungkan hal demikian yang sangat berarti. Jika sudah diperhitungkan, artinya benar-benar mempunyai kualitas diri yang baik. Bahkan sembunyi dimana pun akan dicari.

Bukan dicari karena hanya butuh saja. Kasarannya, kalau tak dibutuhkan, ya berlalu saja. Sehingga, mengupdate pengetahuan, pengalaman tiada kata terlambat. Yuk bisa yuk meningkatkan kualitas diri. 

Tunjukkan



Bukan Jamannya Menyebut Aku

Bukan Juga Waktunya Inilah Aku

Cukup Dengan Lakukan Yang Terbaik


Bisa Ini Bisa Itu

Sebenarnya Bukan Untukku

Melainkan Untuk Tujuan Mulia


Bukan Utama Bukan Pula Prioritas

Tetap Bisa Tunjukkan

Langkah Terbaikmu Dalam Wujud Karya


Ingat Kamu Terbaik

Mereka Hanya Bisa Mencibir

Tanpa Ada Hasil Yang Nyata


Tunjukkan Saja

Tanpa Rasa Malu Ini Kualitas Dirimu

Yang Patut Diperhitungkan

Dan Bukan Hanya DIHITUNG SAJA


Minggu, 10 Oktober 2021

Presentasi Hasil Karya Batik Jumput

 


Hari ini finishing untuk batik jumput. Setiap kelompok akan menampilkan hasil karya mereka. Dan mereka mengutarakan perasaan saat proses membuat dan perasaan melihat hasilnya.

Nah ini hasil kelompok 1

Ada Mbak Azki, Mbak Diana, Mas Maxcellino, Mas Davin dan Mas Ali



Lalu kelompok 2

Mbak Atina, Mbak Yumna, Mbak Fitriani, Mas Nofi, Mas Aldo dan Mas Rizki



Kelompok 3

Ada Mbak Asywa, Mas Depanu, Mas Fatir, Mas Hakim dan Mas Alvino




Kelompok 4

Ada Mas Fakhri, Mbak Mifta, Mbak Sila, Mbak Naira dan Mbak Diani





Kelompok terakhir 5

Mbak Marsa, Mbak Vresil, Mbak Ikna, Mbak Bilqis, Mbak Fitriana dan Mbak Syufia


Semoga hasil karya mereka bermanfaat dan terus semangat dalam berlajar dan berkarya. Succes selalu anak-anak kelas VI yang kami banggakan. 

Sabtu, 09 Oktober 2021

Membuat Batik Jumput




Terus berkarya semboyan untuk membangun semangat mereka. Lagi dan lagi saya mengajak siswa kelas VI untuk terus berkarya. Dalam rangka memeriahkan hari batik tahun ini. 

Selain itu untuk menunjukkan bahwa kami generasi yang semangat berkarya. Generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur'an namun juga kreatif dalam berkarya, mencintai produk asli yang dimiliki negara kita salah satunya batik. Lalu, untuk membangun bahwa kita harus bangga pada negara kita, dengan terus melestarikan batik.

Pembuatan batik jumput ini merupakan kegiatan seni budaya dan prakarya pertama di madrasah kami. Sehingga banyak dari kelas lain dan siswa yang lain ingin mengetahui bagaimana prosesnya. Karena kami membuatnya di halaman sekolah.

Saya sebagai wali kelas sangat bangga kepada mereka. Mendidik serta mengajarkan siswa kreatif, sebagai guru kelasnya pun harus juga berani bertanggung jawab. Seperti mempersiapkan segala bahan-bahannya.  Serta modul untuk langkah pembuatannya. Mereka hanya mengganti biaya kain dan pewarna seharga tujuh ribu.

Nah, bahan-bahan yang perlu disiapkan diantaranya:

1. Kain jenis mori prima ukuran 1 meter X 1 meter (ukuran dapat disesuaikan dengan kebutuhan, karena kelas VI ini membuat tamplak meja maka ukurannya demikian)

2. Pewarna pakaian (disesuaikan selera)

3. Kelereng 5 sampai 25 butir

4. Karet gelang 10 sampai 30 karet

5. Kresek besar untuk alas ketika memberi warna

Kemudian saya membagi menjadi lima kelompok yang masing-masing beranggotakan lima sampai enam anak. Lalu, setiap kelompok mendapatkan dua pewarna pakaian, namun boleh mengkombinasikan dengan warna lain di kelompok yang mempunyai beda warna. 

Sebelum, memulai saya menjelaskan terlebih dahulu, langkah dan setiap langkah harus diikuti oleh setiap kelompok. Untuk melipatnya atau pembuatan pola, saya bebaskan sesuai kreatifitas masing-masing kelompok.

Jika sudah diikat dan tinggal memberi waran. Dan didiamkan selama satu jam, dan di jemur lalu dilepas karetnya. Kain batik sudah bisa jadi. Namun untuk langkah terakhir menjemurnya di rumah. Dan hasilnya hari senin bisa di bawa ke sekolah. Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Saya pribadi bangga kepada mereka. Terus semangat dalam belajar.




Jumat, 08 Oktober 2021

Jalan-Jalan Sore




Bentuk tahaddusbini'mah adalah dengan selalu menikmati atas segala citaanNya. Dengan diiringi rasa syukur tanpa henti. Sambil bertasbih mengingatNya dengan kalimat tayyibah.

Sore ini, alhamdulillah kami diizinkan untuk tahaddusbini'mah di salah satu tempat yang sangat nyaman untuk dikunjungi. Dan ini tak jauh dari rumah kami. Namun, untuk berkunjung dan masuk di lokasi baru kali ini.

Dulu, pertama hanya lewat saja. Nah, memang tempat ini sangat friendly untuk bersama kelurga. Ada lokasi bermain, spot foto yang indah, dan makanan ala-ala angkringan lengkap dengan berbagai minuman.

Namanya adalah Taman Bakung Kawok yang berada di desa Sumbringi Kulon kecamatan Ngunut, Tulungagung. Saya pribadi kurang tahu namanya kenaoa demikian. Yang pasti taman tersebut ramai pengunjung, bersih dan nyaman. Dan semua terjaga kebersihannya salah satunya ada sungainya yang bersih. Apalagi sore hari seperti kesempatan kali ini.

Beberapa teman merekomendasikan untuk berkunjung malam hari. Karena di malam hari suasana lebih indah dengan banyaknya lampu-lampu taman. Makanan yang dijual di sana pun masih terjangkau.

Alhamdulillah 'Ala Kulli Hal. Yang perlu diingat adalah jika berkunjung di tempat manapun adalah kebersihan, maka jagalah kebersihan dengan membuang sampah sembarangan.

Bulan Maulid Telah Tiba

 


Betapa Bahagianya

Menyambut Bulan Mulia 

Atas Kelahiran Sang UtusanNya

Selalu Berbondong-bondong MemperingatiNya


Andai Kami Bisa Bertemu Saat Ini

Sungguh Hati Berbunga Tiada Tara

Bahagia Menyelimuti

Setinggi Langit Di Bumi


Kami Merindu

Gejolak Sholawat Berkumandang

Sambil Berdoa Engkau

Hadir Diantara Kami


Kami Merindu

Berbunga Terharu Menyebut Namamu

Ya Rasulullah

Wahai Kekasih Allah

Rabu, 06 Oktober 2021

Minum Air Putih Itu Sehat



Kita kadang saking padatnya aktivitas. Lupa dengan kebutuhan mineral dalam tubuh kita. Yakni minum air putih minimal 2 liter perhari.

Manfaatnya kita sudah banyak kita ketahui. Salah satunya menetralisir tubuh dan dapat meringankan kerja ginjal kita. Sehingga air putih itu sangat penting bagi kesehatan.

Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh kita terutama dalam proses ekskreasi. Kita dapat mengetahui bagaimana kerja ginjal kita minimal dengan warna air seni. Ini tidak jorok, namun sekedar untuk menambah wawasan saja. 

Jika warna kuning yang kuat artinya kita kurang minum air putih. Berdasarkan pengalaman jika semakin banyak minum air putih, air seni yang dikeluarkan akan cenderung bening atau lebih ke putih. Dan tubuh pun akan cenderung lebih enteng. Logikanya, jika ginjal bekerja ringan, untuk menyaring segala cairan yang masuk di tubuh kita. Namun, juga sebaliknya, jika minum kita kurang, lalu sering minum-minuman instan dan manis dan makanan yang kita makan kurang serat dan tak seimbang, ginjal pun juga akan bekerja dengan berat.

Kita kadang lebih tergiur minum dengan sesuatu hal yang manis, ada kandungan gulanya. Mungkin, jika intensitasnya sering juga akan berbahaya. Paling aman buat menemani aktivitas keseharian kita adalah minum air putih.

Memang, resiko sih jika minumnya air putih banyak akan sering ke kamar mandi. Namun, jangan salah hal ini menandakan kalau kita sehat. Lalu jangan coba-coba menahan kencing, maka akibatnya pun tidak baik. Karena akan memicu penyakit seperti batu ginjal. Naudzubillah.

Jika aktivitas kita banyak, maka juga harus kita imbangi dengan makana sehat, minum yang cukup, dan olahraga. Kemudian, alternatifnya jika beraktivitas tak usah malu, jika harus menenteng botol yang isinya air putih untuk diminum. Mari terus berupaya hidup sehat. Jangan malas untuk minum air putih. Mari terus hidup sehat.

Senin, 04 Oktober 2021

Amanah



Amanah sudah kita ketahui maknanya yakni dapat dipercaya. Dan ini merupakan sifat serta akhlak yang dicontohkan oleh Rasul. Datangnya amanah merupakan suatu yang harus dijaga dan dipertanggung jawabkan.

Bentuk nyata dari suatu amanah adalah ketika dalam berproses ada suatu kesungguhan mengerjakannya. Kali ini contoh kecil adalah ketika sudah ada pengalaman untuk memasak, maka harus kita kerjakan dengan serius. Bukan masalah tuntutan, namun bentuk pertanggung jawaban itu merupakan bentuk realisasi kita.

Kalau amanah sudah dijalankan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin maka hasil terbaiknya kita pasrahkan ke Allah. Nah, hal demikian namanya adalah sebuah ikhtiar. Maka mustahil berhasil jika usaha tanpa ikhtiar yang dikencangkan.

Diantara kita kadang, memaknai suatu amanah dengan berat hati. Coba kita cermati dan dalami, ketika amanah itu datang, artinya kita mampu mengerjakan. Sekalipun usahanya sungguh masyallah, jungkir balik. 

Yang terpenting adalah ketika amanah itu datang bagi saya itu wajib dikerjakan dan diproses sedemikian rupa. Agar hasil maksimalnya akan terlihat. Jadi tetap semangat buat diriku sendiri, jangan lelah untuk terus berprestasi menunjukkan kualitas diri. Semua kita niati ibadah demi mencari RidhoNya.

Keep Fighting

Menjauh



Kepedulian Sudah Sirna

Perhatian Tak Berguna

Karena Materi Semata


Perubahan Begitu Terasa

Tertawa Di Atas Kursi Penguasa

Tunggu Saja Tidak Akan Lama


Loyalitas Bukan Apa-Apa

Hingga Terus Amnesia

Tembok Batas Sangat Terasa


Kau Dan Aku Berbeda

Cukuplah Diam Karena Itu Jalan Utama

Karena Keangkuhan Merenggutnya


Tunggu Waktunya Saja

Hingga Tuhan Menegurya

Tentu Dengan CaraNya

Sabtu, 02 Oktober 2021

Romansa



Kehangatan Dari Cara Memandangnya

Memikat Membuat Tersipu

Sering Jadi Salah Tingkah


Berbunga Hanya Dengan Sapaan Halo

Berujung Banyak Pembahasan

Yang Tiada Habis Meski Terus Dikupas


Menjadi Candu Jika Tanpa Pesan

Gundah Gulana Dibuat Risau

Romansa Ini Telah Kurasakan


Benih Keseriusan Kuberikan

Sinyal-Sinyal Ketulusan Kulebarkan

Tanda Kesiapan Menerima Kamu

Berdebar



Gemetar Sangat Terasa

Melihat Penyejuk Jiwa

Dalam Setiap Getaran

Ada KuasaNya Yang Tak Ternilai


Aku Mendengar Getaran Itu

Tanda Aku Masih Hidup

Dengan Nafas Nyawa Yang Masih Ada

Untuk Menemuinya Yang Lama Ku Rindu


Berdebar Tiada Henti

Seakan Tanda Cinta Sejati

Sesingkat Itu Aku Memaknai

Di Malam Minggu Penuh Drama Ini

Jumat, 01 Oktober 2021

Pesan Alam




Terlalu Sering Kau Merusakku

Sehingga Sakit Yang Mendalam

Tak Kau Hiraukan


Karena Hanya Aku Yang Merasakan

Penyeimbangan Ekosistem Terjadi

Kau Mengeluh Itu Karena Aku


Sebab Akibat Tak Kau Perhatikan

Peringatan Hanya Kau Lihat 

Tanpa Ada Penghayatan Dan Renungan


Pesanku Jangan Kau Sakiti Lagi

Jika Mau Seisi Alam Tak Akan Pergi

Demi Anak Cucumu Nanti

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...