Rabu, 31 Mei 2023

Selesai




Kegelisahan Dan Kecemasan

Yang Semua Itu Tentangmu

Baiknya Saat Ini Kuhentikan Saja


Dekat Pun Kau Tak Menganggap Ada

Semoga Tulisan Tentangmu

Cukup Demikian Saja


Deras Dan Kerasnya Aku Berteriak

Memanggil Namamu

Seakan Kau Tuli Tak Mendengar


Apa Dasar Hati

Kau Buatku Tersenyum

Dengan Singkatnya Kau Bunuh


Bahkan Mematikan

Dengan Hitungan Detik

Tanpa Berpamitan

Tetap Jalan




Membuka Mata Akan Kesadaran

Menyusuri Jalan Untuk Mencapai Tujuan

Bukan Semata Hanya Impian

Jejak Nyata Harus Dilakukan


Istirahat Bukan Berhenti

Menghela Nafas Dan Kembali

Agar Cita Bisa Terealisasi

Tidak Apa-Apa Dianggap Mati


Fakta Akan Berkata Tidak

Sebab Ide Dan Cita Bisa Tergapai

Multitalenta Apapun Bisa Dilakukan

Namun Tetaplah Rendah Hati


Percaya Diri Dan Terjang 

Terus Lakukan Meskipun Tak Mudah

Yakini Dan Tetap Lakukan

Sebab Ini Jalan Allah Yang Penuh Berkah

Pentingnya Diskusi


Segala hal yang mencangkup orang banyak dan tujuan bersama maka nilai diskusi atau musyawarah itu sangatlah penting. Sampai detik ini pun, saya pribadi juga masih dalam proses belajar dalam hal ini. Ketika diskusi dan musyawarah pun juga demikian belajar menerima dan mengendalikan bahkan diam.

Cara awal kita membuka diskusi, cara menyampaikan pendapat dan saran atau bahkan kritik, itu penting kita ketahui. Tidak cukup rasanya hanya pintar teori, namun juga harus mahir dalam prakteknya.

Sebagai pimpinan juga demikian, management waktu juga hal utama, menghargai para anggota bahkan sikap bijaksananya harus dikedepankan. Diskusi itu bagian dari membangun sebuah kesepakatan dan mufakat. Dan diketahui oleh semua anggotanya. Tidak hanya sepihak bahkan satu dua orang yang mengetahui. Rasanya ini kurang pas. Lalu menyadari betapa pentingnya pemantapan atau final chek sebelum hari H.

Sehingga ketika sudah melaksanakan sebuah acara atau kegiatan, akan sesuai dengan harapan. Meskipun kurang sempurna setidaknya meminimalisir sebuah kesalahan. Mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Sebagai anggota pun juga harus aktif bertanya. Setidaknya jika tidak mengetahui maka bertanyalah kepada yang lain.

Tenaga tubuh kita itu terbatas, apapun yang terjadi pasti butuh bantuan orang lain. Lihat saja, semua akan saling membantu jika ada komunikasi dengan baik. Namun, jika menyepelekan orang lain bahkan tidak menganggap ada menggampangkan urusan bersama. Maka sudah dipastikan acara tersebut akan berantakan.

Koordinator dalam organisasi atau kepanitian itu memiliki peran yang penting.  Ada hak untuk menegur, ada hak untuk menata dan memberikan sebuah masukan agar semua berjalan lancar dan seimbang. Kekurangan apapun harus bisa ditutup sedemikian rupa. Lalu utamanya adalah kompak dan satu suara.

Intinya apapun bentuk diskusi atau musyawarah jika tidak ada hal paling mudharat maka usahakan hadir, meskipun terlambat. Jika tidak tahu maka bertanyalah. Adapun kesepakatan yang telah di bangun jalankan. Jangan merubah seenak jidat itu namanya egois. Maka ayo jangan lelah untuk belajar dan berproses, saling mengingatkan. Yuk bisa yuk

Minggu, 28 Mei 2023

Bukan Editan Atau Lukisan


Ketika Bisingnya Dunia

Rumitnya Perkara

Aku Memandang Betapa Luas Nan Indah


Langit Biru Laut Tak Berujung

Membuat Hatiku Semakin Terbuka

Ombak Bergulung Indah


Gemuruh Memuja MemujiNya

Indah Tiada Tanding

Bukan Editan Atau Lukisan

Ini Sungguh CiptaanNya


Kamu Manusia Kecil Dan Kerdil

Lalu Apa Yang Akan Di Sombongkan?

Segeralah Sadar Dengan Istighfar

Sabtu, 27 Mei 2023

Pagi Ini Saya Terlalu Berani




Jika sudah berurusan dengan hak orang banyak dan keadilan, jiwa mudaku yang membara meledak. Kadang juga tanpa berpikir panjang resikonya. Sebab saya begitu tahu jika tentang prinsip dan kebenaran akan fakta di usik, saya tidak akan tinggal diam.

Memang hal ini sangat sensitif, yang selalu dicari oleh orang banyak. Dan setiap urusan orang akan berbeda dengan hal satu ini. Sebenarnya tujuan saya dan teman-teman yang lain baik. Namun, dia sebagai penanggung jawab, menurut saya sangat tidak relevan bahkan cenderung sangat menyepelekan. Tidak konsisten dengan segala yang tertuang di SOP sendiri.

Pada umumnya jika SOP tanggal kesepakatan sudah tertulis dengan rapi, harusnya di penuhi dengan baik. Aspirasi dan pendapat orang banyak tidak pernah disaring dan sebagai evaluasi, hanya mementingkan ego belaka dengan entengnya bilang "karepku to". Bisa jadi seiring berjalannya waktu akan bubar hanya demi satu orang seperti itu. Nauzubillah.

Masih ingat, dengan hadits yang ketika ada suatu kebatilan kita harus berusaha tidak membiarkan atau bahkan diam cari aman.  Rubahlan dengan tangan, jika tidak bisa maka dengan doa. Jika opini dan pendapat tetap harus disuarakan agar sadar. Tidak berani mengungkapkan pendapat atau opini dengn urusan hak dan keadilan menurut saya pengecut. Sebab, hanya berani bersuara di belakang. 

"QullilHaqqoWalauKanaMurron" itu memang berat. Berani mengungkapkan kebenaran maka harus berani menanggung resiko meskipun berat. Hikmahnya cerita di pagi ini, boleh saja bertingkah apapun tapi paling utama jangan lupa tanggung jawabnya. Kedua, jangan menyepelekan hak orang banyak. Ketiga, ayolah belajar mau diingatkan dan mengingatkan, jangan hanya mau mengingatkan orang lain, tapi diri sendiri tak mau diingatkan. 

Terima kasih kepada semua teman-teman yang selalu positif menanggapiku. Kalian luar biasa, saya tidak akan demikian bila tanpa kalian semua. Jangan takut dengan resiko, meskipun itu dari makhluk yang sama-sama dari tanah. Takutlah kepada Allah yang menghidup dan mematikan setiap makhluknya kapan saja. 

Jumat, 26 Mei 2023

Tugas Mahasiswa


Semester genap kali ini saya berkesempatan mengampu mata kuliah 'Ulumul Hadits tentunya di program studi Ilmu Al Quran dan Tafsir di STAI MAS Ngunut Tulungagung. Sudah tak terasa sudah setengah semester genap kali ini. Banyak sekali pengalaman yang istimewa dengan para mahasiswa.

Salah satunya bentuk-bentuk tugasnya. Lalu cara belajarnya dan diskusinya mereka. Hakikatnya mengajar dan belajar adalah sebuah proses. Maka belajar dengan mahasiswa tentu sangat berbeda dengan di madrasah ibtidaiyah. Pada mahasiswa banyak diskusi dan pemecahan masalah keilmuan yang terbarukan.

Kali ini tugasnya melibatkan IT dan peran sosmed harus dimaksimalkan. Tugasnya  yakni dengan meng-upload sebuah video tentang tiga hadist pilihan. Saya tidak menyangka hasilnya sangat luar biasa. Kampus berbasis pesantren yang menurut saya sangat luar biasa. 

Rata-rata mereka menyampaikan tugas dengan sangat baik, point-point disampaikan dengan lugas dan mudah di fahami oleh para pendengar atau pemirsa yang melihat. Video tersebut di upload di instagram masing-masing dan ditandai beberapa Instagram lainnya seperti lembaga, perpus dan program studi.

Harapan besar kami, tugas ini bukan hanya untuk memenuhi tugas saja. Memberikan bekas yang sangat luar biasa kepada mereka, pengalaman berinteraksi dengan camera. Dan bagi saya sebagai dosen pengampu, ini bagian dari syiar kebaikan. Semoga semangat selalu dan manfaat serta barokah.

Kamis, 25 Mei 2023

Bahagia Yang Mujarab




Derai Air Mata Dalam Sujud

Kenikmatan Yang Takternilai

Wujud Kebahagiaan KepadaNya


Putaran Kalimat Tayyibah

Menjadi Penenang Hati Dalam Tabah

Memohon Dengan Tangan Menengadah


Waktu Akan Menjawab

Sebagai Doa Yang Mustajab

Kulantunkan Setiap Saat

Sebagai Obat Penenang Yang Mujarab


Ya Rahman Ya Rohim

Sengkuni




Sengkuni adalah tokoh antagonis dalam cerita Mahabarata. Antagonis yang identik dengan kejahatan. Namun, sebetulnya bukan kejahatan dalam perbuatannya saja. Bagaimana Sengkuni memiliki karakter yang orang Jawa bilang "gregetne, nganyelke, memfitnah, kejam bahkan rela menghalalkan segala cara untuk mendapatkan yang bukan haknya".

Lalu apa yang perlu dipelajari saat kita membaca atau menonton cerita Sengkuni? Sengkuni memiliki sifat iri dengki, bingung sendiri untuk mengacaukan teman yang lain, bahkan rela membangun fitnah, naudzubillah. Sebisa mungkin hal-hal seperti ini sangat dihindari. Begitulah dalam dunia kehidupan, kadang kita berusaha sebaik mungkin untuk tidak melukai, namun tetap saja akan mudah dinilai kelemahan dan kesalahan.

Hidup bila ada yang suka itu wajar, sebaliknya jika yang tidak suka pun juga demikian. Harus benar-benar waras untuk memakluminya. Dan hendaknya memiliki senjata paling tajam. Salah satu yang menurut saya, yang sangat kuat adalah dzikir. 

Dzikir mengingat Allah adalah hal ternikmat, sebab akan terasa sangat tenang dengan segala yang terjadi disekitar kita. Perbanyak sholawat dan istighfar. Keduanya akan mengiringi dalam hal untuk mengendalikan apapun situasi dan perasaan yang ada. Bahkan segalanya jika harus dihadapkan kepada hal-hal yang tak mudah. Seperti menghadapi Sengkuni dengan versi yang lain. 

Provokator tidak selamanya diartikan negatif. Sehingga ketika kita hidup di dunia yang penuh dengan propaganda ini dan mengharuskan menjadi provokator, maka jadilah provokator yang baik dengan tujuan baik. Bukan sebaliknya untuk tujuan menjatuhkan dengan fitnah-fitnah yang semuanya tidak benar.

Maka apapun itu, majulah dengan terhormat dan berkualitas, tanpa harus menjatuhkan yang lain. Ingat saat ini di dunia kita hanya mampir. Hiasan dunia ini juga semua sifatnya sementara. Fokus saja dijalan hidup masing-masing, tak perlu ngrecoki bagia orang lain. Fokus dan harus memperbanyak rasa syukur.

Selasa, 23 Mei 2023

Saatnya Menghargai Kata Rindu




Saling Menyambung Doa

Dalam Menjalin Ikatan Sayang

Ingin Bertanya Namun Memilih Diam


Saling Bertatap Sepersekian Sekon

Bak Tak Peduli Namun Mencari

Saatnya Kali Ini Menghargai

Apa Itu Rindu Hati

Senin, 22 Mei 2023

Tak Akan Sirna





Kau Bilang Akan Sirna

Justru Sebaliknya

Aku Akan Sangat Awet Menyimpannya

Terbukti Kau Tak Menyangka


Entah Jika Tentangku

Kau Hapus Atau Tereliminasi

Seiring Dokumen Baru

Yang Lebih Utama


Meski Begitu Aku Tak Mengapa

Sebab Kuyakini Diriku Tetap Berharga

Ditengah Banyaknya Wanita

Maka Syukurku Tiada Tara

Untuk Tuhanku Yang Maha Segala

Aku Tersenyum



Aku Tersenyum

Kali Ini Obrolanku Mengalir

Alami Dan Hangat

Terima Kasih Selalu Membuatku Semangat


Guyon Yang Kembali Hidup

Tak Seperti Kala Itu

Penuh Debat

Setidaknya Aku Ditanya

Bukan Aku Saja Yang Bertanya


Semoga Tak Akan Sirna

Segala Hal Tentang Kita

Bukan Sekedar Dokumen Belaka

Yang Tehapus Dengan Sengaja

Minggu, 21 Mei 2023

Terus Mengenang Atau Berhenti Mengenang




Terbelenggu Perasaan

Membuat Pikiran Ruwet

Ingin Membebaskan Segala Yang Tertahan

Salah Satunya Berhenti Mengenang


Kadang Memang Kenangan Kurangajar

Mari Mencari Hal Baru

Dengan Nuasa Baru

Memang Agar Segera Lupa


Yang Kenangan Itu Tak Mampir

Seenaknya Dia Mau

Dan Hati Tak Pernah Mengizinkan

Agar Dia Bahkan Mereka Tak Datang

Perempuan Kuat






Jangan menjadi sosok perempuan yang lemah. Lemah dalam segala hal terutama lemah dalam sisi asmara. Namun juga jangan menjadi jumawa jika menjadi perempuan jika sudah memiliki segalanya. 

Zaman sekarang peran perempuan sudah banyak di berbagai lapisan. Baik dalam struktural pemerintahan, organisasi besar atau lembaga besar. Tetaplah harus membawa kewibawaan dan marwah seorang istri, ibu atau perempuan yang penuh dengan akhlak.

Perempuan kuat dan berdaya harus terus belajar. Penuhi segala hati dan otak dengan keilmuan yang mengantarkan kepada kesuksesan dan mengeti batasan. Kekuatan tirakat dzikir yang harus dipunyai menjadi senjata pengendali.

Sekarang sedang boomingnya film Hati Suhita yang novelnya sudah sejak 2019. Membaca novel tersebut minimal membuat sadar. Perempuan yang terhormat dan elegan dalam belenggu masalah. Dan bukan hal yang mudah merelakan orang yang dianggap masa depan namun harus terikat pernikahan dengan orang lain. Sehingga harus begitu sadar, kelas yang mana untuk menjadi perempuan.

Perempuan kuat pada perasaan dan perannya multitasking harus di maksimalkan dengan baik. Bagaimana bermanfaat bagi orang banyak. Bukan terlalu berlarut pada perasaan yang aneh-aneh. Teruslah kuat daa berbagai kegiatan dan perankan dirimu sebaik mungkin.

Dunia kadang memang aneh, jangan saling menjatuhkan sesama perempuan. Sekalipun banyak kekurangan. Semangat untuk perempuan kuat dimana pun kau berada.

Sabtu, 20 Mei 2023

Rapuh




Retak-retak Hati Kudekap Sendiri

Meriung Di Balik Selimut Hangat

Dekapan Pelukan Menjadi Harapan

Cinta Selama Ini Bukan Hanya Bungkam


Rapuh Bukan Tak Berdaya

Butuh Waktu Untuk Datang Bertanya

Meski Hadir Bukan Yang Dinantinya

Cinta Janganlah Berubah

Jumat, 19 Mei 2023

Tak Sekedar Mengagumi




Saat Itu Geram Dan Kesal

Entah Dia Pergi Kemana

Menjadi Kekalutan Hati Bertubi-tubi


Tiba Saatnya Menjelma

Ketika Tidak Merasa Dikagumi

Dalam Diam Mencuri Pandang


Hati Bergumam Jangan Pergi

Seperti Menahan Tapi Tak Berarti

Hanya Kulahirkan Syair-Syair Abadi


Agar Kau Tahu

Bahwa Tak Sekedar Mengagumi

Namun Diamku Untuk Mencintai

Kamis, 18 Mei 2023

Jangan Kau Ungkit


Mengulang Dan Mengulang

Hanya Membuatmu Apatis Dan Jengkel

Mengulang Cerita Yang Bukan Kebenaran

Akan Membuatmu Terluka


Kubilang Cukup Dan Berhenti

Membuatmu Semakin Dingin

Bak Es Batu Bertengger Di Kulkas

Jadilah Sadar Dan Peka


Bukan Porsiku 

Jejak-Jejak Kisahmu

Bukan Hanya Aku Yang Ada Di Situ

Terima Kasih Dan Mohon Maaf


Kumohon Bertahan Dan Tinggallah

Tetap Seperti Awal Aku Mengenal

Menjadi Penghangat Disaat Berkeluh Kesah

Kehadiranmu




Bila Hadirmu Menjadi Penghangat

Diantara Suasana 

Aku Ucapkan Terima Kasih


Bila Hadirmu Menjadi Bahagiaku

Diantar Banyaknya Orang

Aku Ucapkan Syukur Tiada Henti


Jangan Berhenti Menjadi Diam

Cuek Tak Berkabar

Aku Memang Keterlaluan

Berharap Berlebihan


Aku Akan Menjadi Sangat Senang

Bila Tertawamu Yang Ringan

Menjadi Penghibur Kesedihan


Terima Kasih Kepada Kamu

Menjadi Sumber Pelangi Keindahan

Harusnya Kamu Tahu

Salah Satu Sumber Semangatku

Adalah Kehadiranmu

Hantu Tak Tahu Diri




Sering Kali Hilang

Sering Kali Datang

Entah Kapan Waktu Yang Diinginkan


Penolakan Dan Melarikan Diri

Dengan Seribu Alasan

Satu-satunya Jalan Bersembunyi


Tolong Peka Sedikit

Jangan Tidak Enakan

Ujungnya Malah Mengecewakan


Jangan Jadi Hantu

Muncul Tiba-tiba Tanpa Suara

Dan Sangat Mengagetkan


Ketahuilah Jika Bisa Nampak

Aku Jambak Dan Jitak

Rambut Gondrongmu

Air Mata




Entah Lelah Atau Memang Lemah

Tiba-tiba Terdiam Menunduk

Dalam Setiap Untaian Doa Dan Petuah


Air Mata Itu Basah

Mengingat Kembali Betapa Berarti

Atas Kehadiran Sang Pengabdi


Pecah Pikiran

Entah Sampai Kapan

Dia Mengerti Betapa Penting Urusan Ini


Jangan Kecewakan

Atas Awal Keterangan Membahagiakan

Namun Fakta Tidak Demikian

Kala Itu




Seperi Dihantam Bertubi-tubi

Inginku Tahu Diri

Bukan Dianggap Iri

Penolakan-Penolakan Terus Terjadi


Tak Merasakah 

Keberadaanya Sangat Berarti

Namun Sok Tak Mengerti

Sampai Tak Punya Hati


Bagaimana Bisa Dia Percaya Diri

Bergaya Dihadapan Para Petinggi

Hanya Demi Puja Pujian Dunia Ini

Sudikah Aku Memintanya Kembali?

Senin, 15 Mei 2023

Jangan Rela Tersakiti Oleh Prasangka


Prasangka itu berangkat dari perasaan yang semuanya belum tentu benar. Membiasakan untuk mengatakan bahwa semua itu ada hikmahnya dan membenarkan semua yang dilakukan oleh orang lain adalah salah satu cara untuk membuat tenang. Utamanya adalah sebagai penonton kita harus belajar tersenyum melihat segala fenomena di depan mata kita.

Memang itu terlihat sulit bagi yang belum terbiasa. Namun, jangan katakan sulit jika belum mencoba. Salah satunya mengatakan Bukan menjadi urusan kita dan tidak perlu ikut campur kalau bukan bagian kita. Artinya, semua dibuat mudah dan tidak perlu dibuat rumit.

Kadang-kadang manusia suka menerka-nerka bahkan ikut beropini. Padahal ada sebuah kalimat mengatakan tidak etis sekali mengomentari jika tidak melihat secara langsung. Oleh sebab itu, bawalah prasangka itu kepada hal yang sangat sangat positif dan membahagiakan. Sudah menjadi bagian orang hidup bahwa ada yang suka dan tidak ada yang suka. Ada pro dan kontra.

Jika memiliki segalanya bersyukur adalah hal utama. Bersikap apa adanya tidak perlu menye-menye. Warna warni kehidupan memang lucu, membuat senang dan sebaliknya. Intinya tanam semua hal dengan kebaikan. Jangan rela kamu disakiti oleh prasangkamu yang kamu ciptakan sendiri. Jalani bagian kita sendiri. Tempatkan diri dengan bain dimana pun berada. 

Minggu, 14 Mei 2023

Letakkan Hati




Letakkan Hati Pada Hati Yang Tepat

Jangan Sembarang Tempat

Hanya Kekecewaan Ujungnya


Jangan Banyak Omong

Seperi Janji Busuk Tanpa Kenyataan

Agar Ahli Berkhayal Ujungnya


Letakkan Cinta Pada Yang Tepat

Pertahankan Hingga Akhir Hayat

Meskipun Apa Itu Makanan Cinta

Jangan Paksa Aku




Jangan Paksa Aku Bicara

Jangan Paksa Aku Memulai

Jangan Paksa Aku Menjadi Diriku

Dihadapan Manusia Angkuh Sepertinya


Jangan Paksa Aku Bertanya

Sekalipun Hanya Kabar

Apakah Anda Lupa

Songongnya Dia Jadi Anggota Baru

Tapi Tak Tahu Malu


Lebih Baik Diam

Lebih Baik Tenang

Bahkan Lebih Baik Tak Bertemu

Dan Lebih Baik Tak Peduli

Sebab Dia Sendiri Tak Tahu Diri


Jika Tuhan Mengizinkan Pada Waktunya

Hatiku Akan Berubah

Tapi Jangan Kau Paksa

Semakin Kau Memaksa

Semakin Aku Tidak Akan Menerimanya

Jumat, 12 Mei 2023

Kini Aku Belajar Dari Mereka


Celoteh-celoteh lugunya kadang memang menggemaskan. Mereka tidak bisa bohong dengan segala keadaan yang telah tertangkap mata olehnya. Benar saja, mereka adalah seorang anak.

Apapun yang mereka tanyakan seakan harus dapat jawaban. Jawaban yang nyata bukan sebuah imajinasi yang penuh keabstrakan. Kadang juga membuat kesal, ketika diberi nasihat malah melemparkan senyum tanpa rasa penyesalan.

Ada sentilan dari mereka ketika proses pembelajaran 

"Bu, mengapa Bu guru dan Pak guru harus membawa Hp?" 

Kemudian dari mereka bertanya kembali "Bu, mengapa Bu guru harus, berkacamata?" Belum sempat menjawab ada yang jawab dengan penuh kepolosan.

"Kan, bu guru biar bisa bergaya, agar lebih cantik memakai kacamata"

"Bawa hp biar bisa buat selfi ya Bu"

Saya pun awalnya melempar senyum dan menahan, menata kalimat bagaimana jawaban saya bisa diterima utamanya tidak mengeluarkan suara identik saya. 

"Nah, begini anak-anak" (sambil menghela nafas)

"Hp itu bukan sekedar alat untuk bermain, lihat dulu siapa yang memiliki, kalau yang memiliki Bu guru, tentu banyak keperluannya. Tidak hanya untuk berfoto, misalnya pesan penting, buku-buku, catatan penting bahkan tugas-tugas Bu guru"

"Lha Bu guru, kok tidak punya aplikasi game. Game itu keren lo bu. Game itu juga mikir lo bu"

(Dalam hati, nak, bu guru juga mikir bahkan hal-hal yang belum waktunya sudah di pikir dan lebih banyak) dan setelah itu menjawab.

"Setiap orang hidup semua mikir, tapi ya tidak melulu game dan selfi yang dipikir" sinambi membuka buku pelajaran dan mengembalikan fokus mereka.

Dari peristiwa itu, minimal saya menjadi tahu bahwa mereka merekam gurunya apapun yang telah dilakukan. Selanjutnya mengetahui bagaimana Hp itu memiliki tingkat kepentingan yang berbeda pada setiap orang, termasuk seperti mereka yang masih duduk di sekolah dasar.

Kamis, 11 Mei 2023

Puisi Adalah Misteri




Jika Puisi Adalah Misteri

Merindu Berkali Kali Bagai Duri

Jangan Hanya Janji


Seperti Waktu Pertama Kali

Disela-sela Keributan Telah Bersemi

Seperti Bunga Mawar Yang Terus Mekar


Jika Puisi Adalah Kode

Bukan Untuk Menyembunyikan

Sebuah Kejujuran Perasaaan


Meski Kegelisahan Serta Penasaran

Semakin Lama Semakin Besar

Bukan Tak Mungkin Telah Diselimuti

Oleh Besarnya Cemburu Hati

Selasa, 09 Mei 2023

Seni Merindu




Memejamkan Mata

Disitulah Ada Kamu

Diam Dalam Benak Hati

Disitulah Dibangun Merindu


Ngopi Yang Kuseduh Berkali Kali

Masih Tentang Seni Merindu

Yang Di Sana Ada Namamu

Sampai Nanti Pertemuan Terjadi


Memang Rindu

Tak Akan Pernah Tahu

Mengapa Kepada Kamu

Semoga Kamu Pun Begitu

Padahal Aku Sangat Tahu

Bahwa Aku Bukan Satu-Satunya Duniamu

Minggu, 07 Mei 2023

Penikmat




Ingin Sekali Kuungkapkan

Ku Luapkan Segala Isi Curahan Hati

Namun Aku Hanya Penikmat


Ingin Sekali Kuterbuka

Tak Ingin Ada Yang Rahasia

Namun Aku Hanya Penikmat


Batasan Antara Aku Dan Kamu

Tembok Besar Tebal Menjadi Sekat

Sampai Kapan Aku Terdiam Menahan


Hanya Melihat

Sekedar Tepuk Tangan

Dan Melempar Seyum Bangga

Jumat, 05 Mei 2023

Mengabadi


Canggung Sungkan

Sampai Pada Terdiam

Dan Tiba-Tiba Menghilang

Senyum Dan Harumnya Terpatri

Seperti Mengabadi Di Hati

Layaknya Harumnya Pinki

Arsya Tak Hilang

Hanya Terbang Berpetualang

Akhirnya Terpaksa Berkabar

Bukan Untuk Pulang

Jelaskan Dengan Gamblang

Apa Arti Keberadaan dan Kehilangan

Belajar Untuk "Tidak"


Perubahan adalah sikap yang tidak sama dan itu biasa pada manusia. Hati pada manusia yang tak tentu juga sudah hal biasa. Manusia yang waras adalah akan memaklumi atas segala perubahan itu. Baik perubahan dekat menjadi jauh, luar biasa menjadi biasa, yang baik ke buruk atau sebaliknya. Tak usah ribet dengan perubahan.

Jangan gila hormat, apa-apa minta diundang apa-apa minta harus permisi dan izin. Sebelum itu pintar-pintar untuk melihat dulu konteksnya. Kalau menjunjung tinggi sebuah senioritas juga harus bisa menempatkan diri. Kadang kala jika terlalu gila hormat, jatuhnya akan sebaliknya. Tidak akan pernah dihormati. Gila hormat dan saling menghormati dua hal yang sangat berbeda.

Belajar untuk cuek, apapun penilaian orang.  Cuek kadang sulit untuk sebagian orang. Sebab, tidak semua siap dengan penilaian yang kurang baik. Yang perlu disadari adalah kita harus open mind untuk menerima kritik, nasihat serta saran. Hindari untuk bermuka banyak, hanya ingin dianggap baik oleh semua orang. Muka banyak itu sangat melelahkan, bayangkan ketidak konsistenan dalam bersikap.

Kadang menjawab "tidak" untuk mempertegas untuk menolak atau bahkan belum percaya diri atau belum mampu untuk menjalankannya. Kadang menjawab "ya" tentu akan ada resikonya salah satunya adalah komentar. Komentar yang lahir bisa baik atau bahkan sebaliknya. Kadang orang komentar hanya pintar bicara saja, tanpa disadari belum tentu bisa menjalankannya. 

Kembali lagi, kita harus pintar dalam menempatkan diri, berhadapan dengan siapa, berbicara dengan siapa dan utamanya tahu diri kita. Jeleknya bahkan kekurangan diri sendiri harus betul-betul dipahami. Jangan memaksa orang untuk mengerti diri kita, belajar untuk mengerti orang lain. Kalau belum mampu tinggal jawab dengan jujur jangan terlalu memaksakan sehingga akhirnya lelah sendiri.

Kamis, 04 Mei 2023

Pelatihan Kurikulum Merdeka


Jika perasaan sulit jika didahulukan akan menjadi hantu yang justru membuat kita tak pernah melangkah ke depan. Mengikuti pelatihan meskipun sudah beberapa kali, tetap harus seperti gelas kosong sehingga menikmati proses jalannya pelatihan. Diadakannya diklat kurikulum merdeka selama dua hari Selasa dan Rabu tanggal 3 dan 4 Mei 2023, sebagai guru semakin faham dan cara penerapannya. Minimal tidak di anggap sulit dan ribet.

Kurikulum merdeka membuat guru lebih merdeka dalam menentukan tujuan pembelajaran. Tetapi, sisi lemahnya sebagian besar guru, tujuan pembelajaran kurang disesuaikan dengan kondisi siswa atau lingkungan. Bahkan hanya terima jadi dari buku yang ada. Memang, itu bagian fakta.

Kurikulum merdeka membuat kita faham akan capaian pembelajaran yang akan leboh diuraikan pada tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bisa dibuat dengan sangat banyak, mana kala kita faham dengan kata kerja operasional dari capaian pembelajaran. Setelah pembuatan tujuan pembelajaran kita akan membuat alur pembelajaran.

Sebetulnya kurikulum merdeka tidak akan jauh berbeda dengan kurikulum 2013, beberapa hal saja disajikan dengan istilah dirubah. Pelatihan ini menyadarkan bagaimana sebagai guru itu, apapun istilahnya kurikulum, harus sangat kritis dan mau membaca kelebihan serta kekurangan setiap kurikulum. Sehingga jika ada perubahan entah sebab apa, tetap siap dalam melaksanakan sistem pembelajarannya ketika di lapangan.

Pada pelatihan kurikulum merdeka ini diharapkan pesertanya selain faham secara teori dan penerapan juga dalam faham pada penilaiannya serta bentuk evaluasinya. Jika dalam pelatihan ini bingung serta pusing, pemateri menyampaikan itu artinya ada proses memahami dan artinya waras.

Semoga pelatihan ini bermanfaat dan semua peserta juga akan melaksanakannya dengan baik. Setidaknya memahami apa itu elemen, sub elemen, P5, dimensi, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran. Lalu perbedaan KKM dan KKTP serta lahirnya keduanya. 

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...