Kamis, 26 Oktober 2023

Tanpa Aku Cerita, Dawuhnya Selalu Pas


Masih ingat betul bagaimana seorang guru selalu memberikan amunisi terbaik, meskipun hanya melalui sebuah kalimat sederhana untuk semua muridnya. Suasana hati yang tak karuan didalam kelas, guru akan mengerti, bahkan tanpa kita bercerita. Takdir Allah dan kehendakNya, atau momentumnya pas dengan dawuh beliau selalu pas. "Tetap semangat, tetap optimis, tetap bersyukur untuk apapun yang telah terjadi" "Tetaplah berjuang dan jangan pernah menyerah".

Ketika dalam suatu momen dan pada titik merasa lelah, bosan, kecewa dan tidak sesuai kata menyerah sempat terpikirkan. Bahkan ingin berhenti saja. Namun, entah mengapa kalimat tersebut muncul dan membuat tersadar dengan segala yang ada.

Lebih-lebih mungkin sebagian orang kadang menginginkan diposisi kita. Mencintai segala kegiatan yang telah dilakukan. Baik pekerjaan, profesi atau aktivitas apapun. Dimana di setiap ruang tersebut bagian dari laboratorium untuk belajar banyak hal.

Melalui ruang tersebut mampu menempa diri bahkan siap ditempa dengan segala kemungkinan. Bertujuan untuk belajar dengan banyak hal. Sehingga kita mampu untuk mengembangkan potensi diri melalui ruang tersebut.

Selanjutnya berproses untuk selalu membuka diri agar lebih baik. Berprestasi bukan untuk menjadi lebih tinggi. Justru untuk berproses dalam mengolah kerendahan hati dan bisa membuat lebih dicintai banyak orang. Dan hal demikian sebetulnya kesempatan untuk terus berbuat kebaikan.

Maka jangan lelah untuk berproses, jalan terus. Nikmati setiap tahapan dan ambil hikmah di setiap peristiwa. Ucapkan terima kasih kepada diri sendiri dan selalu positif thinking.

Salam semangat

Selasa, 24 Oktober 2023

Suntikan Agar Tetap Menulis

 



Bergabung di webminar dengan beliau-beliau Profesor dan Doktor niat tolabul'ilmi. Bertemu dengan semua peserta yang luar biasa. Minimal dalam satu niatan yakni tolabul'ilmi dan mencintai dunia menulis.

Pada webminar kali ini dengan dibantu aplikasi zoom, beberapa kali keluar masuk, sebab terkendala wifi. Saya mengikutinya menggunakan hp, di kantor suami dan menunggu beliau yang masih mengajar. Sebelumnya, sempat diingatkan teman, sebab ternyata belum saya mute. Malunya diriku ini.

Pada materi pertama disampaikan oleh Prof Naim. Beliau menjabarkan tipe-tipe menulis. Setidaknya ada lima tipe, dengan segala masalah, kendala serta prioritasnya. Catatan utamanya adalah orang yang produktif, sebetulnya bukan orang yang diam saja. Melainkan mereka yang justru banyak sekali pekerjaan, kegiatan namun tetap mampu menulis.

Menulis juga akan menjadi kecondongan hati, dalam dunia santri biasa disebut ta'alluq. Kalau hati sudah condong dan mungkin belum melakukannya, rasanya ada yang kurang. Maka dia akan selalu memberikan waktu dan memanfaatkan waktu untuk selalu menulis. 

Beliau dalam sesi tanya jawab juga memberikan tips bagaimana mengatasi ketika menulis mengalami kemandegkan. Salah satunya adalah diskusi, membuat template jika menulis ilmiah, membaca dengan nyemil artinya satu buku tidak harus dihabiskan dalam satu duduk. Mengatasi perasaan "tulisan seperti kurang, tapi tidak tahu dimana kurangnya" itu bukan perasaan tapi memang kenyataan kata beliau. Solusinya yakni dengan tulisan yang ada di laptop bisa dicetak atau di print out.

Menulis itu memang ada tahapnya yakni pre-writing, writing, editing with reading. Pada tahap editing inilah kadang kita masih belum maksimal. Salah satu cara edit yang paling mudah adalah print out dan corat coret pakai bolpoin atau pensil. Dan dibaca berulang-ulang. 

Beberapa catatan penting inilah yang menjadi suntikan semangat untuk tetap menulis. Materi kedua disampaikan oleh Prof Chirzin, dalam muqaddimahnya beliau membacakan surah Al'Alaq ayat satu sampai lima. Beliau memberikan semangat bahwa menulis adalah tanda keberadaan. 

"Aku Berfikir Karena Aku Ada"

"Aku Menulis Karena Aku Ada"

Menulis juga bagian dari cinta dengan sesama. Bahan menulis bisa dengan membaca buku dengan sebanyak-banyaknya. Sebagai penulis harus selalu memiliki komitmen yang kuat. Sehingga, sesibuk apapun pasti ada sisa waktu untuk menulis.

Alhamdulillah acara ini sangat luar biasa sesuai dengan temanya yakni Ruang Inspirasi. Saya menjadi ingat betul, pada tipe-tipe penulis, menemui kemandegan penulis dalam menulis itu adalah bagian dari proses. Namun, sebagai catatan bagi diri saya sendiri, didalam berproses jangan lantas terlena untuk berhenti. Oleh sebab itu, mari terus menulis dan salam literasi

Minggu, 22 Oktober 2023

Kopdar Sahabat Pena Kita Tulungagung


Kopdar atau kopi darat atau sering diartikan sebagai nongki, nongkrong bareng. Di Komunitas atau organisasi Sahabat Pena Kita Tulungagung, Minggu, 15 Oktober 2023 telah dilaksanakan kopdar. Bertempat di perumahan BMW Madani Bago. Menyambung silaturrahmi dengan teman-teman yang selama ini hanya besua lewat grup, akhirnya bisa bertemu memberikan pengalaman yang berkesan.

Pada acara ini, saya diantar oleh suami sesampai di tempat tujuan disambut oleh Pak Woko, Bu Eka, Pak Roni, Bu Siti, Mas Yono dan Prof Naim. Saya bersyukur sekali bisa hadir dan bisa bergabung di komunitas ini. Berkawan dengan orang-orang hebat dan luar biasa, memberikan berkah tersendiri.

Sebelum acara dimulai kami ngobrol ringan dengan menata jajanan ringan sinambi menunggu teman-teman yang lain. Ada Bu Intoko, Bu Nik, Bu Fahma, Pak Agus, Pak Thoriq dan Pak Fauzi. Ada beberapa juga yang lain tapi lupa namanya. Sebab catatan ini lahir seminggu setelah kopdar.

Acara kopdar dibuka oleh Bu Eka, dan disiarkan secara live di Instagram. Selanjutnya adalah beberapa  sambutan dari Pak Thoriq selaku ketua SPK Tulungagung, Bu Dr. Hitta dan Prof Naim. Komunitas Sahabat Pena Kita Tulungagung berdirinya kurang lebih Ramadhan tahun 2018, dan baru kali pertama ini diadakan kopdar. 

Komunitas ini memang mewadahi bagi mereka yang belajar dan mau menulis. Kepengurusan SPK Tulungagung sebetulnya sudah baik dan dipelopori oleh Pak Roni dan Pak Woko yang sangat aktif, terus semangat untuk bergerak dan menjalankan program mulai dari buletin mingguan, seperti pada waktu edisi Ramadhan, ngaji literasi dan On Day One Quotes. Keaktifan SPK Tulungagung di berbagai platform media sosial dengan berbagai tulisan.

Pada sambutan Bu Dr. Hitta dari Unesa sebagai ketua SPK Pusat  beliau mengapresiasi mengucapkan selamat atas terselenggaranya kopdar di SPK cabang di Tulungagung. Selanjutnya sambutan Prof. Naim yang memberikan semangat dan guyonan khasnya beliau. Beliau dawuh dalam komunitas seperti SPK ini adalah komunitas yang banyak orang tidak sukai sebab merawat dan mau menulis. Lalu di setiap organisasi apapun itu, tidak pernah lebih dari separo yang aktif. Diharapkan komunitas ini tetap hidup, bermanfaat dengan tidak ada paksaan, namun yang harus digaris bawahi adalah mau menulis. Beliau berharap pada saat kopdar selanjutnya, yang aktif menulis minimal memiliki naskah yang sudah disiapkan untuk diterbitkan. 

Setelah sambutan dilanjutkan oleh diskusi. Salah satu yang dibahas adalah keorganisasian yakni kepengurusan dan program. Salah stu programnya yakni nantinya SPK akan melaksanakan kopdar triwulan sekali. Saya pribadi menyambutnya dengan senang, sebab ketika sudah bertemu dengan teman-teman penulis yang lain bagaikan obat semangat untuk terus menulis.

Demikian tulisan tentang kopdar SPK. Semoga dapat bermanfaat dan tulisan ini sebagai tanda keabadian suatu kegiatan yang telah saya lakukan. Salam literasi

Sabtu, 21 Oktober 2023

Ngaji Manejement


Kamis, 12 Oktober 2023 menghadiri acara HMPS MPI STAI MAS "Ngaji Manajement" di perpustakaan lantai 3. Acara di mulai sekitar pukul sembilan dibuka dengan acara Maulid Nabi. Lantunan sholawat oleh mahasiswa UKM Seni Religi, menambah suasana menjadi lebih hikmad.

Ngaji manajemen kali ini bersama Bapak Zamahsari Abdul Azis, S.Pd.I, M.Si. Pada acara ini setidaknya saya telah mencatat beberapa hal penting dan menurut saya sangat bermanfaat dan menjadi nasihat, pengingat bagi diri sendiri, diantaranya adalah:

Pertama, pemimpin atau pimpinan memiliki rasa peduli yang tinggi. Leader Care, pemimpin yang peduli, bisa mengerti dan mampu memahami agar terbangun rasa sefrekuensi dengan tim. Jika pemimpin sudah memiliki hal ini, maka kompak dalam satu tim tersebut, akan mudah dibentuk dan dilaksanakan.

Kedua, pemimpin yang dalam istilah jawa bisa "banter, incer, aksi" "Banter" dalam artian dalam memberikan instruksi dengan jelas, cepat dan tepat. "Incer" mengerti dan pas dalam segala hal sekalipun dalam mengambil keputusan atau kebijakan yang sekalipun itu sulit. "Aksi" pada aksi inilah yang bisa dilihat oleh masyarakat. 

Pemimpin hendaknya memiliki ketiganya "banter, incer, aksi" dan ketiganya harus seimbang. Namun, kadang kita menemui tipe "hanya banter" misalnya pintar menginstruksikan saja tanpa aksi. Lalu hanya "aksi" yang tipikalnya di lapangan dan gerak saja. Ada juga yang kurang dalam "incer" tapi hasilnya blunder. Disitulah kita perlu tim manajer yang bener-bener solid dan memiliki pemimpin yang mampu menerapkan "banter, incer dan aksi"

Ketiga adalah open, open berasal dari bahasa Inggris. Open memiliki makna terbuka. Terbuka disini ada tiga macam yakni "open mind, open paido, open dompet". Menjadi pemimpin harus siap dengan ketiganya. "Open Mind" adalah terbuka akan pikiran kepada hal-hal yang membuat lebih baik. "Open Paido" adalah terbuka akan nasihat, kritik dan saran. Kritik apapun menjadi pemimpin harus siap menyediakan kantong yang besar. Artinya memiliki hati yang luas untuk menerima kritik, sekalipun itu kritik yang pedas jikalau untuk perubahan demi kebaikan mengapa tidak.

Selanjutnya adalah "open dompet" menjadi pemimpin harus berani "tambel" intinya siap-siap untuk dibutuhkan sekalipun berkaitan dengan materi. Siap sewaktu-waktu ketika ada kemungkinan yang tidak diinginkan. Terakhir adalah doa apapun posisi bahkan amanah yang diberikan syukuri, jalani dengan bahagia, tenang dan senang. Doa yang dihaturkan kepada Allah memohon diberikan kelancaran, kemudahan, kemanfaatan dan barokah utamanya. Dan berharap semoga apapun yang telah disampaikan ada nilai kebenarannya. 

Itulah beberapa yang telah saya catat. Semoga bisa bermanfaat. Salam semangat dan jangan lupa menulis. 

Jumat, 20 Oktober 2023

Jum'at Sehat Senam Dan Makan






Setelah delapan hari melaksanakan penilaian tengah semester ganjil, kali ini siswa siswi Mi Al Qur'an Jabalkat melaksanakan Jum'at Sehat yakni kegiatan senam bersama. Senam yang dilaksanakan di suasana mendung kali ini lebih semangat. Mengundang keringat yang murni.

Seandainya panas yang terik dapat dipastikan mereka akan mengeluh terlebih dahulu. Memang pada umumnya senam dilaksanakan pagi jam tujuh, kalau di sini pukul sembilan. Sebab di pagi hari wajib dilaksanakan tahfidz, sehingga jam sembilan masih akan dimulai.

Khusus kelas V, setelah senam kami mengadakan rujakan. Kegiatan rujakan bertujuan refresing setelah PTS. Selain itu, sekalian kami mengenalkan jenis makanan yang bergizi serta kandungan Vitamin dimasing-masing buah serta manfaat buah bagi tubuh. Diantaranya adalah:

1. Semangka

Menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol dan kandungan air yang tinggi dapat menjaga kesehata  jantung.

2. Nanas

Kandungan vitamin C yang banyak dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sistem pencernaan dan dapat membantu dalam penurunan berat badan.

3. Melon

Mencegah dehidrasi dan menurunkan tekanan darah serta baik untuk pencernaan.

4. Pepaya

Berdasarkan pengalaman buah ini sangat baik untuk pencernaan salah satunya melancarkan untuk buang air besar. Selanjutnya bisa untuk mengurangi nyeri haid/menstruasi dan mencegah kanker usus.

5. Mangga

Kandungan dalam buah mangga terdapat vitamin A, yang baik untuk menurunkan resiko infeksi, bisa mengurangi resiko diabetes dan baik untuk kesehatan mta.

6. Bengkoang

Mencegah naiknya asam lambung, mencegah dehidrasi dan paling sering dikenal oleh khalayak umum adalah menjaga kesehatan kulit.

7. Timun

Mencegah tekanan darah, menjaga cairan tubuh dan mampu membantu menurunkan berat badan.

8. Cabai

Sensasi rasa pedas biasanya memberikan rasa kapok namun ingin sekali ingin diulang. Artinya cabai sebetulnya memberikan manfaat yang baik bagi tibuh sesuai selera. Salah satunya adalah untuk mencegah sariawan, menurunkan resiko kanker dan mampu melancarkan pencernaan.

9. Kacang

Selain kandungan protein nabati yang tinggi, kacang mengandung banyak serat sehingga baik untuk mencegah rasa lapar. Kacang juga baik untuk jantung. Pada jenis tumbuhan kacang-kacangan sangat baik untuk tubuh, bagitu juga dengan olahannya seperti susu kacang kedelai, tempe, tahu dan roti kacang.

10. Apel

Menjaga kesehatan gigi, otak dan membantu untuk diet. Masih ingat juga pengalaman ketika di zaman mahasiswa membuat cuka apel untuk kulit mencegah jerawat, intinya baik untuk kulit.

Mereka sangat antusias, sampai-sampai belum didoakan saja, sudah dicicipi akhirnya mereka teriak sana sini "Bu Filza, semangka kami habis" "Bu, pepayanya lagi" "Bu Fil, melonnya telas". Itulah serunya dengan anak-anak.

Kita juga tidak lupa untuk berbagi dengan Bapak/Ibu guru di kantor dan tetangga kelas yakni kelas empat dan kelas enam. Selain rujak yang kita bagikan, ada es jeruk yang kita buat bersama. Ini sangat menyegarkan dan sampai dua kloter pembuatannya.

Alhamdulillah semoga kegiatan ini berkah dan kami mengucapkan banyak terima kasih untuk kerja samanya. Khususnya kami berterima kasih kepada anak-anak kelas V. Semoga kompak selalu dan menjadi generasi solih solihah. Amin

Minggu, 15 Oktober 2023

Belum Selesai





Selamanya Tidak Akan Pernah Adil

Sebab Hanya Ukuran Nilai Manusia

Sudahi Dan Cukupi Berharap Tak Ada Arti

Pengakuan Yang Tak Berarti

Nyatanya Senang Menertawai

Ikatan-ikatan Palsu

Begitulah Manisnya Omongan Penipu

Seperti Gombalan Kesana Kemari Merayu

Akan Kuserukan Itu Bukan Untukmu

Jangan Takut





Jangan Takut Jika Memang Harus Terluka

Bak Koreng Yang Belum Mengering

Dan Masih Membekas Begitu Saja

Hal Itu Wajar


Peristiwa Yang Amat Menakutkan

Bahkan Menyayat Hati Nan Pikiran

Menyakitkan Namun Harus Dijalani

Hadapi Dengan Segala Kekuatan


Jangan Lelah

Apalagi Capek

Begitulah Layaknya Hidup

Tawa Tak Selamanya

Sedih Tak Abadi

Jangan Trauma




Pernahkan anda trauma? Trauma dan takut dua hal yang berbeda. Trauma bisa dikatakan gangguan, mana kala hal tersebut membuat kepikiran meskipun hanya mengingatnya. Bukan saja mengingat ketika saat terjadi. Misalnya saja trauma akan peristiwa bencana alam banjir, longsor bahkan kecelakaan. 

Trauma bisa terjadi berdasarkan pengalaman. Namun, lebih cenderung tidak ingin diulang. Trauma bisa jadi menimbulkan rasa gelisah atau bahkan takut. Takut yang berlebihan biasa dikenal dengan istilah fobia. Hal ini takut yang dirasakan pada level yang sudah tinggi.

Saya menulis tentang trauma memang hanya berdasar membaca beberapa artikel saja. Tetapi, saya rasa perlu saya menuliskan dengan versi saya dengan atas pengalaman diri sendiri. Trauma yang rasakan lebih berdampak pada rasa yang kurang percaya diri. Percaya diri tiba-tiba berkurang entah sebab apa. Gampang takut dengan sesuatu hal, yang seharusnya tidak perlu ditakutkan.

Seperti pada tempat gelap dan sempit. Ada trauma yang luar biasa. Biasanya ketika harus ditempat sempit dan gelap, pikiran melayang kemana-mana. Kalau sudah menthok membaca ayat kursi dengan suara yang cukup keras. Seperti menandakan meminta pertolongan entah siapapun yang mendengar.

Rasa-rasa seperti demikian harus disembuhkan. Kadang terhadap suatu hal, tidak bisa kita hindari maka satu-satunya solusi adalah berdampingan dan mengiyakan. Berbesar hati untuk ikhlas dan menerima sebagai pelajaran yang luar biasa dalam hidup. 

Selanjutnya adalah tampil dengan versi terbaik dengan dipenuhi keyakinan akan menanamkan percaya diri. Membekali diri dengan pengetahuan. Setidaknya banyak membaca dan dapat menyesuaikan diri dimanapun kita berada. Jangan trauma, jangan takut, jangan insecure harus menjadi orang yang kuat dalam segala hal.

Keep Fighting

Kamis, 12 Oktober 2023

Aku Merangkumnya





Dekap Rangkulan Diri Sendiri

Agar Memahami Rasa Hampir Kehilangan

Merindukan Kekuatan Yang Selalu Ada

Membangun Jiwa Yang Telah Lunglai Layu


Aku Merangkumnya

Mulai Dari Denyut Rasa Trauma

Bahkan Menyisakan Luka Dan Kecewa

Paling Tidak Aku Mampu Menahannya


Aku Merangkumnya

Namun Tak Lupa Aku Tetap BerDO'A

Ini Akan Indah Pada WaktuNya

Dan Kuyaqin Pasti Kan Tiba SaatNya

Berpeluk Pada Sepi





Memeluk Tangis

Menata Rindu

Kubiarkan Mengalir Rasa Dan Kata

Kusimpan Menjadi Rajutan Rahasia 

Akan Terus Kupeluk Tangisku

Kubiarkan Air Mata Menetes Deras

Dengan Begitu Rasa Lega Akan Ada


Memeluk Tangis

Menata Rindu

Menahan Untuk Tidak Bertemu

Sedetik Melihat Bayangmu

Rasa Takut Menggunung Tiada Terbelenggu

Lagi-lagi Hanya Bisa Tersedu


Menata Rindu Dengan Rapi

Menutup Rahasia Dimimpi

Mengelak Tapi Ini Terjadi

Berpeluklah Dengan Sepi

Memeluk Tangis Sendiri

Rabu, 11 Oktober 2023

Ukuran Manusia


Selamanya Tidak Akan Pernah Adil

Sebab Hanya Ukuran Dan Nilai Manusia

Sudahi Dan Cukupi Berharap Tak Ada Arti

Pengakuan Yang Tak Berarti

Nyatanya Senang Menertawai

Ikatan-ikatan Palsu

Begitulah Manisnya Omongan Penipu

Seperti Gombalan Kesana Kemari Merayu

Akan Kuserukan Itu Bukan Untukmu


Senin, 09 Oktober 2023

Tak Ingin Ciut

 


Tekatku Mengkerut

Bak Lipatan Sikut 

Lama Dan Dingin Mengkisut

Kuingin Melebarkan Qolbu

Menerima Keputusan Yang Satu

Dan Tak Ingin Menciut

Nyatanya Hanya Bisa Diam Kecut

Namun Aku Bukan Pengecut

Yang Hanya Menyakiti Dibalik Layar Kumut


Sabtu, 07 Oktober 2023

Puisi Bagai Candu


Menata Kata Dan Menulisnya

Bagai Candu Yang Tiada Dua

Melukiskan Segala Rasa

Yang Entah Kemana Mengembara


Aku Hanya Manusia Biasa

Tak Berhak Memaksa Rasa

Melalui Puisi Akan Terbaca

Bahwa Cinta Bukan Sekedar Nafsu Belaka

Memeluk Dalam Tangisan





Menghadirkan Bayang Yang Tak Nyata

Menjadi Kekuatan Bak Senjata

Menghadirkan Air Mata

Menjadi Bungkusan Sebuah Doa


Bukan Tertunda

Hanya Saja Waktu Yang Berbicara

Bukan Tangis Kepurukan

Bukan Juga Sedih Takkesudahan

Jumat, 06 Oktober 2023

Hadir





Hadir Tak Diharap

Tidak Hadir Tak Merubah

Diam Tak Dianggap

Hilang Tak Dicari

Sebegitu Dicacati Dan Dimaki

Bukankah Sering Kali

Lalu Apa Yang Dicari

Susah Sekali Lupa Dimemori

Apakah Tetap Dibiarkan Yang Seperti Ini?

Kamis, 05 Oktober 2023

Barokahnya Menikah Di Pondok



Kesempatan yang luar biasa, ketika bisa menghadiri pernikahan saudara di PPTQ Putri Al Falah Ploso. Menghadiri Walimatul'ursy seperti mengisi baterai, layaknya energi dan ilmu baru untuk kami yang terlebih dahulu menikah. Ada beberapa catatan penting dari isi Mau'idzoh yang disampaikan oleh salah satu guru/ustadz. 

Pertama adalah menikah di pondok merupakan salah satu pernikahan yang membawa barokah. Menikah di pondok adalah sesuatu yang luar biasa, hal ini adalah salah satu barokah dari khidmah kepada poro pengasuh Kyai dan Bu Nyai. Maka ketika sudah dinikahkan jangan berhenti untuk khidmah, artinya lanjutkan khidmah kepada beliau-beliau.

Kedua, kita tahu menikah itu adalah sunnah dan sarana untuk ibadah mengharap ridho Allah. Sehingga apapun yang dilakukan oleh suami istri akan mengalir sebuah pahala. Apalagi tujuannya adalah untuk kebaikan dan saling pengertian dan perhatian.

Ketiga, menikah akan menjaga status. Hal ini sebagai pagar untuk lebih hati-hati dimana pun kita berada. Selain menjaga status untuk menjaga keturunan. Keempat adalah menikah itu nikmat.

Nikmat dalam menikah yang diibaratkan beliau dengan bahasa Jawa "enak e sak klentheng, rekosone sak rendheng" yang memiliki arti yang namanya rumah tangga pasti ada masalah. Menikah yang barokah apapun masalah yang dihadapi pasti akan menemukan solusi untuk kebaikan. Apalagi diiringi dengan khidmah yang sungguh-sungguh di pondok.

Menikah juga sarana membuka rizki. Beliau menjabarkan seperti pengalamannya. Dulu sempat berjualan krupuk. Tak sangka-sangka Allah tetap menata, ketika teman-teman ada mobil, Allah memampukan untuk membeli meski sederhana. Intinya Allah akan senantiasa menata dengan cara yang terbaik selagi kita terus berusaha dan berikhtiar. Sebagai suami istri disitulah adanya rasa saling pengertian. Semoga bermanfaat. 

Senin, 02 Oktober 2023

Meluaskan

 



Meluaskan Maaf

Untuk Sekedar Melepas Lega

Luaskan Luapan

Dengan Segala Ungkapan

Mencair Dengan Segala Kalangan

Sembuhkan 

Agar Tetap Menjadi Waras Akan Kehidupan

Menata Rindu

 



Menata Rindu

Takut Untuk Berseru

Memendam Di Dalam Kalbu

Menata Rindu

Dirapi Bak Sendu

Merintih Membilu

Menengadah Disujud KepadaMu

Wanginya

  aku melihat di awal lalu aku mendekatinya dia pun mulai menyadari wangi itu tidak asing namun  perlahan aku menepisnya dan tidak memperdul...