Selasa, 05 Maret 2024

Pembelajaran Menulis Diskripsi

 



Mengajarkan kepada anak-anak kelas V tentang menulis diskripsi dimata pelajaran Bahasa Indonesia mungkin masih tergolong mudah. Sebab pengantar, definisi dan struturnya disampaikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Kita tahu bahwa teks diskripsi adalah teks yang menggambarkan segala sesuatu dengan detail. Paling mudah ketika mengajar dengan mencontohkan pembuatan teks tersebut mengawalinya dengan mengidentifikasi dan menetukan suatu benda yang sering ditemukan dan tidak asing bagi peserta didik, misalnya makanan, tempat wisata dan permainan.

Struktur teks diskripsi terdiri dari identifikasi, deskripsi atau penggambaran secara rinci dan kesimpulan. Pembelajaran menulis diskripsi diawali dengan menentukan benda atau tempat yang akan didiskripsikan, menulis kerangka karangan, menentukan judul dan menyusunnya sesuai dengan struktur teks diskripsi. Pengembangan kalimat akan lebih mudah dilakukan mana kala kerangka karangan yang mereka buat berurutan. Sehingga sebagain besar peserta didik kelas V, mereka mampu untuk menyelesaikannya.

Kondisi berbeda saat pembelajaran Bahasa Jawa, terdapat menulis teks diskripsi tentang lingkungan. Harusnya menulis teks diskripsi menggunakan Bahasa Jawa jauh lebih mudah, karena bahasa daerah dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, kami memprediksinya peserta didik akan lancar dan cepat selesai.

Faktanya, mereka menemukan banyak kesulitan diantaranya ketika pelafalan Bahasa Jawa dengan penulisannya berbeda. Misalnya dalam kalimat berikut jika dilafalkan akan berbeda dengan penulisannya.

“Kula lan keluarga dolan menyang segara Sine. Segara Sine kathon endah lan cemarane iso kanggo iyup-iyup para pengunjunge”

Dari cuplikan kalimat diatas, banyak peserta didik yang menuliskan sesuai dengan pelafalannya. Misalnya, kula=kulo, cemara=cemoro, para= poro dan seterusnya. Sehingga peserta didik perlu sekali untuk pengenalan dan faham dengan penulisan Bahasa Jawa dengan betul.

Saya menjadi teringat, bahwa benar sekali jika bahasa daerah atau lokal tidak dihidupkan dan dilestarikan lalu siapa yang akan melanjutkannya. Zaman terus berkembang dan maju, begitu pula penggunaan bahasa. Gen Z, cenderung tidak faham penggunaan, bahasa daerah mulai dari ngoko alus, ngoko lugu, krama alaus dan krama inggil. Oleh sebab itu, meskipun hanya dua jam seminggu sekali dalam pembelajaran Bahasa Jawa di madrasah hendaknya haris dimaksimalkan.

Ini catatan besar bagi seorang guru. Mungkin tidak hanya penulisan Bahasa Jawa dengan redaksi latinnya, tetapi juga dengan tulisan yang menggunakan aksara Jawa dengan pasangan-pasangannya. Mari terus belajar untuk meneruskan dan melanjutkan budaya-budaya lokal kita dengan terus mempelajarinya dan mempraktikkan dalam kehidupan. Semoga bermanfaat

Senin, 04 Maret 2024

Al Qur'an Harus Dibaca



Sebagai kaum muslim kita hendaknya sering membaca Al Qur'an. Al Qur'an bukan suatu pajangan yang hanya diletakkan di rak buku saja. Mungkin di setiap rumah memiliki Al Qur'an. Namun yang menjadi pertanyaan adalah sudahkan kita membaca Al Qur'an?

Tulisan ini sebagai penyegar untuk mengingatkan saya dan mungkin pembaca bahwa membaca Al Qur'an itu sangat penting. Saya pernah mendengarkan nasihat bahwa jika kamu ingin tahu bahwa Allah ingin berbincang atau ngobrol denganmu maka membacalah Al Qur'an. Selain mendapatkan pahala, membaca Al Qur'an tentu akan menenangkan hati, seakan seperti mendapat nasihat serta menjadi obat.  

Pada Al Qur'an juga disebutkan dalam surat Al Ankabut ayat 45 bahwa 

"Bacalah olehmu barang apa yang diwahyukan kepada engkau (Muhammad) dari Al Kitab (Al Qur'an).

Selanjutnya di surah Al Muzammil ayat 20 bahwa "maka hendaklah kamu baca apa yang mudah dari Al Qur'an".


Ayat diatas menandakan bahwa kita harus memperbanyak membaca Al Qur'an. Membangun kebiasaan membaca Al Qur'an memang harus dipaksa terlebih dahulu. Mewajibkan diri sendiri untuk mengambil waktu membaca Al Qur'an. Misalnya setelah sholat maghrib, isya', subuh, dhuhur, atau ashar. Tidak perlu, sekali duduk harus satu juz. Namun, bagaimana meng-ajegkan waktu untuk selalu membacanya. Diawal memang hal seperti itu terasa berat, namun diri kita harus dipaksa.

Sebentar lagi bulan Ramadhan yang biasanya banyak kegiatan tadarus. Harusnya, setelah Ramadhan pun, kegiatan tadarus di rumah tetap berlanjut. Sehingga Al Qur'an yang setiap hari dibaca akan cepat hatam. Nabi dalam haditsnya juga pernah bersabda bahwasannya "bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap bulan, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap dua puluh hari, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap sepuluh hari, bacalah olehmu akan Al Qur'an pada tiap-tiap tujuh hari dan janganlah kamu lebihi dari yang demikian itu" (Riwayat Imam-Imam Bukhari, Muslim danbAbubDawud dari s Abdullah bin Amr r.a)

Artinya, sebisa mungkin sebagai muslim agar bisa menghatamkan Al Qur'an. Mungkin sebulan sekali bisa hatam sudah bagus, atau setiap empat puluh hari sekali. Saya juga pernah membaca banyak sekali metode atau cara dalam menghatamkan Al Qur'an dengan cepat dan tujuan utamanya untuk memelihara hafalan Al Qur'annya yakni metode Fami BiSyauqin. Terlepas dari itu intinya sempatkan untuk selalu membaca Al Quran lebih-lebih yang sudah memiliki hafalan untuk selalu menjaganya dengan murojaah, mengulang-ulang sampai lanyah. 

Menjadi pengingat bahwa manusia itu semua sibuk. Namun, dengan segala kesibukan yang telah kita jalani, mari selalu untuk membaca Al Qur'an. 

اَللَّهُمَّ ارْحَمْنا بِاْلقُرْآنْ , وَاجْعَلْهُ لنا إِمَامًا وَنُوْرًا وَهُدًا وَرَحْمَةْ , أَللَّهُمَّ ذَكِّرْنا مِنْهُ مَا نَسِيْنا وَعَلِّمْنا مِنْهُمَا جَهلنا وَارْزُقْنا تِلاَوَتَهُ آنَاءَ الْلَيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارْ وَاجْعَلْهُ لنا حُجَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمْيِنَ.

Ya Allah rahmatilah kami dengan Al Qur’an, jadikanlah Al Qur’an bagi kami sebagai imam, cahaya, hidayah dan pembimbing. Ya Allah ingatkan-lah kami andaikan kami lupa pada ayat-ayatMu Al Qur’an Al Kariim, ajarkan kami dari apa yang belum kami ketahui, karuniakanlah kepada kami rasa ni'mat membacanya sepanjang waktu baik tengah malam maupun tengah hari. Baik dalam waktu senggang maupun sempit. Jadikan Al Qur'an sebagai hujjah/perisai bagi kami, Wahai Robbi semesta alam.

Yaa  اللَّهُ terangilah hati kami dengan Al Qur’an, dan hiasilah akhlak kami dengan Al Qur’an, jauhkanlah kami dari api neraka asbab ma'uunahnya Al Qur’an yang kami baca, masukkanlah kami ke surgaMu dengan Al Qur’an. Jadikanlah Al Qur’an sebagai teman di dunia, di dalam kubur sebagai sahabat dan penerang, dan cahaya di atas titian (shirath), serta teman di dalam surga, penghalang dan hijab dari api neraka, sebagai petunjuk untuk segala kebaikan dan tetapkanlah kami dalam kebaikan dalam beramal shaleh, anugrahkan kepada kami kemudahan dalam mengamalkan Al Qur’an dengan hati, lisan serta perbuatan, senantiasa cinta kpd kebaikan dan keindahan beriman. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kami, ushwah khasanah kami, panglima jihad tertinggi kami, Nabi Besar Muhammad SAW keluarganya dan para sahabat nabi atas kebaikan akhlaq dan kelembutan budi pekertinya di atas cahaya arsy.

Minggu, 03 Maret 2024

Perjuangan Untuk Beasiswa LPDP


Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah LPDP. Iya, ini adalah salah satu beasiswa yang disediakan oleh pemerintah. Beasiswa ini untuk calon magister atau doktor baik diluar maupun didalam negeri. LPDP bulan lalu telah dibuka oleh Kementrian Keuangan.

Saya dari dulu sangat ingin mengikutinya, termotivasi oleh teman ada yang menempuh S2 dan sekarang S3 di beasiswa LPDP ini. Informasinya kali ini sangat cepat saya terima sehingga membaca berulang kali tidak cukup harus ada action yang cepat dan tepat. Tahun sebelumnya juga sempat mendaftar, tetapi berhenti hanya di pengisian data. 

Nah untuk tahun ini berbeda, saya memiliki teman dosen yang strong woman yakni Bu Ana. Tiba-tiba upload story di Instagram bahwa dia mendaftar. Keinginan dan cita-cita tersebut bergejolak, mendidih kembali. Langsung pada waktu itu saya janjian disebuah cafe minta ke beliau untuk mengajarkan bagaimana langkah dan dokumen apa yang harus disiapkan.

Beliau juga menjelaskan tips-tips membuat dokumen bahkan kita rela lembur dibeberapa hari selanjutnya, membuat dokumen tersebut sampai larut malam dirumahnya. Intinya mendaftar dan menurut saya itu serba cepat, seluruh dokumen harus membuat mulai dari surat rekomendasi, pemilihan kampus. Bahkan semua riwayat perjalanan pendidikan dan organisasi harus ditulis, begitu juga dengan essay, proposal doktoral dengan detail. Dan itu tidak mudah, sebab ada batasan jumlah kata. Membuat kalimat yang jelas dan padat tapi harus on poin.

Singkat cerita ketika deadline terakhir saya posisi masih di suatu acara sampai sore sehingga saya minta bantuan suami untuk mengupload segala yang diperlukan. Untungnya seluruh dokumen sudah saya siapkan. Pemilihan perguruan tinggi negeri bahkan prodi juga harus diajukan sampai disetujui oleh kampus pilihan. Alhamdulillah ditahap ini tidak ada kendala. 

Saya memilih program studi yang serumpun dengan keilmuan saya sebelumnya di dua Universitas Negeri. Pertama saya mengambil di UNESA dan kedua di UIN Malang. Alhamdulillah atas bantuan suami semua terupload dengan tepat waktu. Tahapan seleksi LPDP memang banyak sekali, setelah upload berkas maka menunggu seleksi administrasi, setelahnya masih ada tes tulis lalu wawancara dan sebagainya. Selisih peng-uploadan berkas dan pengumuman kurang lebih tiga minggu.

Ketika 1 Maret kemarin adalah menunggu hasil seleksi dokumen. Tetapi tertulis masih proses seleksi administrasi. Sehingga saya membuka dihari terakhir masa seleksi administrasi yakni tanggal 3 Maret dini hari. Masyallah ternyata beberapa berkas centang hijau artinya lolos, namun hanya satu tanda merah tidak lolos yakni di Sertifikat TOEFL atau bahasa asing. Satu dokumen inilah yang membuat tertulis "Tidak Lolos Administrasi". Awalnya saya sedih, tetapi dalam sistem ada masa sanggah, sehingga saya mengajukan sanggahan. Dan menunggu untuk diacc? 

Kata teman berdasarkan pengalamannya, memang ada kemungkinan di pengajuan sanggah kita diacc, namun langkah selanjutnya apakah mengupload sertifikat ulang kami masih bertanda tanya. Bu Ana juga senasib dengan saya, di bagian sertifikat bahasa asingnya yang tidak lolos.

Sekedar informasi dan buat pengalaman saja, saya baru tahu dan mengerti bahwa hanya lembaga bahasa asing tertentu bisa disetujui oleh LPDP. Hal-hal seperti inilah yang jika dalam berproses tidak dicoba dan dijalani tidak akan tahu. Inilah pengalaman yang luar biasa menurut saya. Selanjutnya dalam segala hal perlu waktu, untuk persiapan yg matang. Jika ingin mendaftar LPDP maka siapkan betul segala hal yang diperlukan. 

Besar harapan semoga dikesempatan selanjutnya bisa ikut kembali dan hasil.  Amin. Melalui tulisan ini semoga bisa menjadi dorongan untuk lebih baik dalam segala hal. Maka kunci utamanya adalah tak bosan untuk selalu belajar, belajar dan belajar. Lalu bersyukur segala hal yang telah diupayakan dengan maksimal tinggal ikhtiar kepada Allah meminta yang terbaik. So Tetap Semangat Next LPDP I coming and I do the best.

Kamis, 29 Februari 2024

Dongeng "Anak Emas" "Anak Kuning"



Sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Raja dan Ratu tak begitu terkenal malah terkenal dengan tertutupnya mereka. Tiba-tiba kerajaan ini mengangkat anak emas yang entah dari belahan hutan mana ditemukan. Semua rakyatnya melongo, sebab tidak sebodoh dan semudah itu Raja dan Ratu mengangkat anak emas. Tetapi kali ini berbeda, anak emas tersebut sering sekali diberikan label anak kuning. 

Semua rakyatnya mengetahui bahwa Ratu dan Raja memiliki cita-cita kerajaannya akan jaya sepanjang masa. Namun, rakyat seakan tidak rela jika Raja dan Ratu selalu membawa-bawa anak emas yang sebagai pendatang baru, selalu dipuji-puji bahkan selalu dibanggakan dan katanya istimewa tersebut, sebetulnya malah membuat ruwet kerajaan.

Ada empat perdana menteri yang semuanya memiliki wilayah untuk diberdayakan dan dikembangkan. Satu perdana mentri bernama Suryo, dia beruntung mendapatkan jajaran prajurit yang multitalenta sehingga Suryo menjalankan tugas diwilayahnya dengan tergolong mudah. Dua wilayah lagi dikuasai oleh Ratu sendiri, sebab sang Ratu masih ingin berkuasa penuh. Tetapi, sebetulnya tidak ada perubahan atau hal baru di wilayah tersebut. Lagi-lagi Ratu tetap mengandalkan ada anak emas yang selalu kuning dimata Ratu dan Raja.

Satu lagi wilayah yang masih kecil dan baru yang kadang-kadang menjadi bahan bulanan dan kalahan. Sebab, wilayah ini penyumbang dana terkecil untuk kerajaan. Raja, bahkan Ratu seperti tak peduli, dia hanya memperlakukan anak kuningnya dengan istimewa. Suryo yang memiliki wilayah sudah berkembang tak jarang juga sering menyinggung wilayah kecil ini. Lalu mereka masih menilai anak kuninglah yang paling pintar, berjasa dan selalu ada di waktu dan jam yang diperlukan Ratu dan Raja.

Raja dan Ratu seakan buta dengan rayuan manisnya. Semua yang dikatakan anak kuning mereka percaya. Bahkan anak kuning yang membuat salah, dan banyak laporan negatifnya, Sang Ratu hanya tersenyum membisu tak menjawab. Iya, Sang Ratu juga tuli jika anak kuning membuat salah. Namun, perlakuan akan berbeda bila ada menteri, prajurit bahkan rakyat yang berani mengatakan kebenaran dan bahkan berani mengkritik kerjaaan.

Ada salah seorang prajurit perempuan yang anggun. Terkenal lemah lembut suka memanjakan orang namanya Dewi Sabrang. Dewi Sabrang yang segala hal ingin sempurna, tetapi kadang dia tidak tahu medan perang. Sehingga sering sekali Dewi Sabrang menjadi pecundang dan cari aman ketika perang. Dewi Sabrang sering bersembunyi entah kemana, dia juga tidak kehabisan akal, bagaimana pun caranya dia harus bisa meluluhkan hati Raja dan Ratu bahkan mentri Suryo.

Dewi Sekar yang terkenal tegas dan selalu menjadi penggebrak untuk wilayah Suryo, meskipun sering terjadi kontroversi. Opininya selalu mematahkan Raja dan Ratu. Anak Kuning yang banyak muka sering nguping apa yang telah dibicarakan Dewi Sekar dengan teman-temanya. Sebab, ingin menjadi anak kuning Raja Dan Ratu, lalu melaporkan segala hasil ngupingnya.

Masih ada dua tokoh prajurit gagah dan cerdas selalu menjadi pelayan yang baik. Dia adalah Subekti, Subekti sering menjadi pendengar yang baik, bahkan mengetahui perannya kadang menjadi pengamat dan pendiam, tapi lagi-lagi dia juga bermuka banyak. Ketika menghadap Raja dan Ratu semua informasi akan berbeda. 

Lalu prajurit yang bernama Sukirman, dia sering berlagak bodoh tapi sebetulnya dia suka menertawakan orang lain. Kerajaan ini semakin ruwet jika siKuning masih berkeliaran tidak jelas. Sikuning juga sangat pintar membolak balikkan perintah mentri, selalu memutar mutar jika ditagih janji dan tanggung jawab. Misalnya saja diberikan kewajiban untuk melatih rakyat untuk berburu, dia entah pergi berkelana sendiri tanpa memperhitungkan keselamatan rakyatnya. Hingga ada salah satu rakyatnya berkelahi dan salah satu dari mereka jika tak tertolong bisa meninggal.  

Begitulah dongeng anak emas yang sering dijuluki anak kuning selalu benar dimata Raja dan Ratu. Padahal dijadikan anak emas oleh Raja dan Ratu harusnya menjadi contoh yang baik. Bukan sering mematahkan semangat orang, bahkan meninggalkan kewajiban tanpa alasan. Semoga dari dongeng ini bisa diambil hikmahnya. Bahwa manusia itu semua sama dimata Tuhan bahkan sekalipun Raja dan Ratu atau anak emas semua akan mati dan bau tanah.

Minggu, 25 Februari 2024

Menerima


Suatu hari dalam perjalanan untuk silaturahmi kepada salah satu tokoh besar saya bersama suami seperti biasa mengendarai sepeda motor. Memang kami tidak membuat janji terlebih dahulu, inginnya langsung menuju ke lokasi. Singkat cerita sampai ditempat tujuan dan Alhamdulillah bertemu dengan beliau dan keluarga, mengutarakan maksud dan tujuan dan selesai.

Ketika perjalanan, sepeda motor yang awalnya baik-baik saja, sepulang dari tempat tujuan, merasakan ada yang aneh. Ternyata ban depan habis, kami tidak tahu apakah itu kena paku atau sekedar bocor halus. Sempat berhenti lalu memeriksanya. Ternyata tidak ada paku. Intinya bocor saja.

Niat awalnya ingin kami dorong saja. Takut jika dinaiki semakin bocor dan rusak. Namun, apadaya, menuju jalan utama masih jauh dan semakin malam. Akhirnya terpaksa kami naiki, agar segera menuju jalan utama. Sepanjang jalan, terlihat sangat sepi, jarang orang berlalu lalang dan hanya ada satu dua rumah yang terbuka. Suami memilih secara random saja, tiba-tiba belok kesebuah rumah. 

Ternyata ada Bapak dengan putri kecilnya memakai gaun ala princes warna pink. Suami langsung bertanya

"Ngapunten pak, gadhah kompo?"

Bapak tersebut langsung menjawab "enggeh mas, kulo pundhutne" selesai memompa akhirnya kami pun mengucapkan terima kasih. Dan melanjutkan perjalanan, sambil melihat kanan kiri jika ada tukang ban.

Malam semakin sepi di jalanan, meskipun itu jalan raya utama. Alhamdulillah ada tukang ban, sambil menunggu ban diperbaiki. Ada sebuah baleho yang tidak terpakai lagi, baleho caleg rupanya. Saya mengambil beberapa nasihat dari obrolan suami dan tukang ban. Entah topik utama dari awal apa, saya kurang mengikuti dari awal.

Saya mencoba mendekat mendengarkan saja. Menerima kelebihan setiap orang itu sangat mudah. Tetapi, tidak untuk kekurangan. Kadang memang sebagai rakyat kita menuntut pemimpin untuk selalu sempurna dan berpihak pada kita. Tetapi yang perlu diingat adalah rakyat itu banyak sekali, mimpi, keinginan serta kemauan mereka juga banyak sebab isi kepala mereka semua berbeda.

Perlu diingat menjadi pemimpin itu berbagai resiko sudah diperhitungkan, sehingga kebijakan yang telah diputuskan bersama mungkin itu yang terbaik. Sebagai rakyat biasa kadang ada sisi kurang menerimanya, saya pun juga sering merasakannya. Hal ini beralasan bahwa kaum elit di sana dan yang berdasi seakan tak memperdulikannya. 

Hmm....suara rakyat bisa terdengar dengan jelas apabila mereka mampu mendengarkan dengan saksama tanpa harus ada embel-embel lain. Ah... hiruk pikuk negeriku sampai kapan akan selesai. Jalan utamanya adalah kita sebagai manusia biasa tetap harus bersyukur. Bersyukur dengan sungguh-sungguh, sehingga apapun masalah dan dinamika yang terjadi kita bisa mengambil hikmahnya. Ademnya pikiran, sehat jasmani dan rohani, bahagianya hati serta nyaman nan damai benar-benar bisa kita ciptakan dengan menerima.

Iya,,,,,, seperti menerima diakhir penambalan ban, ternyata pompa diselnya si tukang ban rusak. Otomatis mencari pompa lagi untuk mengisi angin agar bisa digunakan sampai rumah. Ya Salam,,, Tetap semangat hitung-hitung olahraga malam.

Kepada para pembaca mohon maaf yang sebesar-besarnya, meskipun cerita saya tidak nyambung. Hubungan antara ban bocor dan kegelisahan rakyat, setidaknya tulisan ini menjadi penghibur untuk saya dan anda, hihihi. Dan untuk para pembaca terima kasih telah meluangkan untuk membaca. Semoga bisa mengambil hikmahnya. 

Minggu, 11 Februari 2024

Belajar Dengan Suasana Baru





Masuk sekolah setelah beberapa hari libur, dengan seambrek mata pelajaran dikelas membuat penat pikiran. Kali ini belajar diluar kelas dengan menyatu dengan alam sekitar membuat suasana belajar menjadi berbeda. Semangat yang tercipta juga berbeda dan metode serta strategi yang digunakan juga berbeda. 

Pembelajaran Bahasa Jawa dan Bahasa Arab diluar kelas membuat semakin aktif siswa. Apalagi dikemas dengan permainan. Salah satu permainannya adalah tebak mufrodats atau kosa kata baru. Lalu diiringi menyanyi dan kuis. Ketika anak-anak salah menebak, maka dia akan menyumbangkan satu lagu daerah kita, yakni bahasa Jawa.

Kemudian anak-anak dibuat kelompok untuk melaksanakan diskusi kecil menyelesaikan  tugas yang telah dibagi. Namun, lagi-lagi diantara kelompok mereka masih ada yang membuat kesalahan sebab kurang memperhatikan instruksi. Hal ini membuat mereka mendapatkan tugas tambahan.

Kita kembali ke kelas tepat ketika istirahat. Anak-anak senang sekali dan membahas apa yang telah dikerjakan di luar kelas. Sebab banyak adik-adik kelas ada yang bertanya "kelas V, dari mana mas?" Celetuk adik kelas tersebut. Mereka secara antusias menjelaskannya.

Kita patut bangga dengan anak-anak Mi Al Qur'an Jabalkat, mereka secara aktif mengikuti pembelajaran dengan baik. Namun, tetap namanya anak sebanyak dua puluh satu, dengan banyaknya karakter tetap saja, kadang ada yang membuat gemes sehingga suara keras dan melengking juga keluar. Ini adalah seninya mengajar mereka. Semoga semakin semangat dalam mengabdi utamanya diberikan kesehatan dan kesabaran.

Monggo yang ingin putra putrinya bersekolah dan tidak hanya cerdas pada pelajaran umum namun cerdas spiritual dengan hafal Al Qur'an mari bergabung di Mi Al Qur'an Jabalkat, Desa Sambijajar Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. 

Sabtu, 03 Februari 2024

Kegiatan Melukis Siswa Kelas V Mi Al Qur'an Jabalkat









Salah satu pembelajaran pada seni budaya dan prakarya di kelas V adalah melukis. Pada materi ini terlebih dahulu kami jelaskan jenis alatnya, bahannya dan beberapa teknik dalam melukis. Anak-anak sudah tidak sabar lagi. Mereka ingin langsung praktek.

Alhamdulillah rencana ini sebetulnya sudah lama. Sebelumnya kami di kelas V, telah membuat batik jumput yang dimanfaatkan untuk taplak meja dan dipasang ketika ada acara. Lalu, buku antologi yang merupakan hasil kegiatan literasi. Kegiatan-kegiatan inilah yang membuat semangat para siswa khususnya kelas V.

Terbukti bahwa ketika akan memulai pembelajaran praktek diluar kelas, baik pembuatan batik atau melukis, kelas V selalu menjadi pusat perhatian satu sekolahan. Kelas lain ikut melihat dan bertanya-tanya membuat apa dan fungsinya. Kami sebagai wali kelas tentu sangat bahagia dan bangga kepada mereka.

Utamanya, kegiatan ini didukung dewan guru dan kerjasama dengan semua siswa kelas V serta wali murid. Hasilnya juga luar biasa, mereka mampu mengekspresikan imajinasi mereka dengan sangat baik. Bahkan jauh dari apa yang telah kami contohkan, mereka jauh lebih kreatif dan keren. Semoga hal ini membawa keberkahan dan pengalaman yang luar biasa baik untuk gurunya maupun kepada anak-anak.

Hal ini membuktikan bahwa siswa siswi di Mi Al Qur'an Jabalkat Sambijajar tidak hanya mampu menghafalkan Al Qur'an, tetapi materi pelajaran umumnya serta skill atau bakat-bakatnya dikembangkan dengan baik. Baik dengan kegiatan ekstrakurikuler, proses pembelajaran atau kegiatan diluar kelas. Monggo jika ingin mendaftarkan putra-putrinya di Mi Al Qur'an Jabalkat. Tidak hanya mencetak generasi Al Qur'an hafidz/dzah, namun mampu mencetak generasi yang unggul dalam berbagai prestasi dengan mengembangkan bakat-bakatnya.

Semoga manfaat dan salam literasi

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...