Hari ini ujian praktek seni budaya dan prakarya. Mungkin agak berbeda selain seni tari, melukis, teater, memahat, membatik yang sudah pernah kita lakukan, untuk kerja kelompok kali ini dengan memasak. Memasak dengan menu yang telah ditentukan. Dan satu kelas kami membaginya menjadi lima kelompok.
Kami membagi menu dan anggota kelompok secara acak dan undian. Kelompok 1, menu yang dimasak adalah nasi goreng dan es campur, dengan anggota kelompok ada Atina, Fitriana, Yumna, Asywa dan Fakhri. Kelompok 2, menunya nasi kuning dan juz jambu merah, dengan anggota Marsa, Azki, Diani, Aldo, Ali dan Hakim.
Kelompok 3, ada menu nasi campur dan es buah, dengan anggota kelompok Alvino, Sila, Max, Bilqis, Depanu. Lalu kelompok 4 ada memu gado-gado dengan es kolak kacang hijau dengan anggota Vresil, Naira, Fatir, Fitriani, Diana, dan Rizki. Kelompok 5 yang terakhir dengan menu kebab, omlet dengan es dawet, anggotanya Mifta, Syufia, Ikna, Novi dan Davin. Semua mampu bekerja sama dengan baik dan kompak. Meskipun masih ditemukan ada beberapa kekurangannya.
Pukul delapan sudah siap di dalam kelas dimeja masing-masing dengan menu yang sudh mereka siapkan. Setiap kelompok menuliskan nama kelompoknya dan bahan-bahan yang digunkan serta cara membuat. Sebab, selain memasak dan menghias makanan tersebut menjadi menarik tapu juga enak dimakan, mereka juga siap untuj berpresentasi.
Presentasi tersebut menjelaskan dari menu makanan mereka masing-masing dan tentu sip untuk di tanya. Ada beberapa kelompok yang sangat terlihat bekerja keras memasak sendiri, menghias dan sangat enak. Namun, ada yang total semu dibantu orang lain, sehingga ditanya apapun hanya diam dan bahkan mengarang.
Setelah ditanya, baru kami coba makanannya, saya pribadi sangat terkejut, ada yang benar-benar lezat, enak, ada yang hanya dominan rasa asin. Lalu minumannya ada yang sangat manis, tapi juga ada yang tidak ada rasanya, hambar. Tetapi, secara umum semua enak dan bisa dihabiskan dan dibuktikan semua Bapak/Ibu guru.
Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Terutama anak-anak dan wali murid semuanya. Alhamdulillah semua bisa kerjasama dengan baik, sehingga acaranya praktek ini bisa berjalan dengan lancar.
Mungkin sebagian orang bertanya, kenapa harus memasak, lalu apa saja manfaat dan apa saja yang dinilai. Tujuan utama dari ujian praktek ini, anak-anak mampu mengasah kemampuannya dalam memasak, mengenal bahan-bahan dapur, dan mampu bekerja sama antar teman dengan baik atau komunikasi. Lalu yang dinilai adalah kebersihan, kerapian memasak, kemudian rasa dan estetika dalam menyediakan menu makanan. Kami berharap, semua memberikan manfaat dan berbekas bagi semuanya. Terima kasih salam semangat berprestasi, dan mari terus berkarya.